Senin, 28 Sep 2026 13:12 WIB

Simak! Jatanras Polda Jatim Ungkap Modus Baru Curanmor

Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur
Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur

selalu.id – Subdirektorat Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Ditreskrimum Polda Jatim mengungkap modus baru dalam aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Jawa Timur.  Kasubdit Jatanras, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan bahwa para pelaku kini lebih memilih sasaran mudah dan menjual hasil curian dengan harga jauh di bawah pasaran.

"Pelaku kini lebih fokus pada kendaraan yang mudah dicuri, seperti motor yang kunci kontaknya mudah dibobol atau yang diparkir di tempat yang kurang aman," ujar AKBP Arbaridi Jumhur kepada selalu.id di Mapolda Jatim, Jumat (24/1/2025).

"Mereka menghindari target yang memiliki sistem pengamanan canggih atau yang diparkir di area yang terpantau CCTV," imbuhnya

AKBP Arbaridi Jumhur juga menjelaskan bahwa para pelaku curanmor berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, dengan Surabaya, Malang, dan Pasuruan sebagai pusat operasinya.  "Dari pengungkapan yang telah kami lakukan, kami telah mengamankan sekitar 20 pelaku. Namun, kami menduga masih banyak pelaku lain yang masih berkeliaran dan sedang kami buru," terangnya.

Modus penjualan hasil curian juga mengalami perubahan.  Para pelaku menjual motor curian dengan harga sangat murah, jauh di bawah harga pasaran.  "Motor yang harganya puluhan juta rupiah, dijual dengan harga hanya sekitar 6 juta rupiah. Hal ini dilakukan untuk mempercepat penjualan dan menghindari risiko tertangkap," paparnya.

Lebih lanjut, AKBP Arbaridi Jumhur mengungkapkan adanya keterlibatan anak-anak dalam aksi curanmor.  "Mereka seringkali terlibat sebagai bagian dari geng motor atau hanya ikut-ikutan. Namun, perlu ditekankan bahwa mereka bukanlah pelaku profesional dan aksinya bersifat sporadis," tegasnya.

Terkait itu, pihak kepolisian akan memberikan perlakuan khusus sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. AKBP Arbaridi Jumhur juga menyebutkan bahwa aktivitas curanmor di Jawa Timur telah menurun dibandingkan beberapa tahun lalu.  "Penindakan tegas dan patroli rutin telah memberikan efek jera. Namun, kami tetap waspada dan akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan untuk menekan angka curanmor," ungkapnya.

Hingga kini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu memperhatikan keamanan kendaraan bermotor mereka.  Pastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman, gunakan kunci ganda, dan pertimbangkan penggunaan alat pengaman tambahan.  Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib.  Kerjasama antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menekan angka curanmor di Jawa Timur.

Baca Juga: Maling Motor asal Sidoarjo Dibekuk Polisi Mojokerto, 3 Penadah Ikut Diamankan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Wabup Sidoarjo Mimik Temukan Material Tak Sesuai Spesifikasi dan Pekerjaan Lamban Saat Sidak Proyek

Proyek Rumah Pompa Sidokare I dan II menjadi perhatian karena bangunan senilai Rp2.928.000.000 itu berkaitan langsung dengan penanganan banjir.

Pertahankan Gelar, Kota Mojokerto Borong 8 Penghargaan dan Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Penghargaan diserahkan langsung Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Hasil UEFA Nations League 2026: Portugal Kalahkan Norwegia 2-1, Joao Felix dan Goncalo Ramos Cetak Gol

Hasil ini membuat Portugal kokoh di puncak klasemen Grup 4 UEFA Nations League A 2026/2027.

Berangkat dari Hobi, David Raup Omset dari Ternak Burung Murai

Tahun 2014 jadi titik balik. Burung yang tidak sedang dalam kondisi lomba ia masukkan ke kandang ternak. Dari situlah D'Javid Bird Farm lahir.

Gunung Merapi Kembali Erupsi, Warga Diimbau Waspada

Atas kondisi ini, BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas apa pun di daerah potensi bahaya.

Persela Lamongan Bantai PSBS Biak 6-0, Ini Kata Coach Bima Sakti

Tambahan tiga angka ini membuat Persela Lamongan kokoh di papan atas Grup B dengan mengemas 9 poin sempurna dari tiga laga.