Selasa, 21 Jul 2026 21:13 WIB

Usai Digeledah KPK, Anggota DPRD dan Bacabup Bangkalan Mahfud Nyatakan Mundur

Mahfud, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur
Mahfud, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur

selalu.id - Menjelang Pilkada serentak 2024 para tokoh berpengaruh dari semua kalangan sudah mulai bermunculan ke publik. Termasuk Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Mahfud yang sempat digadang-gadang maju sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup) Bangkalan 2024 mendatang.

Kendati demikian, Jumat sore (12/7/2024) setelah melalui beberapa pertimbangan Mahfud yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur resmi menyatakan mundur dari bursa kontestasi Pilkada Kabupaten Bangkalan sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup).

"Atas nama pribadi sejak saat ini saya menyatakan mundur dari kontestasi Pilkada Kabupaten Bangkalan. Saya tidak mau permasalahan yang saya hadapi saat ini ikut mencoreng nama baik Bangkalan," ucap Mahfud, usai menggelar doa bersama di kediamannya Perumahan IMC Bangkalan.

Bahkan, Politisi PDI Perjuangan yang kembali terpilih menjadi anggota DPRD Jawa Timur di periode mendatang itu juga menyampaikan pengunduran dirinya sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur 2024-2029 ke partainya.

"Ini semua saya lakukan dan putuskan dari hati yang paling dalam karena saya juga tidak ingin mencoreng institusi kami yaitu lembaga DPRD di Jawa Timur," terangnya.

"Namun, keputusan terakhir nanti partai yang akan menyampaikan, dan kami mohon sambung doanya kepada semua teman-teman, mudah-mudahan saya bisa menjalani semua permasalahan yang sedang dihadapi dengan sabar dan ikhlas," imbuhnya.

Disinggung terkait adanya penggeledahan oleh KPK beberapa waktu lalu. Mahfud membenarkan bahwa tempat tinggalnya didatangi KPK. Namun, yang perlu diluruskan menurut Mahfud uakni, adanya beberapa rumor yang ramai diperbincangkan masyarakat bahwa dirinya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Itu tidak benar. Yang katanya apa ya, penggeladahan begini dan begitu itu enggak benar, Petugas KPK datang dengan baik-baik dan santun," jelasnya.

Dijelaskannya, saat petugas KPK datang kerumah Mahfud, dirinya sengaja meminta izin kepada petugas KPK untuk mengeluarkan istri dan anaknya. Hal itu, ia lakukan guna menjaga mental psikologi anak dan istrinya. Mahfud juga berterima kasih kepada petugas KPK yang sudah melakukan tugasnya dengan baik dan santun.

"Saya waktu itu ada di rumah, Petugas KPK itu ya datang dengan baik-baik, bahkan sebelum mereka masuk ke rumah, saya minta izin untuk tidak masuk dulu, karena saya ingin mengeluarkan istri dan anak saya, petugas KPK mengizinkan, baru setelah keluar saya persilahkan masuk," tutupnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Editor : Ading
Berita Terbaru

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.