Selasa, 21 Jul 2026 16:42 WIB

Kontroversi Wasit VAR di Laga Indonesia Vs Uzbekistan, Begini Rekam Jejaknya

Sivakorn Pu-Udom wasit VAR asal Thailand di Laga Indonesia Vs Uzbekistan
Sivakorn Pu-Udom wasit VAR asal Thailand di Laga Indonesia Vs Uzbekistan

selalu.id - Profil Wasit VAR Thailand Sivakorn Pu-Udom yang kontroversial di Piala Asia U-23
Apakah sebuah kebetulan? Wasit VAR yang memimpin laga Indonesia vs Uzbekistan dalam laga Semifinal Piala Asia U-23 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa pada Senin (29/04/2024) pukul 21.00 WIB sama dengan wasit saat laga pembuka Qatar vs Indonesia.

Sivakorn Pu-Udom merupakan wasit asal Thailand yang menjadi wasit VAR kedua pertandingan di mana beberapa keputusannya merugikan Indonesia. VAR dan kartu merah menjadi senjata penghancur mental para punggawa Garuda Muda.

Baca Juga: Timnas Indonesia Bantai Saint Kitts & Nevis 4-0

Wasit Sivakorn Pu-Udom menjadi pendukung untuk wasit Shen Yinhao mengambil keputusan kontroversial. Di mana hal ini juga terjadi saat melawan Qatar di mana wasit saat itu, Nasrullo Kabirov juga mengambil keputusan kontroversial berdasarkan dukungan wasit asal Thailand tersebut.

Berikut profil dan biodata Sivakorn Pu-Udom yang dilansir dari transfermarkt.

Baca Juga: Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Saint Kitts & Nevis

Sivakorn Pu-Udom (X @titan_plus)
Nama : Sivakorn Pu-Udom
Tanggal lahir : 26 november 1987
Tempat lahir : Samut Sakhon
Umur : 36 tahun
Kebangsaan : Thailand
Status di FIFA : Sejak 2013
Debut di Liga Thailand : 30 maret 2013

Record Sivakorn Pu-Udom jadi Wasit VAR di Piala Asia U-23 2024 :
• 15 april 2024, group stage Qatar U23 vs Indonesia U23, hasil (2-0) kemenangan Qatar U23
• 20 april 2024, group stage Kuwait U23 vs Uzbekistan U23, hasil (0-5) kemenangan Uzbekistan U23
• 22 april 2024, group stage United Arab Emirates U23 vs Tiongkok U23, hasil (1-2) kemenangan Tiongkok U23
• 25 april 2024, quarter final Qatar U23 vs Jepang U23, hasil (2-4) kemenangan Jepang U23
• 26 april 2024, quarter final Uzbekistan U23 vs Arab Saudi U23, hasil (2-0) kemenangan Uzbekistan

Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 dan Pembuktian Pelatih Baru

Beberapa keputusan kontroversial dilakukan Wasit Sivakorn Pu-Udom adalah keputusan mengesahkan gol Mohammad Al-Manai dari Qatar pada menit ke-90+14 padahal extra time hanya 10 menit. Yang paling kontroversial adalah Ivar Jenner dikartu kuning yang akhirnya merah ketika dianggap menginjak pemain Qatar oleh wasit Nasrullo kabirov. Namun, dalam tayangan ulang, terlihat hanya sedikit kontak yang dilakukan Jenner terhadap pemain Qatar.
Apapun itu tetap harus diapresiasi perjuangan para Garuda Muda dan peluang tidak tertutup untuk lolos Olimpiade 2024 Paris karena masih ada perebutan peringkat ketiga menunggu hasil semifinal lainnya (Jepang U23 vs Iraq U23).
Tetap semangat Garuda Muda!!!

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.