Senin, 19 Okt 2026 21:14 WIB

Anggota Satpol PP Surabaya Dikeroyok Massa Balap Liar, Begini Kronologinya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 03 Sep 2024 14:04 WIB
Kasatpol PP Surabaya M Fikser
Kasatpol PP Surabaya M Fikser

selalu.id - Dua insiden kekerasan menimpa anggota Satpol PP Kota Surabaya dalam dua malam. Insiden tersebut melibatkan pengeroyokan dan pemukulan terhadap anggota Satpol PP yang sedang menjalankan tugas menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser mengatakan bahwa insiden pertama terjadi di Kecamatan Dukuh Pakis, tepatnya di Jalan KH Abdul Wahab Siamin depan Mal Golden City (Goci) pada Jumat (30/8/2024) malam.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

"Pada malam itu, anggota Satpol PP Dukuh Pakis melakukan patroli setelah menerima laporan dari warga terkait seringnya lokasi tersebut dijadikan arena balap liar sepeda angin dan terindikasi ada taruhan," kata Fikser, Selasa (3/9/2024).

Setelah membubarkan kegiatan balap liar, para pelaku justru kembali dan menyerang anggota Satpol PP. Akibatnya, dua anggota Satpol PP menjadi korban pengeroyokan, sementara mobil patroli mereka juga dilempari batu.

Fikser menegaskan bahwa kasus pengeroyokan tersebut, sudah dilaporkan ke Polsek Dukuh Pakis, Polrestabes Surabaya untuk ditindaklanjuti.

"Kami sudah lapor dan semua proses sudah dibawa ke Polsek Dukuh Pakis. Semoga yang melakukan pengeroyokan terhadap anggota kami bisa diproses," ujarnya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Sedangkan insiden kedua terjadi di wilayah Pasar Keputran Surabaya pada Sabtu (31/8/2024) malam. Saat melakukan giat rutin penertiban, anggota Satpol PP Surabaya menjadi korban pemukulan.

"Kejadian di Pasar Keputran juga sudah kami laporkan ke Polsek Tegalsari. Itu korbannya satu anggota Satpol PP," ungkap Fikser.

Meski pelaku pemukulan di Pasar Keputran sudah diamankan dan mengajukan permohonan maaf, Fikser menegaskan bahwa proses hukum akan tetap dilakukan jika insiden serupa terulang di kemudian hari.

"Sudah ada penyesalan dan permohonan maaf dari pelaku, kemudian ini kita selesaikan bersama. Tetapi bila ini kejadian lagi, pasti proses hukum," tegasnya.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya itu menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian untuk mendukung giat Satpol PP pada malam hari. Hal ini diharapkan agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

"Secara keseluruhan kami sudah koordinasi dengan Polrestabes Surabaya terkait kegiatan-kegiatan yang dilakukan Satpol PP terkait ketertiban umum," tutupnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.

SIER Unjuk Gigi di SPARK 2026 Malaysia, Buka Peluang Investasi Global ke Jawa Timur

Momen ini, SIER memboyong dua kawasan industri unggulannya, yakni kawasan SIER di Surabaya dan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan.

Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Zaini mengaku bersyukur karena keluarganya tidak harus memikirkan biaya transportasi, mulai dari proses mendapatkan pelayanan kesehatan hingga kembali ke rumah.