Rabu, 18 Feb 2026 01:39 WIB

Jelang Pilkada, Polda Petakan Tujuh Daerah Sangat Rawan di Jatim

Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto
Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto

selalu.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur tengah memetakan beberapa daerah rawan konflik, diantaranya terdapat tujuh daerah yang masuk kategori sangat rawan konflik pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 mendatang.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto memaparkan, kategori tersebut sesuai hasil survey Indeks Potensi Kerawanan Pemilu (IPKP) yang dilakukan oleh Ditintelkan Polda Jatim. Penilaian tersebut didasarkan dengan kejadian-kejadian yang pernah terjadi pada pilkada, pileg, bahkan pilpres sebelumnya.

Adapun tujuh daerah sangat rawan tersebut antara lain Kabupaten Bangkalan dengan skor IPKP 9,96, kemudian Pamekasan dengan skor 9,88, kemudian Sumenep dengan skor 9,7, lalu Lumajang dengan skor 10,5, kemudian Situbondo dengan skor 10,12, Lamongan dengan skor 9,74.

"Sampang dengan skor IPKP 10,64 menjadi yang tertinggi. Inventarisasi kejadian terdahulu Pilkada 2018 terdapat pemungutan suara ulang (PSU), kemudian pengerusakan Kantor Panwascam, lalu Pilpres 2019 terjadi pembakaran Mapolsek Tambelangan oleh salah satu simpatisan capres ini tidak boleh terjadi lagi," ujar Imam kepada selalu.id di Surabaya, Kamis (17/10/2024).

Selain itu, lanjut Imam mengatakan, daerah-daerah sangat rawan tadi juga dipengaruhi oleh fanatisme simpatisan. Adapun keterlibatan kepala desa dalam pemilihan, serta masyarakat yang mudah terpengaruhi, dan beberapa lainnya.

Imam juga menegaskan, selain yang terpetakan, perlu adanya kewaspadaan terhadap potensi konflik supporter bola agar tidak dimanfaatkan oleh oknum dalam suasana Pilkada Serentak, serta konflik perguruan pencak silat, dan tetap antisipasi terhadap ancaman penyebaran kelompok intoleran, radikal, dan terorisme yang masih memunculkan hoax dan ajakan mengganggu ketentraman masyarakat.

"Kemudian bencana alam karena bulan November memasuki masa pancaroba. Saya minta selain mengamankan Pilkada juga jangan lengah ketika ada bencana alam yang terjadi mendadak pasukan kita harus siap membantu pihak terkait," tutur mantan Kapolda Kalimatan Timur itu.

Untuk itu, ia menginstruksikan seluruh jajaran Kapolres, Dandim, hingga Kepala Daerah untuk sama-sama menyiapkan upaya antisipasi. Dalam Pilkada Serentak 2024 ini, Imam mengatakan, telah menyiapkan personel sejumlah 26.214 personel dari Polda dan Polres jajaran. Kemudian mendapat back up 8.239 personel TNI, kemudian 120.614 personel Linmas, dan 860 personel dari unsur pemda.

"Selain itu kami telah membentuk tim walpri, termasuk pampri dan pamtub kepada para paslon, termasuk kepada penyelenggara pemilu selama Pilkada 2024. Total 113 personel, kami harap tidak ada gangguan berarti," pungkasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Lumajang

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Penetapan awal Ramadan ini diputuskan dalam sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag), Selasa (17/2/2026).

Hilal Belum Terlihat di Surabaya, Ramadan Kemungkinan Besar Jatuh pada 19 Februari 2026

Secara astronomis, posisi hilal masih berada di bawah ufuk sehingga dinilai mustahil teramati.

Harga Cabai Rawit di Surabaya Tembus Rp100 Ribu per Kilogram, Khofifah Cuma Bilang Begini

Menurutnya, kenaikan harga paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit. Sementara harga sayuran lain relatif stabil.

Polres Sumenep Bongkar Jaringan Pengedar BBM Subsidi Ilegal, 8 Orang Diamankan

Anang menegaskan, pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran.

Pasar Blauran Surabaya Diserbu Pengunjung, Kue Apem-Pastel Laris saat Imlek dan Jelang Ramadan

Pantauan selalu.id di lokasi, deretan lapak kue basah dan aneka jajanan pasar diserbu pembeli. Kue apem, pastel, hingga kue keranjang menjadi buruan utama.

Jawa Timur Gelar Rukyatul Hilal Awal Ramadan 1447 H di 21 Titik Lokasi

Pengamatan dilakukan saat matahari terbenam (ghurub) hingga beberapa saat setelahnya di sejumlah titik strategis.