Rabu, 21 Okt 2026 20:38 WIB

Ini Pesan Semangat Gubernur Khofifah untuk Para Santri di Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Jan 2022 10:26 WIB
Gubenur Jawa Timur Khofifah saat berdialog dengan siswa MTs Plus Sabilun Naja Bojonegoro.
Gubenur Jawa Timur Khofifah saat berdialog dengan siswa MTs Plus Sabilun Naja Bojonegoro.

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak para santri untuk tidak takut bermimpi dan bercita- cita setinggi- tingginya. Semua santri, kata dia, harus berani bercita-cita setinggi mungkin. Menurutnya, tidak ada halangan bagi santri untuk meraih impian asal dibarengi dengan usaha dengan sungguh-sungguh disertai doa.

"Asal mau usaha, giat belajar, diiringi doa saya yakin apa yang diinginkan dan dicita-citakan InsyaAllah bisa tercapai. Pokoknya, menjadi santri jangan rendah diri, harus punya fighting spirit, harus punya semangat juang seperti para pendiri NU yang berjuang luar biasa melalui santri dan pesantren. Seperti KH. Hasyim Asy'ary, KH. Wahab Hasbullah dan sebagainya. Bahkan beliau juga pahlawan nasional," pesan Khofifah saat sambutan meresmikan MTs Plus Sabilun Naja Bojonegoro.
pada Rabu (12/1/2022).

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Khofifah menyebut, banyak contoh santri atau kalangan pondok pesantren yang menempati posisi-posisi strategis di berbagai bidang. Salah satunya, kata Khofifah, adalah KH. Abdurrahman Wahid Presiden RI ke - 4, juga KH. Ma'ruf Amin yang saat ini menjadi Wakil Presiden RI.

Khofifah mengatakan, keberadaan MTs Plus yang baru saja diresmikan tersebut hendaknya dimaknai para santri untuk semakin meninggikan cita-cita dan mimpinya mengingat kualitas sekolah semakin baik.

Baca Juga: Polda Jatim dan Stakeholder Targetkan Jawa Timur Bebas ODOL pada 2027

"Saya berharap MTs Plus Sabulun Naja ini dapat membuat santri dan masyarakat sekitar terpacu untuk bercita-cita setinggi-tingginya. Sekolah di pesantren dengan kualitas pendidikan yang baik. Yang selanjutnya termotivasi untuk mewujudkan berbagai cita- citanya," imbuhnya.

Ketika bercita-cita tinggi, lanjut Khofifah, maka akan ada dorongan dalam diri masing-masing santri dan masyarakat sekitar untuk dapat merealisasikan dengan berbagai upaya. Seperti belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan tekun dan sebagainya.

Baca Juga: Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

"Kemudian direalisasikan dengan belajar atau bekerja tanpa kenal lelah, tidak mudah putus asa dan berusaha dengan sungguh-sungguh," tandas orang nomor satu di Jatim ini.

Memiliki cita-cita yang tinggi adalah bagian dari iman dan bukti dari pribadi yang kuat serta berpikiran jauh ke depan. Lalu berdakwah adalah salah satu cara untuk memelihara ilmu khususnya ilmu agama. Karena dengan berdakwah ilmu akan terus berkembang dan bermanfaat. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.