Jumat, 23 Okt 2026 09:25 WIB

Hendak Kabur, Polisi Tembak Pelaku Curanmor di Surabaya

Penangkapan pelaku Curanmor
Penangkapan pelaku Curanmor

selalu.id - Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di Surabaya. Kali ini, seorang pelaku curanmor dilumpuhkan oleh petugas Unit Reskrim Polsek Sukolilo dengan tembakan di kaki saat pelaku berusaha melarikan diri, Kamis (7/11/2024) dini hari. 

Peristiwa penangkapan di Jalan Raya Rangkah Surabaya ini begitu dramatis. Kejadian ini menambah daftar panjang penangkapan pelaku curanmor di kota Surabaya, yang menunjukkan bahwa polisi terus berupaya menekan angka kejahatan di kota Pahlawan ini.

Peristiwa bermula sekitar pukul 03.30 WIB, saat Jamal, bersama rekannya yang bernama BR, melancarkan aksinya di sebuah kos-kosan di Jalan Asem Payung, Sukolilo. Keduanya berhasil menggondol sepeda motor Honda Beat milik Joshua, mahasiswa ITS, yang terparkir di depan kos.

Seperti diketahui, Joshua sendiri saat itu sedang mengerjakan tugas kuliah bersama temannya di dalam kos. "Motor saya memang tidak dikunci stang karena kuncinya rusak. Saya baru tahu kalau motor saya hilang saat polisi datang ke kosan," ujar Joshua saat ditemui di Mapolsek Sukolilo, Kamis (7/11/2024).

Dikatakannya, usai mencuri motor, Jamal dan BR mendorong motor curian tersebut menuju Jalan Kenjeran. Namun, aksi mereka tercium oleh petugas Unit Reskrim Polsek Sukolilo yang sedang berpatroli di sekitar Jalan Ir. Soekarno (MERR).  Terjadilah kejar-kejaran antara polisi dan pelaku.

"Pelaku mencoba kabur saat dihentikan oleh anggota. Akhirnya berhasil dihentikan dan diamankan saat di Jalan Rangkah," terang Kapolsek Sukolilo, Kompol I Made Patera Negara kepada selalu.id.

Demi menghentikan laju pelaku yang mencoba melawan, lanjut Kapolsek mengatakan, polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kanan Jamal.  Jamal akhirnya menyerah dan dilumpuhkan.

"Kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur karena pelaku melawan saat hendak ditangkap," jelas Kompol I Made Patera Negara.

Sementara itu, BR, rekan Jamal, berhasil lolos dan kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).  Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap BR.

"Kami akan terus melakukan pengejaran terhadap BR. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dan waspada terhadap tindak kejahatan, terutama curanmor," tambah Kompol I Made Patera Negara.

Sementara itu, Joshua selaku pemilik motor yang berhasil ditemukan, mengaku lega dan mengucapkan terima kasih kepada Polsek Sukolilo.  "Saya sangat bersyukur motor saya bisa ditemukan. Terima kasih kepada Polsek Sukolilo yang telah bekerja keras menangkap pelaku," ucap Joshua lagi.

Kendati demikian, penangkapan Jamal dan pengejaran BR menjadi bukti komitmen dan kesigapan polisi dalam memberantas kejahatan di Surabaya. Polisi berharap dengan tindakan tegas ini, dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan dan meningkatkan rasa aman di masyarakat.

Baca Juga: Dua Curanmor Dibekuk saat Hendak Beraksi di Mojokerto

Editor : Ading
Berita Terbaru

Tiga Pemuda Bobol 2 Sekolah di Mojokerto, Pelaku Diringkus saat Tidur

Aksi pencurian dengan pemberatan itu terjadi di SDN Mlaten Kecamatan Puri dan TK Jabon Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar.

Top 5 Berita: Perampokan Toko Emas di Jember hingga Santri Terganjal Aturan

Artikel peristiwa dan pemerintahan masih banyak dibaca.

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.