Jumat, 04 Sep 2026 19:16 WIB

Paripurna Digelar, Musyafak Rouf Resmi Ketua DPRD Jatim

Paripurna DPRD Jatim
Paripurna DPRD Jatim

selalu.id - Dinamika politik di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur periode 2024-2029, lagi-lagi masih dihadapkan pada sejumlah hambatan, utamanya terkait dengan penetapan pimpinan definitif.

Hingga kini, dua partai besar yakni Gerindra dan PDI Perjuangan yang belum juga menyerahkan nama calon pimpinan mereka untuk mengisi daftar calon pimpinan di DPRD Jatim. Sehingga, dengan molornya hal tersebut, menyebabkan proses ini tertunda lebih lama dari yang diharapkan.

Seperti diketahui, dalam agenda rapat paripurna yang digelar DPRD Jatim pada Senin (30/9/2024), telah menetapkan Musyafak Rouf dari PKB sebagai Ketua DPRD Jatim, dan Blegur Prijanggono dari Golkar sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur.

Sementara, Sekretaris DPRD Jawa Timur, M Ali Kuncoro mengatakan, bahwa keterlambatan penetapan Ketua dan wakil DPRD Jatim ini, dikarenakan molornya beberapa partai besar yang belum menyerahkan daftar nama calon pimpinan (definitif) kepada pihak DPRD Jatim.

Ali Kuncoro juga menyebut, bahwa dari Partai PDI Perjuangan sampai saat ini masih belum menyerahkan, dan partai Demokrat sendiri menyerahkan daftar nama calon pimpinan definitif sehari sebelum digelarnya Paripurna DPRD Prov. Jatim.

"Tidak harus lengkap, melainkan satu pun bisa masuk. Terakhir tadi malam itu partai Demokrat. Jadi yang pertama masuk itu Golkar, terus PKB, dan Demokrat. Namun, yang belum sampai saat ini yaitu PDI Perjuangan dan Gerindra," ujar M Ali Kuncoro kepada selalu.id saat ditemui di Gedung DPRD Jatim, Senin (30/9/2024).

Disisi lain, Ketua DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad juga menjelaskan, bahwa beberapa hari lalu partainya sedang dalam tahap akhir untuk menyerahkan nama calon pimpinan DPRD. Dan nama Alvis dan Dayat juga sudah di kunci

"Partai juga sudah mengusulkan dua nama, Alvis dan Dayat, ke DPP. Insya Allah dalam satu atau dua hari ke depan, keputusan final akan keluar," ungkap Sadad.

Di sisi lain, PDI Perjuangan yang juga belum menyelesaikan proses penetapan calon pimpinan, mengatakan bahwa semua masih dalam pembahasan di tingkat pusat. "Keputusannya ada di DPP, jadi kami menunggu. Begitu ada keputusan, pasti akan kami sampaikan," ujar Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari.

Oleh karena itu, lanjut Ali Kuncoro mengatakan, pihaknya tidak akan menunggu terlalu lama untuk melakukan paripurna. Pasalnya, jika tidak segera dibentuk Ketua dan Wakilnya, maka fungsi DPRD Jatim ini tidak akan bisa segera mungkin berjalan.

"Mau tidak mau, paripurna ini harus segera mungkin digelar. Karena ini sudah terlalu lama molornya," tutupnya.

Baca Juga: KUA-PPAS Sidoarjo 2026 Digedok, Belanja Daerah Turun Rp102,78 Miliar

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.