Senin, 02 Feb 2026 05:26 WIB

Rakerprov 2025, KONI Jatim Fokus Persiapan Porprov dan Bina Atlet Muda

Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jatim 2025
Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jatim 2025

selalu.id -  Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2025 di Surabaya, pada Selasa, 25 Februari 2025.
Rakerprov ini dihadiri oleh 116 anggota yang terdiri dari 38 KONI daerah dan 78 pengurus provinsi cabang olahraga (pengprov cabor).

Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya melaksanakan agenda rutin organisasi, tetapi juga membahas berbagai hal penting.
Salah satunya adalah persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX 2025 yang akan diselenggarakan di Malang Raya, serta strategi pembinaan olahraga di masa depan.

Menurut Nabil, Jawa Timur mengalami peningkatan prestasi di PON XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara, meskipun secara peringkat masih berada di bawah Jawa Barat dan DKI Jakarta.
Oleh karena itu, pada Rakerprov kali ini, KONI Jatim bersama cabang olahraga dan KONI daerah merumuskan langkah-langkah untuk lebih meningkatkan prestasi olahraga di Jawa Timur. Salah satunya adalah membatasi nomor pertandingan yang disesuaikan dengan nomor di PON.

"Tidak boleh ada nomor yang melebihi nomor PON di cabang olahraga yang sama," tegas Nabil.

Selain itu, Nabil menekankan pentingnya regenerasi atlet, mengingat banyak atlet yang sudah memasuki masa pensiun. KONI Jatim meminta masing-masing cabang olahraga untuk membentuk tim talent scouting guna mencari bibit-bibit potensial, agar tidak terjadi kekosongan atlet di nomor tersebut.

"Jangan sampai ketika purna terjadi kekosongan atlet di nomor tersebut," tambahnya. Langkah ini sesuai dengan bukti bahwa banyak atlet jebolan Porprov yang berhasil meraih prestasi terbaik di PON.

Sementara Ketua KONI Pusat, Marciano Norman, memberikan apresiasi atas kerja keras KONI Jatim selama ini.
Ia mengungkapkan bahwa meskipun pembinaan olahraga di Jatim tidak mudah, tetapi sudah menunjukkan hasil yang positif, baik di tingkat nasional maupun internasional. Marciano berharap, melalui Porprov, atlet muda dari Jatim dapat muncul dan menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia.

Marciano juga meminta agar KONI dan cabang olahraga mendukung program efisiensi anggaran pemerintah, namun tetap berfokus pada pencapaian prestasi olahraga.

"Efisiensi anggaran bukan alasan untuk tidak berprestasi. Prestasi dicapai dengan penggunaan anggaran yang tepat guna, tepat sasaran, dan tepat waktu," ujar Marciano.

Di sisi lain, Kadispora Jatim, Hadi Wawan Guntoro, yang hadir mewakili Gubernur Jatim, juga memberikan apresiasi atas pencapaian KONI Jatim dalam pembinaan olahraga. Ia menegaskan bahwa KONI Jatim memiliki peran penting dalam pengembangan olahraga prestasi.

Hadi Wawan juga menambahkan bahwa olahraga tidak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat. Olahraga, menurutnya, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan menciptakan industri olahraga yang berkelanjutan.

"Olahraga tidak hanya tentang prestasi, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong perekonomian daerah," ujar Hadi Wawan

Baca Juga: 560 Atlet Ikuti Piala KONI Surabaya, Targetkan Mesin Prestasi Porprov 2027

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.