Jumat, 23 Okt 2026 12:19 WIB

Yummy! Modifikasi Onde-onde Tiga Rasa ala Hotel ini Bikin Ngiler gaes

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 10 Jan 2022 13:07 WIB
Onde-onde 'bola wijen'
Onde-onde 'bola wijen'

selalu.id - Dunia kuliner serasa tidak akan pernah habisnya untuk dibahas. Banyak pelaku kuliner mengulik menu makanan menjadi sesuatu yang baru dan menjadi lebih menarik.Seperti yang dilakukan oleh tim Food & Beverage Swiss-Belinn Airport Surabaya pada awal tahun 2022 ini.

Menyuguhkan kudapan dengan gaya Asian Fusion yakni perpaduan antara Indonesia, Japanese, Thailand dan Chinese. Seperti menu Bola Wijen yang biasa kita sebut dengan Onde-onde.

Baca Juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

Jajanan pasar tradisional ini berasal dari Cina yang juga populer di Indonesia, dihadirkan dengan 3 varian rasa dengan warna yang berbeda dan lebih menarik. Onde-onde warna merah dengan varian isi rasa kacang merah, warna ungu rasa srikaya dan kuning memiliki rasa kacang hijau original.

Onde-onde 'Bola Wijen' sangat pas ditemani segelas minuman hangat 'Green Apllegrass' racikan spesial dari Swiss-Belinn Airport Surabaya. Selain segar dan menghangatkan, minuman Green Applegrass juga baik dan sehat untuk tubuh karena mengandung nutrisi alami dari campuran madu, sereh, pandan dan apel yang direbus bersamaan. Menu 'Green Applegrass' seharga Rp 40.000,- net paling nikmat diminum selagi hangat.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Selain Onde-onde 'Bola Wijen' dalam tema Asian Fusion juga menyuguhkan menu lain yaitu Udang Goreng Gandum yang memiliki rasa gurih dan sedikit spicy seharga Rp 75.000,- per porsi yang disajikan dengan nasi hangat, acar dan sambal. Menu Chicken Cantonese dibandrol seharga Rp 149.000,- untuk satu ekor ayam utuh dilengkapi dengan saus dan bumbu bisa dipesan melaui program Delivery Package melalui WA 081216901498 dan bebas ongkos kirim untuk pengiriman area Juanda Raya.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Buffet All You Can Eat dengan tema Asian Fussion pun juga wajib dicoba. Aneka menu makanan asia yang bisa dinikmati setiap hari minggu dan kamis pada jam 12.00 – 14.30 di BaReLo Restaurant. Seharga Rp 99.000,- net per pax bisa menikmati semua sajian yang ada mulai dari hidangan pembuka autentik Thai Beef Salad yang segar, hidangan utama seperti menu Ayam Cantonese, Ikan Goreng Tepung Telur Asin, Soup Tom Yum, Angsio Tofu, Chicken Noodle, hingga hidangan penutup irisan buah segar, puding, es campur, assorted cake dan es krim. Permainan live music dari Fortune Candy Band akan membuat suasana semakin hangat dan lebih menyenangkan. Dapatkan promo menarik dengan pembelian 10 pax gratis 1 pax.

Demi kenyamanan menikmati hidangan Asian Fusion lebih disarankan untuk melakukan reservasi terlebih dahulu melalui nomer whatsapp 081216901498. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.