Selasa, 21 Jul 2026 20:52 WIB

Ratusan Ribu Penumpang KA Padati Daop 8 Selama Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Jan 2025 13:28 WIB
Suasana di salah satu stasiun Daop 8
Suasana di salah satu stasiun Daop 8

selalu.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat lonjakan penumpang selama periode libur panjang yang bertepatan dengan perayaan Isra’ Mi’raj dan Tahun Baru Imlek.

Berdasarkan data hingga Minggu (26/1) pukul 09.00 WIB, sebanyak 205.102 penumpang telah memesan tiket kereta api untuk periode Jumat (24/1) hingga Rabu (29/1).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 102.802 penumpang tercatat berangkat dari stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya, sedangkan 102.300 lainnya tiba di wilayah tersebut.

“Angka ini masih terus bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung,” jelasnya.

Luqman menambahkan, destinasi favorit para penumpang yang berangkat dari Daop 8 Surabaya meliputi Jakarta, Semarang, Bandung, Yogyakarta, dan Banyuwangi.

Berikut rincian jumlah penumpang pada periode libur panjang tersebut:
• Jumat (24/1).
Naik: 22.955 penumpang
Turun: 18.553 penumpang
• Sabtu (25/1):
Naik: 24.381 penumpang
Turun: 21.084 penumpang
• Minggu (26/1):
Naik: 17.373 penumpang
Turun: 16.550 penumpang
• Senin (27/1):
Naik: 13.054 penumpang
Turun: 15.460 penumpang
• Selasa (28/1):
Naik: 12.214 penumpang
Turun: 14.137 penumpang
• Rabu (29/1):
Naik: 12.825 penumpang
Turun: 16.516 penumpang

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api selama libur panjang ini diimbau segera memesan tiket melalui aplikasi KAI Access atau kanal resmi lainnya untuk memastikan ketersediaan.

Di sisi lain, perjalanan kereta api di jalur utara terganggu akibat banjir yang melanda wilayah Grobogan, Jawa Tengah.

Genangan air di petak jalan antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati (km 32+5/7) telah memaksa KAI mengubah pola operasi 14 kereta api keberangkatan dan kedatangan di Stasiun Surabaya Pasar Turi.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Menurut Luqman Arif, perubahan pola operasi ini melalui jalur alternatif Surabaya Pasar Turi–Gambringan–Gundih–Brumbung–Semarang, atau Surabaya Pasar Turi–Solo Jebres–Gundih–Brumbung. Akibatnya, waktu tempuh bertambah dengan potensi keterlambatan antara 90 hingga 120 menit.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang akibat keterlambatan ini. Sebagai kompensasi, penumpang terdampak akan menerima service recovery sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api,” tutupnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.