Kamis, 03 Sep 2026 15:12 WIB

Eri Cahyadi Pede Rekomnya Diberikan Bulan Juli: Wes Pasti!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 23 Jun 2024 09:34 WIB
Erai Cahyadi bersama Ketum PDIP saat acara Haul Bung Karno di Blitar
Erai Cahyadi bersama Ketum PDIP saat acara Haul Bung Karno di Blitar

selalu.id - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-Perjuangan menyebut rekomendasi untuk calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di Pilkada Surabaya tetap pasangan petahana Eri Cahyadi - Armuji.

Menyikapi hal ini, Eri Cahyadi menyebut memang rekomendasi Pilkada untuk petahana sepertinya berbeda dengan surat tugas.

Baca Juga: Hapus Stigma Kampungan, Kanwil Kemenag Jatim Gelar Expo Madrasah 2026

"Kemarin juga disampaikan, kalau yang lainnya diberikan surat tugas, tapi nek seng iki rekom. Jadi kenek opo aku bedo dewe, karena sudah pasti begitu," kata Eri, Minggu (23/6/2024).

Eri mengaku bahwa rekomendasi PDIP untuknya bakal diberikan pada bulan depan atau Juli 2024.

"Insyallah katanya rekomnya di awal bulan atau apa saya belum tahu juga. Tapi beliau mengatakan wes mari wes pasti nang mejo kari ngekekno tok," katanya.

Wali Kota Surabaya itu menegaskan kembali bahwa surat tugas untuk bacakada berbeda dengan petahana. Sebab, yang petahana langsung mendapatkan rekomendasi.

Baca Juga: Tragedi Berdarah di Diskotek Triple X Surabaya: Pemuda Dikeroyok Brutal, Kepala Dihantam Paving

"Karena temana-teman selalu tanya, yang lain surat tugas, nek aku gak atek surat tugas, karena incumbent-incumbent gak pakai surat tugas tapi langsung rekom, jadi tidak ada surat tugas. Disampaikan pak Sekjen PDIP karena sudah siap di tempat beliaunya," pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jendral (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut telah mengeluarkan rekomendasi untuk calon kepala daerah yang akan maju di Pilwali Surabaya terap pasangan Eri Cahyadi-Armuji.

"Untuk Surabaya rekomendasi telah dikeluarkan, pasangannya tetap (Eri-Armuji)," kata Hasto Kristiyanto, usai mengunjungi acara Haul Bung Karno di Kota Blitar, Jawa Timur, Jumat (21/6/2024).

Baca Juga: Potret Aksi 'Agustus Kelam' di Surabaya, Serukan Perlindungan hingga DBH Migas Madura

Hasto menyebut selain Surabaya, rekomendasi untuk calon kepala daerah di sejumlah wilayah Jawa Timur juga sudah dikeluarkan.

"kemudian di beberapa wilayah, Ngawi, Ponorogo, Sumenep, Kediri kemudian Trenggalek dan juga Batu sedang dilakukan survei, Kabupaten Malang juga sedang dilakukan survei," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.