Sabtu, 05 Sep 2026 04:28 WIB

Keren! Koleksi Kebun Raya Mangrove Surabaya Paling Lengkap se-Indonesia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 09 Jul 2024 12:23 WIB
Kebun Raya Mangrove
Kebun Raya Mangrove

selalu.id - Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Kota Surabaya memiliki koleksi sebanyak 59 jenis tanaman mangrove dan jenis mangrove terbanyak dan terlengkap di Indonesia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, sebelum dilakukan peresmian Kebun Raya Mangrove, jumlah jenis tanaman mangrove sebanyak 56.

Selanjutnya, saat peresmian Kebun Raya Mangrove Surabaya, pada 26 Juli 2023 lalu, oleh Megawati Soekarnoputri, Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) yang sekaligus Presiden ke-5 Republik Indonesia (RI) dan menyerahkan 1 jenis tanaman.

“Ada tambahan hasil eksplorasi yang baru ada 2 jenis tanaman. Jadi sekarang, kita sudah memiliki (koleksi) 59 jenis tanaman mangrove. Semula 56, lalu ditambah 1 saat peresmian, ditambah eksplorasi 2, sekarang sudah 59,” kata Antiek, Selasa (9/7/2024).

Koleksi baru Kebun Raya Mangrove yang berasal dari luar Surabaya itu, adalah jenis tanaman mangrove Kandelia Candel dari Kalimantan Barat, serta Heritiera Littoralis (Dungu Kecil) dari Gresik. Karenanya, ia mendorong Kelompok Kerja Mangrove Daerah untuk bertukar informasi mengenai jenis tanaman mangrove yang belum dimiliki oleh Kebun Raya Mangrove Surabaya.

“Supaya Kebun Raya Mangrove Surabaya lebih lengkap dan bisa menjadi etalasenya koleksi tanaman mangrove di Indonesia. Ini akan menjadi kebanggan kita, tidak hanya di Indonesia. Ke depan, akan kita kembangkan berdasarkan klaster,” ujar dia.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga berencana menambah koleksi jenis tanaman mangrove. Antiek mengaku, berdasarkan hasil eksplorasi yang baru dilakukan di hutan Banyuwangi dan Jember, terdapat jenis tanaman mangrove yang rencananya akan menambah jumlah koleksi Kebun Raya Mangrove Surabaya.

“Sudah kita survei dan kita dalami. Ada koleksi yang baru dan bisa kita ambil, menunggu 1-2 bulan lagi untuk bisa kita ambil, menunggu berbuah di Banyuwangi,” ungkapnya.

Antiek menjelaskan, terdapat 150 jenis tanaman mangrove di dunia. Agar bisa menjadi koleksi Kebun Raya Mangrove Surabaya, terdapat prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi, mulai dari penelitian yang detail, serta proses pengambilan tanaman yang harus sesuai prosedur.

“Jadi proses pengambilannya seperti apa? Sehingga tidak berpengaruh terhadap anatomi. Datangnya dari mana, kapan, proses pengambilannya seperti apa? Kita ambilnya dari biji atau tanaman yang sudah tumbuh? Ketika mengambil harus diteliti betul, apakah jenis yang sesuai dengan yang dimaksud,” jelasnya.

Dalam proses tersebut, Pemkot Surabaya juga harus mendapat persetujuan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Sebab, setiap jenis tanaman mangrove yang ingin dijadikan koleksi harus di ajukan dan dilaporkan ke BRIN.

“Kalau di tanam di pot belum bisa menjadi koleksi dan tidak diakui oleh BRIN, jadi harus di tanam di tanah. Karena mangrove berbeda-beda, ada yang menggunakan air pasang-surut, ada yang kering, ada yang mau terkena air terus. Itu yang harus kita perdalam,” terangnya.

Berdasarkan data dan informasi yang disampaikan oleh BRIN, Kebun Raya Mangrove Surabaya memiliki jenis tanaman terlengkap di Indonesia. Karena terdapat 59 jenis tanaman mangrove dari total 150 jenis di dunia.

“Surabaya sudah memiliki 59 jenis tanaman mangrove. Tapi tanaman mangrove ada hampir di seluruh Indonesia dengan jenis yang bermacam-macam, contoh yang kita ambil dari Papua, ada dari Gorontalo, yang terakhir kita dapat dari Kalimantan. Kita sambil eksplorasi,” ujarnya.

Di samping itu, menyongsong HUT ke-1 Kebun Raya Mangrove Surabaya, Pemkot Surabaya menggelar sejumlah rangkaian kegiatan mulai dari 26-28 Juli 2024. Salah satunya, pada 26 Juli 2024, akan digelar Workshop dengan judul  “Mangrove for Nature for Future”.

“Itu menjadi salah satu upaya membangun jejaring sesama pengelola mangrove, supaya kita bisa saling bertukar informasi. Kita bisa saling bertukar untuk menambah koleksi. Kita tidak menargetkan jumlah, tapi kita memang ingin terus menambah jumlah koleksi,” kata dia.

Antiek melanjutkan, selain memiliki fungsi sebagai konservasi, edukasi, dan penelitian, jenis tanaman di Kebun Raya Mangrove Surabaya juga memiliki berbagai nilai guna. Yakni, sebagai alternatif bahan pangan, hingga menjadi bahan baku kosmetik.

“Mangrove ini sangat penting untuk keberadaan Kota Surabaya, yaitu memiliki fungsi baik untuk menurunkan suhu, maupun menghalau badai dan banjir. Di kawasan timur ini, memang sudah ditetapkan sebagai kawasan lindung lewat Perda RTRW, itu upaya Pemkot Surabaya yang ingin melindungi masyarakat di sekitar daerah tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga: Jadi Rumah Puluhan Satwa Liar, Kebun Raya Mangrove Surabaya Cocok untuk Liburan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.