Rabu, 22 Jul 2026 17:10 WIB

Maju Pilkada Pasuruan, Wardah Mundur dari Komisaris Independen PT SIER

Wardah Nafisah, komisaris independen PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER)
Wardah Nafisah, komisaris independen PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER)

selalu.id - Wardah Nafisah, komisaris independen PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menyatakan diri untuk mundur dari jajaran komisioner untuk mengikuti kontestasi Pilkada Pasuruan 2024. Wardah telah mengabdi menjadi komisaris independen PT SIER selama dua tahun sejak September 2022 pun dilepas dengan bangga oleh PT SIER.

Acara pelepasan dilakukan di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) yang merupakan kawasan industri di bawah manajemen PT SIER, pada Sabtu (21/9/2024). Hadir dalam acara itu Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono dan Komisaris Utama PT SIER, Suwartomo.

Dalam kesempatan itu, Wardah mengungkapkan terima kasihnya atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya selama dua tahun, untuk mengabdikan diri di PT SIER dengan ikut meningkatkan investasi dan lapangan kerja.

“Terima kasih telah diberikan kesempatan untuk mengabdi dan berkontribusi di PT SIER. Saya banyak kekurangan, banyak yang tidak saya ketahui. Untuk itu sebuah kehormatan bagi saya bisa belajar banyak dengan orang-orang hebat di SIER selama dua tahun ini. Disini saya adalah murid, banyak belajar dengan insan SIER utamanya dengan direksi dan komisaris,” ungkapnya.
 
Wardah juga menceritakan peran dan pengalamannya selama menjabat sebagai komisaris independen sejak 2022 lalu, di mana ia fokus mengawasi dan memantau kinerja perusahaan, terutama dalam manajemen risiko.

“Menjadi komisaris independen di PT SIER telah memberi saya banyak pengalaman berharga. Terutama dengan keberadaan anak perusahaan, PIER, yang menciptakan ikatan emosional tersendiri bagi saya. Saya akan membawa banyak hikmah dari masa tugas ini untuk masa depan,” tambahnya.

Selain itu, Calon Wakil Bupati (Cabup) Pasuruan itu juga menyoroti tantangan dalam kemudahan berbisnis di Pasuruan, yang menurutnya masih kurang memadai dalam hal infrastruktur yang mendukung investasi.

Ia berharap agar ke depannya, kemudahan berusaha, bekerjasama dengan perusahaan negara, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat lebih dioptimalkan. “Kolaborasi yang baik, terutama dengan perusahaan negara, bisa menciptakan simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan,” ungkapnya.

Menurut Wardah, pemerintah memiliki peran sangat penting untuk memfasilitasi kemudahan berusaha dan investasi untuk pertumbuhan ekonomi. "SIER sebagai kawasan industri milik pemerintah yang sangat membantu menciptakan investasi yang muaranya dapat menciptakan lapangan kerja," tandasnya.

Sementara itu, Dirut PT SIER Didik Prasetiyono menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kontribusi Wardah selama menjabat komisaris independe PT SIER. Ia mengakui Wardah telah membawa dampak positif bagi kemajuan perusahaan.

Selama dua tahun mengabdi di SIER, lanjut Didik, Wardah telah membangun iklim investasi yang baik, memberikan saran kemudahan investasi dan ikut menciptakan lapangan pekerjaan yang cukup besar.

“Bu Wardah telah berperan aktif dalam memberikan pengawasan, saran dan masukan dalam mengembangkan kawasan industri. Hal itu terbukti dengan masuknya investasi di PIER yang merupakan investasi terbesar sepanjang 50 tahun SIER berdiri. Yakni perusahaan dari Korea Selatan KT&G dengan nilai investasi mencapai Rp6,9 triliun,” ungkap Didik.

Dengan masuknya KT&G di PIER ini, mampu menciptakan lapangan kerja baru mencapai 1.200 orang untuk warga Pasurudan dan sekitarnya.

Salah satu kontribusi besar Wardah lainnya, kata Didik, adalah pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Lestari yang berkapasitas mencapai 30 ton per hari. TPST Lestari dengan konsep zero waste to landfill ini merupakan yang pertama di Indonesia yang ada di kawasan industri.

Didik menjelaskan, pengelolaan sampah zero waste to landfill adalah konsep pengelolaan limbah di mana tidak ada sampah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir (landfill). Dalam pendekatan ini, semua limbah diupayakan untuk didaur ulang, digunakan kembali (reuse), atau diolah untuk menghasilkan energi sehingga tidak ada yang dibuang langsung ke tanah. Seperti digunakan untuk pupuk organik, pakan magot dan barang daur ulang lainnya.
 
“Prinsip ini sejalan dengan konsep green industry yang bertujuan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, menghemat sumber daya alam, dan mendukung keberlanjutan. Konsep ini juga sering diterapkan dalam industri dan bisnis yang berkomitmen untuk mengurangi limbah dan memaksimalkan efisiensi penggunaan material,” ungkapnya.

Komisaris Utama PT SIER, Suwartomo juga memberikan apresiasi atas dedikasi yang telah diberikan Wardah selama menjadi komisaris independen PT SIER.

“Kami mewakili dewan komisaris menyampaikan terima kasih kepada Ibu Wardah Nafisah yang telah bergabung dengan SIER selama dua tahun terakhir. Banyak inovasi dan kontribusi dari Ibu Wardah berikan sehingga meningkatkan kinerja SIER,” ujarnya.

Sesuai aturan pilkada, Wardah yang menjadi pejabat publik dengan menduduki komisaris independen perusahaan BUMN harus mengundurkan diri jika menjadi peserta pilkada. Wardah merupakan lulusan Master of Business Administration (MBA) dari Coventry University of London.

Wardah juga merupakan cucu ulama terkenal di Jawa Timur yakni almarhum KH Abdul Hamid Pasuruan dan putri dari KH Idris Hamid.

Baca Juga: Kinerja SIER Melaju Impresif, Laba Bersih Naik 56 Persen dan Dividen Terus Meningkat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.