Rabu, 22 Jul 2026 20:24 WIB

Satpol PP Surabaya Tangkap Maling Kabel di Wisata Kota Lama

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 04 Jul 2024 18:18 WIB
Foto: Kota Tua Surabaya
Foto: Kota Tua Surabaya

selalu.id - Sarana dan prasarana (sarpras) seperti kabel, kursi besi, hingga plat besi lantai di kawasan wisata Kota Lama Surabaya menjadi incaran para maling. Satpol PP pun berhasil menangkap pelaku.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser mengatakan, anggotanya yang berpakaian preman berhasil mengamankan satu orang pelaku pencurian saat sedang berusaha mencuri kabel di bawah tanah.

Pelaku yang membawa gunting potong kabel dan gerobak untuk membawa hasil curiannya ini diserahkan ke Polsek Bubutan beserta barang bukti.

“Kami sudah tangkap orang yang berniat melakukan pencurian, kami langsung serahkan ke Polsek Bubutan. Anggota Satpol PP kami berpakaian preman, dia coba mau ambil kabel di bawah, kami tangkap, kami bekerja sama dengan warga,” kata Fikser, Kamis (4/7/2023).

Fikser menambahkan, pelaku pencurian yang ditangkap oleh pihaknya kedapatan membawa barang bukti berupa gunting potong kabel yang digunakan untuk mencuri kabel di kawasan kota lama tersebut.

Menurutnya, pelaku pencurian ini biasanya beraksi lebih dari satu orang. Namun, saat kejadian, dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

“Untuk pelaku sepertinya dua hingga tiga orang, tetapi yang lainnya melarikan diri. Kami berhasil mengamankan satu pelaku, langsung kami serahkan ke Polsek Bubutan beserta barang bukti alat dan hasil curian potongan kabel,” imbuh Fikser.

Tak hanya itu, Fikser juga mengatakan, tak hanya menemukan potongan kabel sebagai barang bukti, namun pihaknya juga menemukan plat besi lantai, hingga kursi besi yang hendak dibawa.

“Barang yang hendak dicuri sudah kembali karena tidak sempat dibawa, kami juga mendapat laporan dari warga bahwa pelaku membawa gerobak yang digunakan untuk membawa kursi, plat besi pedestrian, hingga kabel yang sudah dipotong itu,” imbuh Fikser.

Fikser menuturkan, sebelumnya pelaku pencurian tersebut tidak mengakui perbuatannya, namun setelah digeledah, pihaknya menemukan barang bukti hasil curian.

“Pelaku sempat berdiri melihat-lihat situasi, dan nampak mencurigakan. Lalu anggota kami yang pakai baju preman mantau dari jauh, petugas memantau lewat CCTV. Saat mau menjalankan aksinya, kami tunggu lalu kami sergap. Kami amankan satu orang, yang dua melarikan diri,” tutur Fikser.

Fikser menambahkan, pihaknya akan memperketat pengamanan di kawasan Kota Lama Surabaya. Petugas Satpol PP akan berpatroli selama 24 jam, baik dengan seragam dinas maupun baju preman.

"Kami akan jaga 24 jam, selain jaga sarpras di Kota Lama, kami juga jaga aksi vandalisme disana. Disana ada dua pos, ada anggota kami yang berkeliling dengan sepeda, yang satu mengawasi lewat CCTV," kata Fikser.

Fikser juga menegaskan bahwa pihaknya tak hanya melakukan pengawasan di Kawasan Eropa saja, namun melakukan pengawasan diseluruh kawasan wisata Kota Surabaya, baik kawasan Eropa, kawasan Pecinan, maupun kawasan Arab.

"Kami sisir semua termasuk PJU berbahan besi yang unik kami lakukan pengecekan, harus ada penindakan tegas terhadap mereka yang merusak fasum yang dibangun Pemkot di Kota Lama," jelasnya.

Sementara itu, Fikser belum dapat memastikan kerugian dari aksi pencurian ini. Sebab, ada beberapa kabel yang dicuri bukan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Kasus pencurian ini masih dalam proses penyidikan oleh pihak kepolisian. Petugas Satpol PP berharap dengan penangkapan satu pelaku ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku kriminal lainnya.

Baca Juga: Pasar Simo Surabaya Kini Tertib, Bila Bandel Sanksi Tegas Menanti

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.