Sabtu, 05 Sep 2026 18:35 WIB

Kejutan Akhir Juli, PDIP Siapkan Penantang Khofifah-Emil di Pilgub Jatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 10 Jul 2024 16:56 WIB
Sekretaris DPW PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno
Sekretaris DPW PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno

selalu.id - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memberi sinyal akan membeberkan siapa kadernya yang bakal menjadi penantang Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak di Pilgub Jatim.

Sekretaris DPW PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno menyebut pengumuman Bakal Calon Gubernur atau Bakal Calon Wakil Gubernur Jatim dilaksanakan akhir Juli 2024 nanti.

“Tunggu akhir Juli ya,” kata Untari, usai acara Kelompok Kerja Wartawan Grahadi (Pokja Grahadi) menggelar Bincang Politik Pilgub Jatim 2024 Mencari Penantang Khofifah - Emil' di Hotel Kampi Surabaya pada Rabu (10/7/2024).

Untari menjelaskan bahwa pihaknya masih fokus mengurus Pilkada Jatim Kabupaten/Kota. Ia menilai dinamika Pilkada di Kabupaten Kota butuh kajian dan sangat hati-hati sertai teliti.

“Kita mendengarkan suara masyarakat, mendengarkan suara internal partai, suara akademisi. Semuanya kita dengerin, jadi ini proses yang cukup berat di partai karena bareng di 38 kabupaten/kota,” ujarnya

“Kalau dulu kan ada satu, dua, tiga, kemudian separuh saja 18. Sekarang saja langsung 38 (pemilihan), 39 dengan gubernur. Sehingga fokus kami menyelsaikan kabupaten/kota,” lanjutnya.

Ia jug memberi sinyal  bahwa partainya menyiapkan penantang bagi petahana. Ia menegaskan kalau PDIP tidak kurang kader untuk bisa maju di Pilgub Jatim 2024. Untari menyebut nama menteri dari PDIP. Seperti halnya Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

"Di PDIP itu tidak kurang figur. Saya ada banyak pertanyaan kok gak Bu Risma? Memang dari 2018 surveinya tinggi. Tapi waktu itu beliau masih ingin meneruskan di Wali Kota Surabaya," ujarnya.

Nah, saat ini nama Risma kembali muncul jelang Pilgub Jatim 2024. Bahkan, Wali Kota Surabaya periode 2010 - 2020 tersebut dikaitkan dengan mantan Ketua PWNU Jatim, KH Marzuqi Mustamar.

Selain nama-nama menteri dari PDIP yang memiliki potensi untuk maju Pilgub Jatim 2024, Untari juga menyebut nama anggota DPR RI seperti Krisdayanti dan Ahmad Basarah. "Di DPR kita PDIP ada Mbak Krisdayanti, atau juga ada Pak Basarah," katanya.

Terlepas dari itu semua, Untari menyampaikan kalau PDIP Jatim menunggu arahan langsung dari DPP PDIP yang merujuk pada hak prerogatif yang akan diambil oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Karena, Jatim merupakan provinsi yang strategis bagi PDIP.

"Kongres PDIP ada tertuang AD/ART ketum memiliki hak preogatif. Jawa Timur ini provinsi strategis. Dalam sisi ekonomi, pemegang 14 persen ekonomi, kedua setelah DKI. Penduduknya kedua setelah Jawa Barat. Pemilihnya 31 juta orang. Hal strategis ini perlu kajian, telaah, sounding, mendengarkan suara masyarakat, kalau harus diputuskan, kita tidak ingin salah pilih," terangnya.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.