Kamis, 04 Jun 2026 06:54 WIB

Debat Pilgub Jatim: Risma Ungkap Tata Kelola Birokrasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 03 Nov 2024 22:19 WIB
Pasangan Risma-Gus Hans
Pasangan Risma-Gus Hans

selalu.id - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut tiga Tri Rismharini ungkap prioritas program resik di debat kedua yakni soal birokrasi pemerintahan harus akuntabel transparan dan partisipasi layanan lebih dekat masyarakat.

“Jawa Timur sangat luas dan banyak diantaranya banyak daerah yang terpencil. Layanan ini harus bisa didekatkan di tingkat kelurahan kecamatan dan daerah layanan yang dilakukan adalah semua menggunakan teknologi informasi,” kata Risma, saat menyampaikan visi misi di debat kedua, Grand City Surabaya, Minggu (3/11/2024).

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Risma menyebut layanan yang didekatkan tingkat kelurahan dan kecamatan khususnya di desa-desa terpencil agar bisa diakses langsung untuk masyarakat.

“Agar masyarakat mudah melakukan mulai pendaftaran anak sekolah peluang terhadap keluhan terhadap Sakit keluar terhadap layanan-layanan publik itu bisa diakses langsung,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Risma, pemerintah bisa memberikan pertanggungjawaban soal akuntability. Sehingga, bisa menggunakan teknologi informasi agar perizinan selesai.

“Kapan berapa biayanya itu dapat langsung dipantau oleh masyarakat demikian pula bagaimana layanan terutama tentang pengelolaan keuangan yang harus transparan,” terangnya.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Calon Wakil Gubernur nomor urut tiga Gus Hans menambahkan bahwa misi visi di debat kedua ini, dirinya bersama Risma ingin meningkatkan insentif
untuk para aparat yang berprestasi berdasarkan married system.

“Sehingga mereka betul-betul bekerja dengan baik sesuai dengan kapasitasnya dan juga layanan yang maksimal,” tegasnya.

Lebih lanjut Gus Hans menjelaskan dia dan Risma juga berkomitmen jika terpilih. Mereka akan berkantor keliling seluruh Jawa Timur.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

“Ini agar (kantor keliling) mendekatkan diri kita kepada masyarakat semuanya ingat esensi kita adalah melayani masyarakat jangan sampai masyarakat merasa tersulitkan oleh keberadaan birokrasi,” tegasnya.

“birokrasi bukan sesuatu yang menyulitkan tetapi justru harus memudahkan layanan kepada masyarakat dan itu semuanya Insyaallah pasti akan terjadi kalau kita memiliki jiwa yang resik resik resik dan resik,” tambahnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Tersangka merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Tersangka juga tercatat sebagai residivis dalam kasus serupa.