Selasa, 22 Sep 2026 13:16 WIB

Kunjungi Korban Banjir di Sumatera Utara, Mensos Risma Upayakan Perbaikan Rumah

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 04 Jan 2022 19:13 WIB
Mensos Risma saat membagikan bantuan kepada warga terdampak banjir
Mensos Risma saat membagikan bantuan kepada warga terdampak banjir

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi korban banjir di Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara pada Senin (3/1/2022). Mensos bertolak dari Bandara Juanda Surabaya.

Mensos mendatangi posko pengungsian, mengecek operasional dapur umum, dan mengecek bantuan logistik yang akan diserahkan ke warga. Tampak Mensos membuka bungkusan karung besar berisi berbagai bantuan.

Baca Juga: Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Mensos terlihat membagikan berbagai bantua kepada anak-anak serta warga terdampak korban banjir di sana.

Risma juga melihat kondisi sejumlah rumah warga yang rusak akibat luapan Sungai Sutam itu. Meski banjir telah surut, namun sisa material banjir masih berserakan.

Risma berdialog dengan warga terdampak dan menanyakan apa yang diperlukan untuk memulihkan kondisi mereka pasca banjir menerjang.

"Hayo mau nanya apa?" kata Mensos di Kantor Desa Tanjung Baru, Kecamatan Batang Lubu Sutam, Kabupaten Padang Lawas.

Sejumlah warga terdampak meminta kepada Risma agar ada bantuan perbaikan rumah. Terdapat ratusan rumah yang rusak karena diterjang banjir bandang saat malam pergantian tahun itu.

Risma mengatakan, telah mendorong pemerintah daerah (pemda) untuk segera mengkaji permintaan warga tersebut. Mensos Risma ingin pemda berkonsultasi dengan para akademisi untuk menentukan apakah masih layak membangun rumah di bekas area terdampak banjir bandang itu.

Baca Juga: 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

"Karena kalau dibangun (ulang rumahnya), lalu tiba-tiba kalau ada masalah lagi kan malah bahaya. Apalagi sampai menimbulkan korban," kata Risma.

Risma mengaku tak ingin warga Batang Labu Sutam bernasib serupa dengan warga di daerah lain yang terkena longsor setelah warga daerah itu membangun ulang rumah di lokasi yang sama.

Risma meminta uji kelayakan pembangunan ulang terhadap area terdampak banjir bandang di Batang Labu Sutam.

"Apakah nanti direlokasi atau apa, dilihat nanti kelayakannya. Keputusan apakah perlu atau tidak soal relokasi tidak bisa sekarang," kata dia.

Baca Juga: Gotong Royong Holding Kawasan Industri, SIER Himpun dan Salurkan Bantuan Rp423 Juta untuk Korban Gempa NTT

Mensos meminta hal tersebut dibahas dengan kajian mendalam oleh bupati dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Banjir bandang terjadi akibat luapan Sungai Sutam, Kecamatan Batang Labu Sutam yang terjadi pada pada Jumat (31/12/2021) malam.

Banjir tersebut mengakibatkan 79 unit rumah rusak berat, 51 unit rusak sedang, 56 unit rusak ringan, 12 unit rumah hanyut, dan 1 sekolah rusak berat (Pesantren Nizoumul Hikmah). Bencana mengakibatkan 100 jiwa mengungsi di SD 1 Tanjung Baru dan 200 jiwa mengungsi di Pesantren Babul Hasannah sehingga total pengungsi berjumlah 300 jiwa.

Pada kesempatan itu, secara simbolis Mensos menyerahkan beberapa jenis bantuan logistik. Secara keseluruhan bantuan Kemensos berupa 700 lembar matras, 720 paket makanan siap saji, 100 unit kasur, 8 unit tenda serba guna keluarga, 100 paket popok bayi, dan 100 paket pembalut wanita.

Kemudian juga 40 paket kid ware , 60 food ware , 10 paket perlengkapan dapur keluarga, 150 paket makanan anak, 1 unit tenda merah putih, 10 unit penjernih air. Total nilai bantuan logistik sebesar Rp 782.237.253. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Warga Mengeluh Sesak Napas, Tim Home Care Gerak Cepat Rujuk ke Rumah Sakit di Jember

Dinas Kesehatan bersama tim Home Care tidak akan melepas begitu saja.

Proyek Jembatan Candinegoro, Wabup Mimik Temukan Keterlambatan dan Spesifikasi Teknis

Mimik temukan progres pembangunan baru mencapai sekitar 17 persen.

Kadin Sebut 10 SPPG Bakal Terbit SLHS, Kadinkes Sidoarjo: Baru Dua Lainnya Belum

SPPG lainnya masih harus menyelesaikan perbaikan dan menjalani pemeriksaan sesuai persyaratan yang ditetapkan.

Sembilan Calon Jemaah Umrah PT Annisa Ahmada di Mojokerto Lapor Polisi, Diduga Ditipu

Mereka menuduh adanya dugaan penipuan disertai penggelapan.

Harga Cabai Rawit di Sejumlah Wilayah Indonesia Naik, Ada yang Rp200 Ribu per Kilo

Angka ini sudah meloncat jauh melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) batas atas yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp57.000 per kilogram.

Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

Bagi keluarga Tifa, membeli perlengkapan sekolah baru adalah kemewahan yang belum sanggup dijangkau.