Minggu, 07 Jun 2026 04:34 WIB

Polda Imbau Angkutan Umum Harus Laik Jalan Sebelum Berangkat

Kombes Pol. Komarudin, Dirlantas Polda Jatim
Kombes Pol. Komarudin, Dirlantas Polda Jatim

selalu.id – Meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur panjang akhir-akhir ini meningkatkan pula risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan angkutan umum.  Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Timur (Jatim) mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang hendak menggunakan jasa transportasi bus, baik Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). 

Imbauan ini menekankan pentingnya memastikan kelaikan jalan kendaraan sebelum memulai perjalanan guna meminimalisir risiko kecelakaan. Kombes Pol. Komarudin, Dirlantas Polda Jatim, menjelaskan bahwa salah satu indikator utama kelaikan jalan sebuah bus adalah keberadaan stiker ramp check. Stiker ini menandakan bahwa bus tersebut telah menjalani serangkaian pemeriksaan dan dinyatakan laik jalan. 

"Bus AKAP dan AKDP yang telah lulus ramp check akan memiliki stiker khusus yang biasanya terpasang di kaca pintu," ujar Komarudin saat dikonfirmasi.

Namun demikian, Komarudin menambahkan, tidak semua bus memiliki stiker tersebut.  Bus pariwisata, misalnya, seringkali beroperasi di luar terminal dan tidak diwajibkan untuk memiliki stiker ramp check.  "Bus pariwisata yang beroperasi di luar terminal dan pool-pool biasanya tidak memiliki stiker ini," jelasnya.

Untuk memastikan kelaikan jalan bus yang akan digunakan, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan aplikasi Spionam.  Aplikasi ini menyediakan informasi detail mengenai status KIR (Uji Kir) kendaraan, sehingga penumpang dapat dengan mudah mengecek kelaikan jalan bus sebelum naik. 

"Melalui aplikasi Spionam, masyarakat dapat mengecek status KIR suatu bus berdasarkan nomor polisinya.  Informasi tersebut meliputi masa berlaku KIR dan status operasional bus," tambah Komarudin.

Lebih lanjut, Komarudin mengingatkan pentingnya kewaspadaan penumpang.  Jika menemukan indikasi pelanggaran atau keraguan terhadap kelaikan jalan bus, masyarakat dihimbau untuk segera melapor kepada pihak berwenang, seperti Dinas Perhubungan (Dishub) setempat atau Kepolisian.

"Jangan ragu untuk melaporkan jika menemukan bus yang mencurigakan atau diduga tidak laik jalan.  Keselamatan penumpang adalah prioritas utama," tegasnya.

Polda Jatim juga berencana untuk meningkatkan pengawasan terhadap kelaikan jalan angkutan umum dengan melakukan ramp check mendadak di berbagai titik.  Langkah ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa semua bus beroperasi sesuai standar keamanan dan keselamatan yang berlaku.

"Kami akan melakukan ramp check secara acak untuk memastikan semua bus dalam kondisi laik jalan.  Kerjasama dengan Dishub juga akan terus ditingkatkan untuk pengawasan yang lebih efektif," pungkas Komarudin.

Dirlantas Polda Jatim juga mengimbau kepada para pengusaha angkutan umum untuk senantiasa memprioritaskan keselamatan penumpang dengan memastikan kendaraan selalu dalam kondisi prima dan memenuhi standar kelaikan jalan.  Kepatuhan terhadap peraturan dan prosedur keselamatan akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga: Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Lewat Pro Gus'e Update, Bupati Fawait Beber Rp312 Miliar Dukungan Pertanian untuk Jember

"Kami ingin masyarakat mengetahui apa yang sedang dan telah dikerjakan pemerintah," ujar Bupati Jember Muhammad Fawait.

Kakak Thomas Ungkap Kronologi Pengeroyokan yang Diduga Dipicu Perselisihan Sandal Crocs

Menurut Hana, persoalan muncul karena pelaku menganggap sandal pengganti yang diberikan korban tidak setara dengan sandal yang hilang.

Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Khofifah Ajak Tanam Pohon dan Kelola Sampah

Kegiatan yang diikuti sekitar 1.125 peserta itu dilaksanakan serentak di berbagai daerah di Indonesia dan terhubung secara daring dengan kegiatan nasional.

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.