Selasa, 03 Feb 2026 20:12 WIB

Kebakaran Lift JPO Delta Surabaya Terekam CCTV, Ternyata ini Penyebabnya!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 08 Okt 2024 16:47 WIB
Penyidikan Rekaman CCTV kebakaran JPO Delta
Penyidikan Rekaman CCTV kebakaran JPO Delta

selalu.id -Penyebab kebakaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Delta Plaza Surabaya terjadi pada, Sabtu (5/10/2024) lalu, ternyata bukan karena korsleting listrik, melainkan diduga sengaja dibakar oleh seorang anak dibawah umur.

Hal itu terungkap saat PT Warna Warni melakukan investigasi mandiri dengan melihat rekaman CCTV. Pohaknya mencurigai gerak gerik seorang remaja tersebut yang beberapa kali mondar mandiri di lokasi JPO Delta Surabaya di Jalan Pemuda.

“Kebakaran dari lift JPO pemuda dari hasil investigasi mandiri kami bukan karena konsleting listrik, tapi ada faktor eksternal. Dari hasil CCTV terlihat anak di bawah umur,” kata Humas PT Warna Warni Dinar Aisyah, saat press conference di Diskominfo Surabaya, Selasa (8/10/2024).

Dinar menjelaskan setelah kebakaran itu, pihaknya melakukan pengecekan lift JPO tersebut. Hasilnya, ditemukan sebuah panel lift ada bekas kertas rokok yang terbakar.

“Diduga kuat dikarenakan adanya perbuatan kriminal yang sangat disayangkan adalah dari seorang anak di bawah umur, yang terindikasi melakukan perbuatan terencana, dengan cara merusak panel kontrol lift,” jelasnya.

Melalui rekaman CCTV, kata Dinar, aksi membakar lift yang dilakuka remaja berisinial MI (15) itu dengan cara mengikat kawat pada lift. Kemudian, menggajal pintu lift, lalu membakar kertas bungkus rokok di dalam panel kontrol lift

“Barang bukti yang dibawa anak tersebut dan CCTV kami. Ada rokok, kawat, dan CCTV terlihat mondar mandir, naik turun, mencongkel,” ujarnya.

Petugas security sekitar akhirnya berhasil mengamankan remaja tersebut pada malam harinya. Lalu dibawa ke kantor Warna Warni untuk dinterogasi, kemudian diserahkan ke kepolisian Polsek Genteng.

“Untungnya ketika ditangkap dia belum sempat melakukan apapun, dikejar, diamankan ke kantor kami, tidak diapa-apakan. Kita serahkan ke polsek,” jelasnya.

Ia juga menyebut barang bukti  yang pihaknya didapar dari remaja tersebut berupa 3 kartu ATM jenis platinum di dalam dompetnya, sejumlah rokok, dan Kartu keluarga (KK).

Kagetnya lagi, lanjut Dinar, dari pengakuan remaja MI itu mengaku melakukan perbuatan kriminal karena disuruh salah orang dewasa yang bernama Agus. Namun, dia tidak menjelaska detail siapa ciri-ciri Agus.

“Pengakuan saudara MI, bahwa tindakan ini dilakukan atas dasar adanya suruhan dari seseorang dewasa dengan barang bukti rokok, tiga kartu ATM dengan jenis platinum dan kartu keluarga," tuturnya.

 "Yang kami tidak habis pikir, disini sebuah Aset negara berupa fasilitas umum IPO dan Lift yang tujuan pembangunannya diperuntukkan untuk para disabilitas, para lansia, ibu hamil dan masyarakat umum lainnya demi memberi keamanan dan kenyamanan, namun justru ada pihak yang tidak bertanggung jawab melakukan tindakan yang merusak dan dapat membahayakan keselamatan masyarakat," pungkasnya. 

Sementara itu, Kapolsek Genteng Kompol Bayu Halim Nugroho membenarkan pelaporan tersebut. Saat ini pihakknya tengah melakukan pengembangan.

"(Kasus) masih pengembangan mbak," ujar Bayu.

Baca Juga: Tempat Biliar di Nginden Surabaya Terbakar, Api Diduga dari Ruang VIP

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global.