Sabtu, 07 Nov 2026 04:45 WIB

Kick Off HDDAP, Pemprov Jatim Tingkatkan Kesejahteraan Petani Hortikultura

Foto: Kick Off Pelaksanaan Horticulture Development in Dry Land Areas Sector Project (HDDAP)
Foto: Kick Off Pelaksanaan Horticulture Development in Dry Land Areas Sector Project (HDDAP)

selalu.id - Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Jawa Timur Bobby Soemiarsono menghadiri Kick Off Pelaksanaan Horticulture Development in Dry Land Areas Sector Project (HDDAP) di Hotel JW Marriott, Surabaya, Kamis (16/5).

Acara ini merupakan program dari Kementerian Pertanian RI yang mengkonsolidasikan 10.000 lahan kering dan petani hortikultura. Di mana, ini akan dilakukan di 13 kabupaten di 7 provinsi. Termasuk di dalamnya Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Bali dan NTT.

Plh Gubernur Bobby mengatakan, Jawa Timur sangat kaya akan potensi hortikultura. Dan program yang akan dilaksanakan di Gresik, Lumajang, dan Sumenep ini akan memberikan dampak yang sangat signifikan bagi peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat Jawa Timur.

"Tujuan akhir dari HDDAP ini meningkatkan kesejahteraan petani. Bagaimana ini lahan kita tidak hanya profitable, tapi juga bankable. Jadi dukungan ini akan mempermudah para petani kita mengembangkan usahanya," katanya kepada selalu.id, Kamis (16/5/2024).

Nantinya, Kab. Lumajang akan berkontribusi pada produksi pisang, manggis, dan kentang; Kab. Gresik fokus di kunyit dan cabai; sedangkan Sumenep akan lebih banyak memproduksi pisang, bawang merah, serta cabai.

Plh Gubernur Bobby berharap, Jawa Timur dapat mempertahankan bahkan meningkatkan  kontribusinya di tingkat nasional serta mampu memenuhi kebutuhan pasar ekspor. Untuk itu, dibutuhkan sinergitas dari semua pihak yang terlibat.

"Para bupati kita akan menyiapkan lahan yang menjadi satu kesatuan dan tidak terpisah. Jadi untuk program ini harus satu lokasi, untuk meningkatkan kemungkinan keberhasilan dari program ini," terangnya.

Hal tersebut baginya sangat mungkin dilakukan, mengingat kondisi sektor pertanian di Jawa Timur yang cukup baik. Ini ditunjukkan dengan luas baku sawah daerah sebesar 1.214.909 hektar dengan sawah irigasi 649.808,10 hektar atau 53,50 persen. Selain itu, rumah tangga usaha pertanian yang dimiliki Jatim juga mencapai 5.163.979 rumah tangga.

Pada tahun 2023, angka PDRB Jawa Timur atas dasar harga berlaku mencapai Rp 2.953.546,91 miliar dengan kontribusi sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 11,04 persen. Ini termasuk salah satu sektor dengan kontribusi tertinggi setelah sektor industri pengolahan dan perdagangan besar.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Jenderal Kementan RI Prihasto Setyanto mengatakan bahwa HDDAP ini juga sejalan dengan program Makan Siang Gratis yang diusung presiden terpilih. Sehingga, hasil dari HDDAP dapat membantu merealisasikan misi tersebut.

"Untuk itu kita butuh pengawasan semua pihak dalam hal ini. Dari mulai pusat hingga daerah kita libatkan semua. Di samping itu, kita juga butuh petani millenial yang progresif dan punya kemampuan untuk menyukseskan program ini," tuturnya.

Di akhir, ia menerangkan bahwa target untuk setahun ke depan adalah menyiapkan infrastruktur dan sarana. Saat semua fondasi sudah kuat, akan dimulai usaha untuk menghasilkan produk holtikultura yang bankable.

Baca Juga: Apel Siaga Bencana di Jatim, Irjen Dekananto: Musim Hujan Diprediksi Datang Lebih Lambat

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gudang Penyimpanan Kabel-Genset di Mastrip Surabaya Terbakar

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Polisi Bongkar Pabrik Oli Palsu Beromzet Rp260 Juta di Mojokerto, Ini Mereknya

Atas ungkap ini, polisi mengimbau masyarakat dan pemilik bengkel agar lebih waspada saat membeli oli kendaraan, dengan memastikan logo SNI dan izin NPT resmi.

Mitos Naga Putih dan Emas di Balik Erupsi Gunung Semeru

Saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat dilarang melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara.

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Kini Level Siaga

Erupsi kali ini meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 5 kilometer dari puncak ke arah tenggara atau Besuk Kobokan.

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi.