Minggu, 06 Sep 2026 19:03 WIB

KBS Sterilkan Kandang Gajah dari Pengunjung Pasca Kematian Dumbo

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Des 2021 18:18 WIB
Kebun Binatang Surabaya. Foto: Istimewa
Kebun Binatang Surabaya. Foto: Istimewa

Surabaya (selalu.id) - Pasca kematian Dumbo gajah berusia 2,5 tahun, PD Taman Satwa (PDTS) KBS mengambil keputusan mensterilkan area menuju kandang gajah dari pengunjung.

Humas KBS, Agus Supangat mengatakan ada penutupan atau sterilisasi area kandang gajah sudah dilakukan sejak matinya Dumbo.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Iya (diseterilkan) itu kan sudah dari awal gak ada (kematian Dumbo)," kata Agus saat dikonfirmasi pada Senin (20/12/2021).


Agus menjelaskan, bahwa keputusan mensterilkan lokasi tersebut bertujuan untuk ketenangan dari para gajah koleksi KBS. Hal tersebut juga merupakan rekomendasi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Lebih lanjut Agus menyampaikan, bahwa belum ada batas waktu yang ditentukan untuk batas pemberlakuan sterilisasi akses menuju kandang gajah.

"Gak tau sampai kapan, nunggu rekomendasi dari BKSDA," terangnya.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawetan Eksitu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan (KLHK), Desy Satya Chandradewi, meminta kepada pengelola KBS agar memperketat perlindungan dan pengawasan satwa, untuk mencegah kematian hewan.

"Gajah yang masih muda agar tak melakukan interaksi dengan pengunjung," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.