Minggu, 06 Sep 2026 00:34 WIB

SIER Dorong Program Zero Waste dan Gelar Aksi Bersih Sungai Tambak Oso

Karyawan SIER membersihkan sungai
Karyawan SIER membersihkan sungai

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam aksi bersih-bersih Sungai Tambak Oso, yang mengalir melewati kawasan industri SIER. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Surabaya Bergerak Jilid 2, yang bertujuan menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan kota.

Puluhan peserta, termasuk petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, staf Kecamatan Tenggilis Mejoyo, dan karyawan SIER turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hadir di lokasi antara lain Direktur Operasi PT SIER, Lussi Erniawati; Kepala Divisi Manajemen Kawasan SIER, M. Afifuddin; Kepala Departemen TJSL PT SIER, Puspita Ernawati; Kabid Kebersihan dan Pemberdayaan DLH Surabaya, Much Rokim; Camat Gunung Anyar, Ario Bagus Permadi; serta perwakilan dari Kecamatan Tenggilis Mejoyo.

Baca Juga: Gotong Royong Holding Kawasan Industri, SIER Himpun dan Salurkan Bantuan Rp423 Juta untuk Korban Gempa NTT

Selain kegiatan bersih sungai, PT SIER menegaskan komitmennya terhadap lingkungan melalui program Zero Waste to Landfill di TPST Lestari, kawasan industri PIER, Pasuruan. Program ini bertujuan mengurangi sampah yang berakhir di TPA dengan mengelola limbah secara berkelanjutan. Dengan teknologi pemilahan sampah, limbah industri didaur ulang atau dimanfaatkan kembali, mendukung prinsip zero waste di kawasan industri.

Direktur Operasi PT SIER, Lussi Erniawati, menyampaikan bahwa kegiatan bersih-bersih sungai ini tidak hanya mendukung upaya pencegahan banjir di Surabaya Timur dan Selatan, tetapi juga sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan.

Baca Juga: Konsisten Bangun Citra Positif, SIER Raih Penghargaan Indonesia PR Award 2026

“Melalui program Zero Waste to Landfill, kami mendukung pengelolaan limbah yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas air di sekitar kawasan industri. Program ini sejalan dengan SDG's 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi. Kegiatan bersih-bersih sungai ini juga merupakan langkah konkret dalam memastikan kelancaran aliran air guna mengurangi risiko banjir,” jelas Lussi.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dalam forum Green Economy Forum pekan lalu menegaskan pentingnya pengelolaan sampah yang melibatkan berbagai pihak. “Investasi di sektor lingkungan seperti program zero waste dan pengelolaan air berkelanjutan tidak hanya meningkatkan daya saing industri kita tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem di masa depan,” ujar Hanif.

Baca Juga: Bidik Investasi Baru, SIER Promosikan Kawasan Industri kepada 100 Investor Taiwan

Camat Gunung Anyar, Ario Bagus Permadi, menyatakan bahwa aksi ini mencerminkan visi Surabaya sebagai kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan. “Gotong royong adalah kunci dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan, termasuk banjir. Kami sangat mengapresiasi PT SIER yang aktif berkolaborasi untuk menjaga kebersihan di perbatasan Surabaya dan Sidoarjo,” ujarnya.

Dengan melibatkan lintas sektoral, kegiatan bersih-bersih Sungai Tambak Oso ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan air bersih dan sanitasi, tetapi juga berdampak positif terhadap kesehatan masyarakat serta kelestarian ekosistem di kawasan Surabaya dan sekitarnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.