Kamis, 04 Jun 2026 20:55 WIB

Pakar Sejarah Perkotaan Unair Ungkap Solusi Kemacetan di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 25 Jan 2022 14:09 WIB
kemacetan di Surabaya
kemacetan di Surabaya

selalu.id - Surabaya harus segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah kemacetan yang dianggap prioritas. Hal ini diungkap oleh Ahli Ilmu Sejarah Perkotaan Universitas Airlangga (Unair), Purnawan Basundoro.

Seperti diketahui dalam penelitian Global Traffic Scorecard 2021 oleh perusahaan analisis data lalu lintas yang bermarkas di Inggris, Surabaya disebutkan sebagai kota termacet se-Indonesia.

Baca Juga: Tiga Jurusan Paling Diminati di UNAIR pada UTBK 2026

Mengatasi hal ini, Purnawan berpendapat bahwa Pemerintah perlu membatasi penjualan kendaraan pribadi yang diimbangi dengan menyediakan angkutan umum ke seluruh wilayah Surabaya secara merata.

"Jalan-jalan utama di Surabaya harus diperlebar guna mengurai kemacetan,” kata Purnawan, selasa (25/1/2022).

Baca Juga: Polwan Sidoarjo Kunjungi CFD, Ngepam Sambil Sosialisasi Disiplin Lalu Lintas 

Jika solusi itu tidak segera diterapkan, kata dia, mungkin saja kemacetan di Surabya akan semakin meningkat. Apalagi, kemajuan zaman dan kota akan membuat aktivitas masyarakat bertambah.

"Jika tidak berimbang dengan pembatasan kendaraan di jalanan, ya akan semakin macet," kritiknya.

Baca Juga: Lampu Merah di Simpang Pegirian Surabaya Mati, Ternyata Komponennya Dicuri 

Purnawan juga menjelaskan, Surabaya tidak bisa serta-merta dinobatkan sebagai kota termacet di Indonesia. Menurutnya perlu ada peninjauan ulang terkait aspek-aspek kemacetan.

"Tidak semua wilayah di Surabaya ini macet. Biasanya kemacetan hanya terjadi pada jam-jam tertentu, misalnya pagi ketika jam berangkat kerja dan sore hari ketika masyarakat banyak yang pulang kerja," pungkas Dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (FIB UNAIR) yang sekaligus menjabat sebagai Dekan FIB UNAIR tersebut. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.