Sabtu, 07 Nov 2026 09:12 WIB

Pelindo Tanjung Emas Semarang Antisipasi Banjir Rob Jangka Panjang

Foto: Pelabuhan Semarang
Foto: Pelabuhan Semarang

selalu.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero)  Cabang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan dan kelancaran operasional pelabuhan di tengah fenomena rob yang menghantam pesisir pantai utara Semarang. Sebagai langkah strategis, Pelindo telah merumuskan perencanaan dan investasi jangka panjang untuk mengantisipasi dan menangani dampak rob di kawasan pelabuhan.

Senior Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 3 Karlinda Sari mengungkapkan, menurutnya upaya ini sejalan dengan arahan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, yang mendorong percepatan penanganan rob di Pelabuhan Tanjung Emas untuk meminimalisir gangguan logistik dan perekonomian.

Di sisi lain, Karlinda juga menjelaskan, tidak hanya investasi jangka panjang, dalam hal penanganan banjir rob, Pelindo telah melakukan penanganan rutin untuk memastikan operasional pelabuhan tetap lancar ketika rob datang.

Diantaranya adalah penyiagaan 56 rumah pompa, kolam retensi di area pelabuhan hingga penggunaan sistem Early Warning System (EWS) dengan menggandeng BMKG dan BPBD setempat untuk mendeteksi dini potensi rob dan memberikan peringatan kepada pengguna jasa pelabuhan.

"Saat ini fasilitas kami mampu untuk mengantisipasi dan menanggulangi fenomena Rob dikawasan pelabuhan, namun persoalan lainnya adalah adanya fenomena penurunan tanah yang signifikan setiap tahunnya. Solusinya adalah investasi jangka panjang dan harus dilakukan dengan kajian dan waktu yang tepat," Ujar Karlinda kepada selalu.id, Jumat (20/6/2024).

Ia juga menambahkan, sejumlah pekerjaan yang berfokus pada penanganan rob jangka panjang di Pelabuhan Tanjung Emas telah selesai dilakukan pada Tahun 2022 hingga 2024 ini diantaranya adalah peninggian jalan, peninggian Dermaga Samudera, peninggian tanggul dan lining sisi utara dermaga Terminal Petikemas Semarang, hingga peninggian Container Yard, pengerukan kolam pelabuhan dan revitalisasi breakwater.

Sementara itu, investasi lanjutan jangka panjang lainnya, seperti pengadaan pompa portable, pengadaan pompa kolam retensi, serta pekerjaan-pekerjaan lanjutan peninggian Container Yard dan dermaga, hingga peninggian jalan akan terus dilakukan dan ditargetkan semua rampung Tahun 2028.

Hal ini sebagai upaya Pelabuhan Tanjung Emas adaptif dengan berbagai kondisi. "Rob merupakan salah satu tantangan utama bagi Pelabuhan Tanjung Emas, namun dengan perencanaan dan investasi yang matang, kami yakin dapat mengatasinya secara efektif dan berkelanjutan," Tambahnya.

Seperti diketahui, Pelabuhan Tanjung Emas memiliki peran penting dalam rantai distribusi logistik dan perekonomian Jawa Tengah. Diharapkan dengan upaya tersebut, Pelabuhan Tanjung Emas dapat terus menjadi pelabuhan utama di Jawa Tengah yang handal dan resilient dengan tantangan perubahan iklim dan fenomena rob.

Baca Juga: Potret Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi.