Kamis, 23 Jul 2026 07:15 WIB

Simak! Jatanras Polda Jatim Ungkap Modus Baru Curanmor

Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur
Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur

selalu.id – Subdirektorat Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Ditreskrimum Polda Jatim mengungkap modus baru dalam aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Jawa Timur.  Kasubdit Jatanras, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan bahwa para pelaku kini lebih memilih sasaran mudah dan menjual hasil curian dengan harga jauh di bawah pasaran.

"Pelaku kini lebih fokus pada kendaraan yang mudah dicuri, seperti motor yang kunci kontaknya mudah dibobol atau yang diparkir di tempat yang kurang aman," ujar AKBP Arbaridi Jumhur kepada selalu.id di Mapolda Jatim, Jumat (24/1/2025).

"Mereka menghindari target yang memiliki sistem pengamanan canggih atau yang diparkir di area yang terpantau CCTV," imbuhnya

AKBP Arbaridi Jumhur juga menjelaskan bahwa para pelaku curanmor berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, dengan Surabaya, Malang, dan Pasuruan sebagai pusat operasinya.  "Dari pengungkapan yang telah kami lakukan, kami telah mengamankan sekitar 20 pelaku. Namun, kami menduga masih banyak pelaku lain yang masih berkeliaran dan sedang kami buru," terangnya.

Modus penjualan hasil curian juga mengalami perubahan.  Para pelaku menjual motor curian dengan harga sangat murah, jauh di bawah harga pasaran.  "Motor yang harganya puluhan juta rupiah, dijual dengan harga hanya sekitar 6 juta rupiah. Hal ini dilakukan untuk mempercepat penjualan dan menghindari risiko tertangkap," paparnya.

Lebih lanjut, AKBP Arbaridi Jumhur mengungkapkan adanya keterlibatan anak-anak dalam aksi curanmor.  "Mereka seringkali terlibat sebagai bagian dari geng motor atau hanya ikut-ikutan. Namun, perlu ditekankan bahwa mereka bukanlah pelaku profesional dan aksinya bersifat sporadis," tegasnya.

Terkait itu, pihak kepolisian akan memberikan perlakuan khusus sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. AKBP Arbaridi Jumhur juga menyebutkan bahwa aktivitas curanmor di Jawa Timur telah menurun dibandingkan beberapa tahun lalu.  "Penindakan tegas dan patroli rutin telah memberikan efek jera. Namun, kami tetap waspada dan akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan untuk menekan angka curanmor," ungkapnya.

Hingga kini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu memperhatikan keamanan kendaraan bermotor mereka.  Pastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman, gunakan kunci ganda, dan pertimbangkan penggunaan alat pengaman tambahan.  Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib.  Kerjasama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menekan angka curanmor di Jawa Timur.

Baca Juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.