Rabu, 22 Jul 2026 03:03 WIB

Tubuh Terbelah Dua, Wanita Tanpa Identitas Tertabrak Kereta Api di Ngagelrejo

Perempuan tewas tertabrak kereta api
Perempuan tewas tertabrak kereta api

selalu.id –  Tragedi memilukan terjadi di perlintasan kereta api Jalan Ngagelrejo, Wonokromo, Surabaya, Senin, 13 Januari 2025, sekitar pukul 04.30 WIB.  Seorang wanita tanpa identitas tewas mengenaskan setelah tertabrak kereta komuter relasi Surabaya-Pasuruan.  Akibat benturan keras, tubuh korban terbelah menjadi dua bagian dan tangan kanannya putus.

Kejadian bermula ketika petugas keamanan Stasiun Wonokromo, MZA (30), menerima laporan dari masinis kereta api tentang adanya orang yang tertabrak di perlintasan Ngagelrejo.  Segera setelah itu, MZA menuju lokasi kejadian dan menemukan seorang wanita yang telah meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan.  Kondisi tubuh korban yang terpotong menjadi dua bagian dan tangan kanannya putus menunjukkan betapa dahsyatnya benturan yang dialaminya.

Petugas keamanan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonokromo.  Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).  Sayangnya, hingga saat ini identitas korban belum diketahui.  Polisi hanya menemukan sebuah telepon genggam yang rusak di dekat lokasi kejadian, diduga milik korban.  Korban tidak membawa identitas diri apapun.

Kanitreskrim Polsek Wonokromo, Ipda Zahari, menyatakan bahwa hingga kini belum ada saksi yang melihat kejadian tersebut.  "Korban diperkirakan berusia sekitar 30 tahun, jenis kelamin perempuan.  Identitasnya masih belum diketahui," kata Ipda Zahari saat dikonfirmasi selalu.id, Senin (13/1/2025).

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban dan penyebab pasti kecelakaan ini.  Mengenai dugaan bunuh diri, Ipda Zahari masih enggan berspekulasi.  "Masih dalam penyelidikan. Kami akan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban," tambahnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo untuk dilakukan autopsi dan identifikasi lebih lanjut.  Polisi berharap masyarakat yang mengenal ciri-ciri korban dapat segera melapor ke Polsek Wonokromo untuk membantu proses identifikasi.  Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian saat berada di sekitar perlintasan kereta api.

Baca Juga: Tabrak Salon di Mojokerto, Pemotor Vario asal Jombang Tewas

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.