Selasa, 08 Sep 2026 16:24 WIB

Diperiksa Soal Dana Erupsi Semeru, Cak Thoriq: Kampanye Tetap Jalan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 04 Sep 2024 15:01 WIB

Selalu.id - Mantan Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyebut pemeriksaan dirinya terkait dugaan dana Erupsi Semeru, tidak menganggu pencalonannya sebagai Bakal Calon Bupati Lumajang.

Diketahui mantan Bupati Lumajang periode 2018-2023 itu maju kembali ke Pilbub 2024. Thoriqul Haq maju bersama pasangannya Lucita Izza Rafika.

Baca Juga: Urai Macet di Jalur Ketapang, Ditlantas Polda Jatim Terjunkan 60 Personel dan Puluhan Motor Patroli

Kini dia dipanggil Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan dana kebencanaan bantuan gunung Semeru, di Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Selasa (3/9/2024).

Ia menegaskan kalau pemanggilan ini tidak menganggu pencalonannya. “Ndak ada, baik-baik semua. Yo kampanye tetep jalan. Iki mau teko rodok sore karena kampanye,” kata Thoriq, usai keluar dari gedung Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Jawa Timur.

Cak Thoriq sapaan akrabnya menyebut penerimaan donasi Erupsi Semeru yang 2021-2022. Hal itu banyak menerima dana tersebut adalah lembaga bantuan.

Kata dia, lembaga yang diduga menerima dana bantuan tersebut yaknii salah satunya, Baznas, Pramuka, NGO, LSM.

Baca Juga: Sidak Pasar Surabaya, Satgas Pangan Polda Jatim Temukan Komoditas Dijual di Atas HET

“Yang menrima bantuan yang tadi satu demi satu diuraikan itu adalah soal bantuan yg ditrima oleh lembaga-lembaga itu,” ujarnya.

Ia menegaskan kalau pihak Pemkab Lumajang tidak mengelola dana bantuan kebencanaan tersebut. “Nggak donasinya ke lembaga-lembaga itu. Uang ndak dikelola Pemkab,” terangnya.

Politisi PKB itu menerangkan bahwa Pramuka menerima bantuan miliaran. Tetapi, ia mengaki Pemkab Lumajang tidak mendapat laporan dana secara utuh operasional untuk apa saja dana kebencanaan tersebut. 

Baca Juga: Pencuri Truk di Pabrik Gula Jatiroto Lumajang Sudah Tertangkap, Ini Tampangnya

“Jadi membuka donasi begitu saja. Saya juga tadi ssmpaikan lembaga-lembaga itu sebagian itu tidak melaporkan kepada pemerintah, kepada masyarakat secara umum,” jelasnya.

Misalnya Pramu, lanjut Cak Thoriq, semenjak dia menangani Erupsi Semeru hingga tuntas. Ia mengaku tidak sama sekali menerima laporan donasi dari pramuka.

“Saya tidak menerima laporan berapa pramuka menerima donasi, dari sekian banyak data awal memang milyaran. Itu yang menjadi obrolan. Sekarang dilanjutkan,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Wanita Muda Tewas Tertabrak Truk di Mojokerto, Ini Namanya

Jasad korban langsung dievakuasi petugas ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari. Dan saat ini, polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan.

Didemo Gempar Jatim soal Air Mampet, PDAM Surabaya Cuma Jawab Begini

Tak hanya persoalan aliran air yang mampet, warga juga kerap diresahkan dengan kualitas air yang berbau menyengat dan berbusa.

Wujud Penghormatan Pejuang, Wabup Mimik Serahkan Bansos ke Ratusan Warakawuri di Sidoarjo

Penyaluran bansos ini bukan sekadar bentuk dukungan sosial biasa, melainkan wujud penghormatan mendalam bagi keluarga yang mengawal sejarah perjuangan bangsa.

Kabar Baik! 8.190 PPPK Paruh Waktu Jember Diperpanjang, Siap Dialihkan jadi Penuh Waktu

Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian masa depan bagi para pegawai, dan berdampak pada pelayanan publik.

Penguatan Trantibum Linmas, Wali Kota Mojokerto ajak Warga Hidupkan Kembali Poskamling

Keberadaan siskamling dan poskamling adalah bagian penting dari penguatan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat atau Trantibum Linmas.

Penjelasan PDAM Soal Air Baku Kali Surabaya yang Kini Keruh dan Berbau

Terkait insiden pencemaran terbaru, Louis mengaku belum mengetahui detail parameter polutan maupun kelas air yang diterima karena hasil lab belum diketahui.