Jumat, 04 Sep 2026 16:20 WIB

Pakar Sejarah Perkotaan Unair Ungkap Solusi Kemacetan di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Jan 2022 14:09 WIB
kemacetan di Surabaya
kemacetan di Surabaya

selalu.id - Surabaya harus segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah kemacetan yang dianggap prioritas. Hal ini diungkap oleh Ahli Ilmu Sejarah Perkotaan Universitas Airlangga (Unair), Purnawan Basundoro.

Seperti diketahui dalam penelitian Global Traffic Scorecard 2021 oleh perusahaan analisis data lalu lintas yang bermarkas di Inggris, Surabaya disebutkan sebagai kota termacet se-Indonesia.

Baca Juga: IKA Unair Jember Resmi Dikukuhkan, Siap Dukung Program Pemkab

Mengatasi hal ini, Purnawan berpendapat bahwa Pemerintah perlu membatasi penjualan kendaraan pribadi yang diimbangi dengan menyediakan angkutan umum ke seluruh wilayah Surabaya secara merata.

"Jalan-jalan utama di Surabaya harus diperlebar guna mengurai kemacetan,” kata Purnawan, selasa (25/1/2022).

Baca Juga: Menginspirasi Birokrasi: Sekel Surabaya Raih Gelar Doktor Lewat Riset Kelincahan Pegawai

Jika solusi itu tidak segera diterapkan, kata dia, mungkin saja kemacetan di Surabya akan semakin meningkat. Apalagi, kemajuan zaman dan kota akan membuat aktivitas masyarakat bertambah.

"Jika tidak berimbang dengan pembatasan kendaraan di jalanan, ya akan semakin macet," kritiknya.

Baca Juga: Tiga Jurusan Paling Diminati di UNAIR pada UTBK 2026

Purnawan juga menjelaskan, Surabaya tidak bisa serta-merta dinobatkan sebagai kota termacet di Indonesia. Menurutnya perlu ada peninjauan ulang terkait aspek-aspek kemacetan.

"Tidak semua wilayah di Surabaya ini macet. Biasanya kemacetan hanya terjadi pada jam-jam tertentu, misalnya pagi ketika jam berangkat kerja dan sore hari ketika masyarakat banyak yang pulang kerja," pungkas Dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) yang sekaligus menjabat sebagai Dekan FIB UNAIR tersebut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.