Kamis, 03 Sep 2026 15:38 WIB

Pencurian Motor di Gubeng Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

Rekaman cctv pencurian motor di Gubeng
Rekaman cctv pencurian motor di Gubeng

selalu.id  –  Sebuah aksi pencurian sepeda motor menggegerkan warga Jalan Gubeng Kertajaya IV B Timur, Surabaya, Senin (20/1/2025) dini hari.  Rekaman CCTV berdurasi 1 menit 23 detik mengungkap kronologi pencurian yang dilakukan seorang pelaku tunggal.  Kejadian ini menambah daftar panjang kasus pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan warga di kawasan tersebut.

Video CCTV memperlihatkan seorang pria kurus mengenakan jaket merah dan celana jeans panjang beraksi dengan sangat tenang dan lihai.  Ia berjalan layaknya warga setempat, seolah-olah tanpa beban dan tanpa menimbulkan kecurigaan.  Tangannya yang terampil terlihat dengan jelas saat ia membobol kunci kontak sepeda motor Honda Vario milik OB (19), korban dalam peristiwa ini.  Aksi tersebut berlangsung cepat, kurang dari 15 detik, sebelum pelaku melarikan diri dengan sepeda motor curian tersebut.

OB, seorang pemuda berusia 19 tahun, menceritakan kejadian tersebut saat dihubungi Selasa (21/1/2025). Ia baru saja pulang dari rapat RT sekitar pukul 04.00 WIB dan memarkirkan motornya di pinggir jalan gang, tepat di seberang rumahnya.  "Saat memarkir motor, saya sempat berpapasan dengan Pak Supadi, tetangga saya. Beliau bisa menjadi saksi bahwa motor saya masih ada saat itu," ujar OB.

Namun, tak lama setelah OB masuk rumah, ayahnya yang sedang berolahraga pagi menemukan motor tersebut telah raib.  Awalnya, OB merasa ragu dengan informasi tersebut.  "Saya sempat tidak percaya, tapi setelah saya cek ke depan rumah, motor saya sudah hilang," katanya dengan nada masih syok.

Kehilangan sepeda motor tersebut membuat OB panik.  Ia langsung mengendarai motor milik orang tuanya untuk mengejar pelaku di sekitar lingkungan rumahnya, berharap pelaku masih berada di sekitar lokasi kejadian.  Namun, upaya pencarian tersebut tidak membuahkan hasil.  "Saya keliling Gubeng Kertajaya, Masjid, Klingsingan, Ngangel, hingga Pucang, tapi tidak menemukan pelaku," jelasnya.

Kegagalan dalam upaya pengejaran membuat OB memeriksa rekaman CCTV di sekitar rumahnya.  Rekaman tersebut memperlihatkan secara detail aksi pelaku yang terjadi sekitar pukul 04.59 WIB, saat OB sudah berada di dalam rumah.  Rekaman tersebut menjadi bukti kuat atas kejadian pencurian tersebut.

Kejadian ini menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi OB.  Sepeda motor Honda Vario bernopol L-6024-ACB yang dicuri merupakan kendaraan yang dibelinya secara kredit dan digunakan setiap hari, termasuk untuk kegiatan keagamaan.  "Motor itu saya pakai sehari-hari dan untuk ke majelis," ungkap OB. 

Kerugian yang dialami diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. OB telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Gubeng.  Pihak kepolisian diharapkan dapat segera menangkap pelaku dan memberikan rasa aman bagi warga sekitar.  Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada dan meningkatkan keamanan lingkungan guna mencegah terjadinya aksi kriminal serupa di masa mendatang. 

Sekadar diketahui, kasus ini juga menyoroti pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, termasuk dengan memasang CCTV dan saling bertegur sapa antar warga.  Kepolisian setempat saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas dan menangkap pelaku pencurian tersebut.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-81 dengan Nobar Film Kemerdekaan, Wali Kota Eri Cahyadi jadi Aktornya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.