Selasa, 21 Jul 2026 22:17 WIB

PDIP Telah Terbitkan Surat Tugas untuk 11 Nama Bacakada Pilkada Jatim, Akhirnya Ada Eri Cahyadi 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 07 Jul 2024 20:18 WIB

Selalu.id - PDI-Perjuangan telah menerbitkan surat tugas untuk pengusungan 11 nama Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) baik bakal calon Buptati atau Wali Kota (Bacabup/Bacawali) maju Pilkada Jatim 2024.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawab Timur Sri Untari Bisowarno. Ia mengaku sudah menerima Surat Tugas tersebut dari DPP

Baca Juga: Biaya Makam Rp5 Juta untuk Warga Baru Disetop, Pemkot Surabaya: Tak Boleh Dipaksa

"Surat tugas itu diberikan untuk 11 kabupaten/kota di Jawa Timur," kata Untari, Minggu (7/7/2024).

Untari mengatakan, surat tugas itu menjadi tahapan di internal partai sebelum dikeluarkannya rekomendasi pencalonan oleh DPP PDIP. 

Artinya, kata dia, surat tugas ini menjadi tahap awal PDIP mengusung gaconya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Untari menjelaskan, para bakal calon yang telah menerima surat tugas dari DPP itu selanjutnya diminta untuk terus melakukan konsolidasi internal. Tujuannya, memastikan kesolidan mesin partai jelang Pilkada serentak. 

Tak hanya itu, penerima surat tugas itu juga diminta untuk membangun komunikasi politik dengan lintas parpol. Hal ini dimaksudkan agar meluaskan dukungan pencalonan. 

"Kemudian mereka juga diminta untuk melaksanakan kerja kerakyatan di lapangan," katanya.

Adapun rincian 11 surat tugas itu yakni diberikan kepada Sanusi yang merupakan bakal calon Bupati Malang, Mochamad Nur Arifin untuk Kabupaten Trenggalek, Marhaen Djumadi di Kabupaten Nganjuk dan Achmad Fauzi untuk Pilkada Kabupaten Sumenep.

Lebih lanjut Untari menyampaikan, PDIP juga memberikan surat tugas kepada Ahmad Yani untuk Pilkada Gresik, Sugiri Sancoko di Ponorogo, Hanindhito Himawan Pramana untuk Kabupaten Kediri, Ony Anwar Harsono di Ngawi, kemudian kepada Eri Cahyadi untuk Pilkada Surabaya 2024. 

Sejumlah nama tersebut merupakan petahana yang sebelumnya juga diusung oleh PDIP. Sementara itu, PDIP juga memberikan surat tugas kepada Mahud di Bangkalan, dan Bambang Rianto untuk Pilkada Kota Blitar. Dua nama ini merupakan pendatang baru di Pilkada. 

Berikut daftar penerima surat tugas dari DPP PDIP jelang Pilkada serentak 2024

Baca Juga: Dalih Wali Kota Surabaya Eri soal Konten Sidaknya Disamakan dengan Armuji

1. Kabupaten Malang: Sanusi

2. Kabupaten Trenggalek: Mochamad Nur Arifin

3. Kabupaten Nganjuk: Marhaen Djumadi 

4. Kabupaten Sumenep: Ahmad Fauzi

5. Kabupaten Gresik: Fandi Ahmad Yani

6. Kabupaten Ponorogo: Sugiri Sancoko

Baca Juga: SiLPA Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Sebut PAD 2026 Surabaya Tercapai 98 Persen

7. Kabupaten Bangkalan: Mahud

8. Kabupaten Kediri: Hanindhito Himawan Pramana 

9. Kabupaten Ngawi: Ony Anwar Harsono. 

10. Kota Surabaya: Eri Cahyadi

11. Kota Blitar: Bambang Rianto

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.