Jumat, 05 Jun 2026 01:47 WIB

Rakerprov 2025, KONI Jatim Fokus Persiapan Porprov dan Bina Atlet Muda

Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jatim 2025
Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jatim 2025

selalu.id -  Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2025 di Surabaya, pada Selasa, 25 Februari 2025.
Rakerprov ini dihadiri oleh 116 anggota yang terdiri dari 38 KONI daerah dan 78 pengurus provinsi cabang olahraga (pengprov cabor).

Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya melaksanakan agenda rutin organisasi, tetapi juga membahas berbagai hal penting.
Salah satunya adalah persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX 2025 yang akan diselenggarakan di Malang Raya, serta strategi pembinaan olahraga di masa depan.

Menurut Nabil, Jawa Timur mengalami peningkatan prestasi di PON XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara, meskipun secara peringkat masih berada di bawah Jawa Barat dan DKI Jakarta.
Oleh karena itu, pada Rakerprov kali ini, KONI Jatim bersama cabang olahraga dan KONI daerah merumuskan langkah-langkah untuk lebih meningkatkan prestasi olahraga di Jawa Timur. Salah satunya adalah membatasi nomor pertandingan yang disesuaikan dengan nomor di PON.

"Tidak boleh ada nomor yang melebihi nomor PON di cabang olahraga yang sama," tegas Nabil.

Selain itu, Nabil menekankan pentingnya regenerasi atlet, mengingat banyak atlet yang sudah memasuki masa pensiun. KONI Jatim meminta masing-masing cabang olahraga untuk membentuk tim talent scouting guna mencari bibit-bibit potensial, agar tidak terjadi kekosongan atlet di nomor tersebut.

"Jangan sampai ketika purna terjadi kekosongan atlet di nomor tersebut," tambahnya. Langkah ini sesuai dengan bukti bahwa banyak atlet jebolan Porprov yang berhasil meraih prestasi terbaik di PON.

Sementara Ketua KONI Pusat, Marciano Norman, memberikan apresiasi atas kerja keras KONI Jatim selama ini.
Ia mengungkapkan bahwa meskipun pembinaan olahraga di Jatim tidak mudah, tetapi sudah menunjukkan hasil yang positif, baik di tingkat nasional maupun internasional. Marciano berharap, melalui Porprov, atlet muda dari Jatim dapat muncul dan menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia.

Marciano juga meminta agar KONI dan cabang olahraga mendukung program efisiensi anggaran pemerintah, namun tetap berfokus pada pencapaian prestasi olahraga.

"Efisiensi anggaran bukan alasan untuk tidak berprestasi. Prestasi dicapai dengan penggunaan anggaran yang tepat guna, tepat sasaran, dan tepat waktu," ujar Marciano.

Di sisi lain, Kadispora Jatim, Hadi Wawan Guntoro, yang hadir mewakili Gubernur Jatim, juga memberikan apresiasi atas pencapaian KONI Jatim dalam pembinaan olahraga. Ia menegaskan bahwa KONI Jatim memiliki peran penting dalam pengembangan olahraga prestasi.

Hadi Wawan juga menambahkan bahwa olahraga tidak hanya berdampak pada prestasi, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat. Olahraga, menurutnya, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan menciptakan industri olahraga yang berkelanjutan.

"Olahraga tidak hanya tentang prestasi, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong perekonomian daerah," ujar Hadi Wawan

Baca Juga: HGI Siapkan Olahraga Domino Lebih Serius, Dari Karier hingga Penghasilan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.