Jumat, 05 Jun 2026 21:01 WIB

Jaga Keamanan Nataru, 621 Personel Daop 8 Surabaya Disiapkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 23 Des 2024 09:40 WIB
Daop 8 Surabaya
Daop 8 Surabaya

selalu.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya ratusan personel keamanan untuk Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

Sebanyak pasukan 621 personel itu melakukan apel gelar pasukan angkutan Nataru di halaman Kantor Daop 8 Surabaya pada Jumat (23/12/2024).

Executive Vice President (EVP) KAI Daop 8 Surabaya, Wisnu Pramudyo mengatakan personel itu terdiri  berbagai elemen, termasuk pegawai KAI, anak perusahaan, TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, PMK, BPBD, hingga komunitas pecinta kereta api.

Pasukan ini akan melakukan keamanan di setiap Posko Angkutan Nataru yang berlangsung dari 23 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025.

Wisnu menegaskan bahwa keselamatan merupakan hal terpenting dalam operasional kereta api selama periode Nataru.

“Semua elemen harus disiplin, proaktif, dan berkolaborasi untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi pelanggan. Keselamatan adalah prioritas utama,” ujar Wisnu.

Ia menyebut sebanyak 621 personel keamanan yang terdiri dari 123 Polsuska, 408 petugas keamanan internal, dan 90 personel eksternal dari TNI dan Polri.

Selain itu, 40 petugas ekstra, termasuk pemeriksa jalur dan penjaga pintu perlintasan, juga dikerahkan untuk mengawasi sembilan titik jalur kereta yang menjadi perhatian khusus.

KAI Daop 8 Surabaya memastikan keandalan sarana kereta api melalui ramp check terhadap 56 lokomotif, 370 kereta penumpang, 35 kereta pembangkit, 16 KRD, dan 19 kereta bagasi.

“Kami ingin memastikan setiap kereta beroperasi dalam kondisi prima untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan,” kata Wisnu.

Selain itu, kebersihan area stasiun, ruang tunggu, toilet, dan kereta akan terus dijaga demi kenyamanan penumpang.

Salah satu inovasi layanan selama Nataru adalah pengoperasian Kereta Panoramic yang dirangkaikan dengan KA Mutiara Timur relasi Surabaya Pasar Turi – Ketapang (PP) pada 24 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.

Layanan ini memberikan pengalaman perjalanan yang unik dengan pemandangan langsung ke luar kereta melalui jendela panorama.

Selama masa libur Nataru, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 54 kereta api, termasuk 6 kereta tambahan jarak jauh dan 2 kereta lokal tambahan.

Total tempat duduk yang disediakan mencapai 436.572 kursi, meningkat 3% dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.

KAI Daop 8 Surabaya berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, Basarnas, dan pemerintah daerah, untuk memastikan kelancaran angkutan Nataru.

“Semoga dengan persiapan matang dari seluruh aspek dan kerja keras seluruh insan KAI, kita dapat menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan selama Nataru 2024/2025. Mari kita bersama-sama mewujudkan zero accident,” tutup Wisnu.

Baca Juga: Commuter Line Hari Pertama Lebaran Penuh, Rute Dhoho, Penataran, dan Supas jadi Favorit

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.