Jumat, 04 Sep 2026 16:15 WIB

Debat Pilgub Jatim: Risma Ungkap Tata Kelola Birokrasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 03 Nov 2024 22:19 WIB
Pasangan Risma-Gus Hans
Pasangan Risma-Gus Hans

selalu.id - Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut tiga Tri Rismharini ungkap prioritas program resik di debat kedua yakni soal birokrasi pemerintahan harus akuntabel transparan dan partisipasi layanan lebih dekat masyarakat.

“Jawa Timur sangat luas dan banyak diantaranya banyak daerah yang terpencil. Layanan ini harus bisa didekatkan di tingkat kelurahan kecamatan dan daerah layanan yang dilakukan adalah semua menggunakan teknologi informasi,” kata Risma, saat menyampaikan visi misi di debat kedua, Grand City Surabaya, Minggu (3/11/2024).

Baca Juga: Turnamen Mini Soccer Piala Bahlil Lahadalia 2026 Segera Dimulai, Golkar Jatim Pastikan Kesiapan 11 Venue

Risma menyebut layanan yang didekatkan tingkat kelurahan dan kecamatan khususnya di desa-desa terpencil agar bisa diakses langsung untuk masyarakat.

“Agar masyarakat mudah melakukan mulai pendaftaran anak sekolah peluang terhadap keluhan terhadap Sakit keluar terhadap layanan-layanan publik itu bisa diakses langsung,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Risma, pemerintah bisa memberikan pertanggungjawaban soal akuntability. Sehingga, bisa menggunakan teknologi informasi agar perizinan selesai.

“Kapan berapa biayanya itu dapat langsung dipantau oleh masyarakat demikian pula bagaimana layanan terutama tentang pengelolaan keuangan yang harus transparan,” terangnya.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

Calon Wakil Gubernur nomor urut tiga Gus Hans menambahkan bahwa misi visi di debat kedua ini, dirinya bersama Risma ingin meningkatkan insentif
untuk para aparat yang berprestasi berdasarkan married system.

“Sehingga mereka betul-betul bekerja dengan baik sesuai dengan kapasitasnya dan juga layanan yang maksimal,” tegasnya.

Lebih lanjut Gus Hans menjelaskan dia dan Risma juga berkomitmen jika terpilih. Mereka akan berkantor keliling seluruh Jawa Timur.

Baca Juga: Kunjungi Lahan Terdampak Kekeringan di Gresik, Mentan Amran Tawarkan Solusi Gak Pake Ribet

“Ini agar (kantor keliling) mendekatkan diri kita kepada masyarakat semuanya ingat esensi kita adalah melayani masyarakat jangan sampai masyarakat merasa tersulitkan oleh keberadaan birokrasi,” tegasnya.

“birokrasi bukan sesuatu yang menyulitkan tetapi justru harus memudahkan layanan kepada masyarakat dan itu semuanya Insyaallah pasti akan terjadi kalau kita memiliki jiwa yang resik resik resik dan resik,” tambahnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.