Selasa, 20 Okt 2026 09:36 WIB

Pakar Sejarah Perkotaan Unair Ungkap Solusi Kemacetan di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Jan 2022 14:09 WIB
kemacetan di Surabaya
kemacetan di Surabaya

selalu.id - Surabaya harus segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah kemacetan yang dianggap prioritas. Hal ini diungkap oleh Ahli Ilmu Sejarah Perkotaan Universitas Airlangga (Unair), Purnawan Basundoro.

Seperti diketahui dalam penelitian Global Traffic Scorecard 2021 oleh perusahaan analisis data lalu lintas yang bermarkas di Inggris, Surabaya disebutkan sebagai kota termacet se-Indonesia.

Baca Juga: 172 PPDS FK Unair Muntah dan Pusing, Begini Kondisinya 

Mengatasi hal ini, Purnawan berpendapat bahwa Pemerintah perlu membatasi penjualan kendaraan pribadi yang diimbangi dengan menyediakan angkutan umum ke seluruh wilayah Surabaya secara merata.

"Jalan-jalan utama di Surabaya harus diperlebar guna mengurai kemacetan,” kata Purnawan, selasa (25/1/2022).

Baca Juga: IKA Unair Jember Resmi Dikukuhkan, Siap Dukung Program Pemkab

Jika solusi itu tidak segera diterapkan, kata dia, mungkin saja kemacetan di Surabya akan semakin meningkat. Apalagi, kemajuan zaman dan kota akan membuat aktivitas masyarakat bertambah.

"Jika tidak berimbang dengan pembatasan kendaraan di jalanan, ya akan semakin macet," kritiknya.

Baca Juga: Menginspirasi Birokrasi: Sekel Surabaya Raih Gelar Doktor Lewat Riset Kelincahan Pegawai

Purnawan juga menjelaskan, Surabaya tidak bisa serta-merta dinobatkan sebagai kota termacet di Indonesia. Menurutnya perlu ada peninjauan ulang terkait aspek-aspek kemacetan.

"Tidak semua wilayah di Surabaya ini macet. Biasanya kemacetan hanya terjadi pada jam-jam tertentu, misalnya pagi ketika jam berangkat kerja dan sore hari ketika masyarakat banyak yang pulang kerja," pungkas Dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) yang sekaligus menjabat sebagai Dekan FIB UNAIR tersebut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.