Selasa, 21 Jul 2026 04:36 WIB

Paripurna Digelar, Musyafak Rouf Resmi Ketua DPRD Jatim

Paripurna DPRD Jatim
Paripurna DPRD Jatim

selalu.id - Dinamika politik di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur periode 2024-2029, lagi-lagi masih dihadapkan pada sejumlah hambatan, utamanya terkait dengan penetapan pimpinan definitif.

Hingga kini, dua partai besar yakni Gerindra dan PDI Perjuangan yang belum juga menyerahkan nama calon pimpinan mereka untuk mengisi daftar calon pimpinan di DPRD Jatim. Sehingga, dengan molornya hal tersebut, menyebabkan proses ini tertunda lebih lama dari yang diharapkan.

Seperti diketahui, dalam agenda rapat paripurna yang digelar DPRD Jatim pada Senin (30/9/2024), telah menetapkan Musyafak Rouf dari PKB sebagai Ketua DPRD Jatim, dan Blegur Prijanggono dari Golkar sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur.

Sementara, Sekretaris DPRD Jawa Timur, M Ali Kuncoro mengatakan, bahwa keterlambatan penetapan Ketua dan wakil DPRD Jatim ini, dikarenakan molornya beberapa partai besar yang belum menyerahkan daftar nama calon pimpinan (definitif) kepada pihak DPRD Jatim.

Ali Kuncoro juga menyebut, bahwa dari Partai PDI Perjuangan sampai saat ini masih belum menyerahkan, dan partai Demokrat sendiri menyerahkan daftar nama calon pimpinan definitif sehari sebelum digelarnya Paripurna DPRD Prov. Jatim.

"Tidak harus lengkap, melainkan satu pun bisa masuk. Terakhir tadi malam itu partai Demokrat. Jadi yang pertama masuk itu Golkar, terus PKB, dan Demokrat. Namun, yang belum sampai saat ini yaitu PDI Perjuangan dan Gerindra," ujar M Ali Kuncoro kepada selalu.id saat ditemui di Gedung DPRD Jatim, Senin (30/9/2024).

Disisi lain, Ketua DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad juga menjelaskan, bahwa beberapa hari lalu partainya sedang dalam tahap akhir untuk menyerahkan nama calon pimpinan DPRD. Dan nama Alvis dan Dayat juga sudah di kunci

"Partai juga sudah mengusulkan dua nama, Alvis dan Dayat, ke DPP. Insya Allah dalam satu atau dua hari ke depan, keputusan final akan keluar," ungkap Sadad.

Di sisi lain, PDI Perjuangan yang juga belum menyelesaikan proses penetapan calon pimpinan, mengatakan bahwa semua masih dalam pembahasan di tingkat pusat. "Keputusannya ada di DPP, jadi kami menunggu. Begitu ada keputusan, pasti akan kami sampaikan," ujar Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari.

Oleh karena itu, lanjut Ali Kuncoro mengatakan, pihaknya tidak akan menunggu terlalu lama untuk melakukan paripurna. Pasalnya, jika tidak segera dibentuk Ketua dan Wakilnya, maka fungsi DPRD Jatim ini tidak akan bisa segera mungkin berjalan.

"Mau tidak mau, paripurna ini harus segera mungkin digelar. Karena ini sudah terlalu lama molornya," tutupnya.

Baca Juga: Penebangan Hutan Ilegal Picu Risiko Karhutla, Anggota DPRD Jatim Minta Pengawasan Diperketat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.