Senin, 20 Jul 2026 08:28 WIB

Pencurian Motor di Gubeng Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

Rekaman cctv pencurian motor di Gubeng
Rekaman cctv pencurian motor di Gubeng

selalu.id  –  Sebuah aksi pencurian sepeda motor menggegerkan warga Jalan Gubeng Kertajaya IV B Timur, Surabaya, Senin (20/1/2025) dini hari.  Rekaman CCTV berdurasi 1 menit 23 detik mengungkap kronologi pencurian yang dilakukan seorang pelaku tunggal.  Kejadian ini menambah daftar panjang kasus pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan warga di kawasan tersebut.

Video CCTV memperlihatkan seorang pria kurus mengenakan jaket merah dan celana jeans panjang beraksi dengan sangat tenang dan lihai.  Ia berjalan layaknya warga setempat, seolah-olah tanpa beban dan tanpa menimbulkan kecurigaan.  Tangannya yang terampil terlihat dengan jelas saat ia membobol kunci kontak sepeda motor Honda Vario milik OB (19), korban dalam peristiwa ini.  Aksi tersebut berlangsung cepat, kurang dari 15 detik, sebelum pelaku melarikan diri dengan sepeda motor curian tersebut.

OB, seorang pemuda berusia 19 tahun, menceritakan kejadian tersebut saat dihubungi Selasa (21/1/2025). Ia baru saja pulang dari rapat RT sekitar pukul 04.00 WIB dan memarkirkan motornya di pinggir jalan gang, tepat di seberang rumahnya.  "Saat memarkir motor, saya sempat berpapasan dengan Pak Supadi, tetangga saya. Beliau bisa menjadi saksi bahwa motor saya masih ada saat itu," ujar OB.

Namun, tak lama setelah OB masuk rumah, ayahnya yang sedang berolahraga pagi menemukan motor tersebut telah raib.  Awalnya, OB merasa ragu dengan informasi tersebut.  "Saya sempat tidak percaya, tapi setelah saya cek ke depan rumah, motor saya sudah hilang," katanya dengan nada masih syok.

Kehilangan sepeda motor tersebut membuat OB panik.  Ia langsung mengendarai motor milik orang tuanya untuk mengejar pelaku di sekitar lingkungan rumahnya, berharap pelaku masih berada di sekitar lokasi kejadian.  Namun, upaya pencarian tersebut tidak membuahkan hasil.  "Saya keliling Gubeng Kertajaya, Masjid, Klingsingan, Ngangel, hingga Pucang, tapi tidak menemukan pelaku," jelasnya.

Kegagalan dalam upaya pengejaran membuat OB memeriksa rekaman CCTV di sekitar rumahnya.  Rekaman tersebut memperlihatkan secara detail aksi pelaku yang terjadi sekitar pukul 04.59 WIB, saat OB sudah berada di dalam rumah.  Rekaman tersebut menjadi bukti kuat atas kejadian pencurian tersebut.

Kejadian ini menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi OB.  Sepeda motor Honda Vario bernopol L-6024-ACB yang dicuri merupakan kendaraan yang dibelinya secara kredit dan digunakan setiap hari, termasuk untuk kegiatan keagamaan.  "Motor itu saya pakai sehari-hari dan untuk ke majelis," ungkap OB. 

Kerugian yang dialami diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. OB telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Gubeng.  Pihak kepolisian diharapkan dapat segera menangkap pelaku dan memberikan rasa aman bagi warga sekitar.  Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada dan meningkatkan keamanan lingkungan guna mencegah terjadinya aksi kriminal serupa di masa mendatang. 

Sekadar diketahui, kasus ini juga menyoroti pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk dengan memasang CCTV dan saling bertegur sapa antar warga.  Kepolisian setempat saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas dan menangkap pelaku pencurian tersebut.

Baca Juga: Tenangnya Pria Berjaket saat Curi Motor di Bengkel Mojokerto Meski Terekam CCTV

Editor : Ading
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.