Sabtu, 06 Jun 2026 00:11 WIB

Amankan Nataru, Ops Lilin Semeru Ditlantas Siagakan 18 Ribu Personil

Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin
Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin

selalu.id - Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim, menggelar Operasi Lilin Semeru 2024-2025 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 19 Desember 2024 sampai 4 Januari 2025 dengan menerjunkan 18.503 ribu personil.

Pada Ops Lilin Semeru 2024, jumlah personil yang disiagakan sebanyak 18.503 ribu, Polda Jatim sebanyak 950 personel, Polres jajaran 10.236 personel, instansi terkait 7.317, sedangkan yang disiagakan di Pos PAM 150 personil dan Pos YAN 44 personil.

"Pada libur Nataru survey dari Kementrian Perhubungan diprediksi akan ada peningkatan 2,82 persen dari tahun lalu, potensi pergerakan tahun 2025 akan ada 39,30 persen pergerakan sama dengan 110,67 juta pergerakan," kata Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Komarudin kepada selalu.id di Surabaya, Rabu (11/12/2024).

"Pergerakan antar Provinsi diprediksi mencapai 19,84 persen atau 55,86 juta dan dalam Provinsi 19,46 persen atau 54,81 juta," lanjut dia.

Pada libur Nataru, lanjut ia mengatakan, Jatim akan menjadi tujuan tertinggi masyarakat yang akan melaksanakan libur Nataru. Baik yang masuk maupun keluar Jatim, sehingga jajaran Ditlantas mengantisipasi pergerakan masyarakat selama libur Nataru.

Sementara pada obyek pengamanan pada Ops Lilin sebanyak  2.353 objek pengamanan. Diantaranya Gereja sebanyak 1.199, dan sejumlah obyek wisata yang biasa dikunjungi masyarakat baik lokal maupun mancanegara.

"Termasuk juga yang akan kita amankan, daya tarik wisata yang ternyata angkanya berdasarkan catatan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur sebanyak 1.391 terdiri dari daya tarik wisata yang alam, buatan dan budaya, termasuk juga akan kita amankan sebanyak 59 terminal, 7 bandara, Pelabuhan, Stasiun dan yang lain sebagainya," tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa selama libur Nataru daerah rawan bencana juga menjadi atensi dalam operasi lilin Semeru 2025. "Mengingat dari data BMKG kemarin, bahwa prediksi diwaktu selama pelaksanaan operasi, Jawa Timur dalam kondisi cuaca yang hujan lebat, sedang sampai lebat," urainya.

Selain itu juga ada beberapa daerah yang menjadi atensi dalam operasi ini meliputi daerah rawan macet, obyek vital, baik tempat wisata maupun terminal, stasiun, bandara dan pelabuhan.

"Ada satu Jalur tol yang akan difungsionalkan, mudah-mudahan besok itu sudah bisa di gunakan, di tol Gending Kraksaan, Probolinggo. Mudah-mudahan ini juga bisa membantu kelancaran masyarakat dan juga mengurangi volume atau kepadatan pada titik-titik sepanjang jalur yang mengarah ke Banyuwangi dan Bali," pungkasnya.

Baca Juga: Akhir Libur Nataru, Penumpang Tiba Masih Padati Stasiun KA di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.