Rabu, 22 Jul 2026 04:09 WIB

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, PGN SOR III Luncurkan Program SEHATI

Program Sehati PGN
Program Sehati PGN

selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) SOR III meluncurkan program SEHATI PGN (Sehat dan Harmoni Indonesia bersama PGN), sebuah inisiatif bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat di Sidoarjo. Program ini mencakup berbagai kegiatan kesehatan yang ditujukan untuk kelompok rentan dan balita stunting.

Kegiatan pertama dalam rangkaian program ini dilaksanakan pada Jumat, 16 Agustus 2024, dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita stunting di Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon. Desa ini dipilih berdasarkan data dan program dari pemerintah, yang menunjukkan bahwa Desa Tambak Kalisogo merupakan salah satu lokus stunting dengan angka stunting yang masih cukup tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Jabon, dan difokuskan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian balita melalui pemberian paket gizi seimbang.

“Kami bekerja sama dengan Puskesmas Jabon untuk memastikan bahwa bantuan yang kami berikan tepat sasaran dan efektif dalam mengurangi angka stunting di desa ini. Dengan adanya PMT, kami berharap dapat mendukung tumbuh kembang balita yang lebih optimal,” ungkap Mohammad Makki selaku Area Head Sidoarjo.

Program SEHATI PGN dilanjutkan pada Senin, 19 Agustus 2024, dengan pemeriksaan kesehatan gratis untuk kelompok rentan, khususnya lansia, di Desa Kedungturi, Kecamatan Taman. Pemeriksaan ini mencakup pengecekan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, serta konsultasi medis terhadap lebih dari 150 peserta. Bidan Desa, Lina Beauty, turut menyampaikan apresiasinya atas kerja sama pelaksanaan kegiatan ini.

Menurut Makki, dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat yang mungkin sulit mendapatkan akses layanan kesehatan bisa memperoleh pemeriksaan dan edukasi kesehatan secara langsung dan gratis.

Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan pelatihan edukasi pola asuh dan pemberian gizi pada Selasa, 20 Agustus 2024, di Desa Tambak Kalisogo, Kecamatan Jabon. Pelatihan ini ditujukan untuk orang tua balita stunting, dengan tujuan meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya pola asuh yang baik dan pemberian gizi seimbang.

Program SEHATI PGN adalah langkah nyata PGN dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam hal kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan terlaksananya program ini, PT PGN SOR III berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan menjadi mitra yang andal dalam mendukung kesejahteraan bersama.

Baca Juga: Ketika Warga Tarakan Puas dengan Layanan Jargas: Aliran Lancar, Penggunaan Hemat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.