Selasa, 20 Okt 2026 23:01 WIB

Kejutan Akhir Juli, PDIP Siapkan Penantang Khofifah-Emil di Pilgub Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Jul 2024 16:56 WIB
Sekretaris DPW PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno
Sekretaris DPW PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno

selalu.id - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memberi sinyal akan membeberkan siapa kadernya yang bakal menjadi penantang Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak di Pilgub Jatim.

Sekretaris DPW PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno menyebut pengumuman Bakal Calon Gubernur atau Bakal Calon Wakil Gubernur Jatim dilaksanakan akhir Juli 2024 nanti.

“Tunggu akhir Juli ya,” kata Untari, usai acara Kelompok Kerja Wartawan Grahadi (Pokja Grahadi) menggelar Bincang Politik Pilgub Jatim 2024 Mencari Penantang Khofifah - Emil' di Hotel Kampi Surabaya pada Rabu (10/7/2024).

Untari menjelaskan bahwa pihaknya masih fokus mengurus Pilkada Jatim Kabupaten/Kota. Ia menilai dinamika Pilkada di Kabupaten Kota butuh kajian dan sangat hati-hati sertai teliti.

“Kita mendengarkan suara masyarakat, mendengarkan suara internal partai, suara akademisi. Semuanya kita dengerin, jadi ini proses yang cukup berat di partai karena bareng di 38 kabupaten/kota,” ujarnya

“Kalau dulu kan ada satu, dua, tiga, kemudian separuh saja 18. Sekarang saja langsung 38 (pemilihan), 39 dengan gubernur. Sehingga fokus kami menyelsaikan kabupaten/kota,” lanjutnya.

Ia jug memberi sinyal  bahwa partainya menyiapkan penantang bagi petahana. Ia menegaskan kalau PDIP tidak kurang kader untuk bisa maju di Pilgub Jatim 2024. Untari menyebut nama menteri dari PDIP. Seperti halnya Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

"Di PDIP itu tidak kurang figur. Saya ada banyak pertanyaan kok gak Bu Risma? Memang dari 2018 surveinya tinggi. Tapi waktu itu beliau masih ingin meneruskan di Wali Kota Surabaya," ujarnya.

Nah, saat ini nama Risma kembali muncul jelang Pilgub Jatim 2024. Bahkan, Wali Kota Surabaya periode 2010 - 2020 tersebut dikaitkan dengan mantan Ketua PWNU Jatim, KH Marzuqi Mustamar.

Selain nama-nama menteri dari PDIP yang memiliki potensi untuk maju Pilgub Jatim 2024, Untari juga menyebut nama anggota DPR RI seperti Krisdayanti dan Ahmad Basarah. "Di DPR kita PDIP ada Mbak Krisdayanti, atau juga ada Pak Basarah," katanya.

Terlepas dari itu semua, Untari menyampaikan kalau PDIP Jatim menunggu arahan langsung dari DPP PDIP yang merujuk pada hak prerogatif yang akan diambil oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Karena, Jatim merupakan provinsi yang strategis bagi PDIP.

"Kongres PDIP ada tertuang AD/ART ketum memiliki hak preogatif. Jawa Timur ini provinsi strategis. Dalam sisi ekonomi, pemegang 14 persen ekonomi, kedua setelah DKI. Penduduknya kedua setelah Jawa Barat. Pemilihnya 31 juta orang. Hal strategis ini perlu kajian, telaah, sounding, mendengarkan suara masyarakat, kalau harus diputuskan, kita tidak ingin salah pilih," terangnya.

Baca Juga: Respons Santai Syaifuddin Zuhri Soal Eks Kader PDIP Pindah ke PSI, Ini Fokus yang Lebih Penting

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.