Kamis, 03 Sep 2026 14:18 WIB

Selain Cuti, Eri-Armuji Janji Tak Gunakan Fasilitas Negara saat Kampanye

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 30 Agu 2024 14:47 WIB
Eri Cahyadi saat diarak menuju kantor KPU Surabaya
Eri Cahyadi saat diarak menuju kantor KPU Surabaya

selalu.id - Petahana Eri Cahyadi menyebut dirinya bakal mulai cuti dari Wali Kota Surabaya setelah ditetapkan menjadi Calon Wali Kota Periode 2024-2029 pada Pilwali Surabaya pada 25 September 2024, nanti.

"Kalau cuti kita baru setelah ditetapkan, tanggal 25 Septeber sampai 23 November 2024," kata Eri, Rabu (28/8/2024).

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Eri pun berjanji setelah ditetapkan menjadi calon Wali Kota Surabaya, dirinya bersama Armuji tak akan lagi menggunakan fasilitas negara.

"Nanti setelah ditetapkan, jangan sampai pakai fasilitas daerah. Karena itu saya dan cak Ji tidak pernah tinggal di rumah dinas, karena itu adalah rumahnya negara. Kalau tidur kita di rumah sendiri," tegasnya.

Baca Juga: Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

Bahkan, orang nomor satu di Surabaya itu akan mengembalikan fasilitas kendaraan dinas di masa kampanye pada 25 September hingga 25 November 2024.

Sehingga ini adalah nanti kita tidak akan menggunakan rumah dinas, mobil dinas juga kita kembalikan selama masa kampanye nanti, tgl 25 sept sampai 23 nov

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

"Insha Allah memang bagaimanapun gak boleh dicampur, kalau kami jadi wali kota dan wakil wali kota itu mendapatkan fasilitas. Tapi ketika kami bakti diluar tanggungan negara, maka fasilitas itu kami tidak akan gunakan," jelasnya.

"Makanya saya sampaikan, ada yang bilang, biasanya rumah dinas digawe, (saya bilang) rumah dinas tidak pernah kami tempati, rumah dinas itu untuk rapat, kalau tempat tinggal kami ada di rumah pribadi," tambahnya lagi.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.