Minggu, 20 Sep 2026 18:03 WIB

Kemenkumham Jatim dan Pemprov Jatim Jalin Sinergi Hadapi Tantangan Hukum

Haris Sukamto, melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono
Haris Sukamto, melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono

selalu.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Timur, Haris Sukamto, melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (9/1/2025).  Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan hukum, HAM, imigrasi, dan pemasyarakatan di Jawa Timur.

 

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, DPRD Ingatkan Pemprov Tak Bebani Masyarakat Lewat Pajak

Audiensi yang dihadiri oleh jajaran pimpinan tinggi pratama Kemenkumham Jatim, termasuk Plt. Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Jatim Ishadi Maja Prayitno, Plt. Kakanwil Ditjen Imigrasi Jatim Darori, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Raden Fadjar Widjanarko, dan Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Titik Setiawati,  menandai langkah awal sinergi yang lebih erat antara kedua lembaga.  Pihak Pemprov Jatim diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Jatim Benny Sampirwanto dan Kepala Biro Hukum Lilik Pudjiastuti.

 

Haris Sukamto, dalam pertemuan tersebut, menyampaikan rencana kerja Kemenkumham Jatim untuk meningkatkan pelayanan hukum di Jawa Timur.  Salah satu fokus utama adalah memperkuat kolaborasi dengan Pemprov Jatim dalam program-program strategis, seperti harmonisasi peraturan daerah, penguatan desa sadar hukum, dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).  

 

Ia menekankan pentingnya perlindungan hukum bagi UMKM, khususnya melalui pendaftaran sebagai perseroan perorangan. "Kami mendorong UMKM untuk mendaftarkan usahanya sebagai perseroan perorangan agar mendapatkan perlindungan hukum yang lebih optimal," ujar Haris kepada selalu.id, Kamis (9/1/2025). 

 

Ia juga memaparkan rencana pembentukan desa sadar hukum dan penambahan pos pelayanan hukum desa di seluruh Jawa Timur dengan melibatkan para paralegal.  Program ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat di tingkat akar rumput dan memberikan akses yang lebih mudah terhadap layanan hukum.

 

Baca Juga: Fraksi PDIP Semprit Pemprov Jatim Soal P-APBD 2026: Tambahan Belanja Rp2,64 Triliun Jangan Cuma jadi SiLPA!

Sementara itu, Pj. Gubernur Adhy Karyono menyambut baik inisiatif Kemenkumham Jatim dan menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang intensif antara kedua lembaga dalam menyelesaikan berbagai dinamika hukum dan sosial di Jawa Timur.  Ia melihat potensi besar dalam kolaborasi, khususnya di bidang pemasyarakatan melalui program ketahanan pangan.

 

"Pemprov Jatim siap mendukung program pemasyarakatan melalui pemanfaatan lahan untuk pemberdayaan narapidana.  Kami akan menyediakan bibit tanaman melalui Dinas Pertanian untuk mendukung program tersebut," kata Adhy Karyono.  

 

Program ini diharapkan dapat memberikan keterampilan dan penghasilan tambahan bagi narapidana, sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan Jawa Timur. Selain itu, Adhy Karyono juga menyatakan kesiapan Pemprov Jatim untuk mendukung pengembangan layanan keimigrasian, termasuk peresmian autogate dan immigration lounge di Ciputra World Surabaya.  

Baca Juga: Derita Korban Kejahatan Jalanan: Tak Tercover BPJS, Orang Tua Kelimpungan

 

Ia berharap fasilitas tersebut dapat meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pelayanan kepada masyarakat. Audiensi ini diakhiri dengan kesepakatan untuk membentuk tim kerja gabungan dari Kemenkumham Jatim dan Pemprov Jatim.  Tim ini akan bertugas untuk merumuskan rencana aksi dan program kerja kolaboratif yang lebih rinci dan terukur.  

 

Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi yang kuat antara Kemenkumham Jatim dan Pemprov Jatim merupakan kunci dalam menghadapi tantangan hukum dan sosial di Jawa Timur, serta menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Ading
Berita Terbaru

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.

Cara Dishub Cegah Jukir Liar di Surabaya, Hasilnya juga Merata

Transparansi jadi salah satu tujuan digitalisasi parkir di Surabaya. Sistem itu tidak hanya berkaitan dengan cara pembayaran, tetapi juga pengawasan transaksi.

Kecelakaan di Tol Surabaya-Mojokerto: Sopir Truk Alpukat Tewas Penumpang Luka Berat

Korban meninggal dan luka dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo.

Pengukuhan dan Muskercab I, PC GP Ansor Kraksaan Minta Pengurus Eksis dan Ayomi Masyarakat

Rahman juga berpesan agar seluruh anggota tidak menyalahi aturan dan koridor yang telah di tentukan sebagai anggota PC GP Ansor Kraksaan.

Proyek Drainase Kelurahan Ancam Pasokan Air Bersih di Surabaya

DPRD Surabaya meminta Pemkot Surabaya memperkuat koordinasi antara kontraktor, kecamatan, kelurahan, dan PDAM Surya Sembada.