Selasa, 21 Jul 2026 10:45 WIB

Anak Presiden Jokowi Belajar Soal UMKM ke Wali Kota Risma

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 04 Mar 2020 17:12 WIB

Solo - Kedatangan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ke Kota Solo dimanfaatkan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka untuk menimba ilmu. Bak seorang ibu kepada anaknya, Wali Kota Risma memberikan penjelasan apa saja yang ditanyakan Gibran.

Dalam pertemuan yang dikemas santai dengan makan pecel di sebuah rumah makan di kawasan Mangkubumen Solo, Rabu (4/3/2020), Wali Kota Risma mengatakan, Gibran banyak bertanya apa saja yang telah dilakukannya di Surabaya, terutama soal bagaimana meningkatkan kesejahteraan warga.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Saya jelaskan ke mas Gibran bagaimana cara melakukan pemberdayaan UMKM, pemberdayaan anak muda, menata toko kelontong, pemberdayaan petani, bagaimana mengembangkan urban farming," kata Wali Kota Risma.

Tak hanya itu, wali kota perempuan pertama di Surabaya ini menyampaikan, Gibran juga belajar bagaimana meningkatkan UMKM dan membuat startup untuk anak muda.

"Setelah pertemuan ini, mungkin nanti akan ada pertemuan lagi," katanya.

Menurut Wali Kota Risma, Gibran yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha akan lebih mudah membaca bagaimana meningkatkan kesejahteraan warga.

"Apa yang diterapkan di Surabaya bisa dilakukan di kota lain. Tapi tidak bisa copy paste, karena karakter daerah berbeda. Jadi harus disesuaikan masing-masing daerah. Termasuk di Solo," ungkapnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Gibran mengaku berterima kasih kepada Wali Kota Risma karena sudah mau menemuinya.

"Tadi Bu Risma banyak bercerita bagaimana UMKM di Surabaya itu tumbuh. Bagaimana UMKM didampingi pengemasannya, brandingnya dan penjualannya," kata Gibran.

Gibran mengaku, pertemuannya dengan Wali Kota Risma ini seperti kuliah pendek. Banyak ilmu yang bisa diserap sehingga nantinya bisa diterapkan di Kota Solo.

"Setelah ini mungkin akan ada pertemuan-pertemuan berikutnya. Masih banyak yang harus saya pelajari," ungkapnya.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Di mata Gibran, Wali Kota Risma merupakan sosok wali kota yang sangat berprestasi, wali kota yang mau turun ke lapangan dan paham betul permasalahan-permasalahan di kampung serta bisa memberikan solusi yang cepat dan tepat.

Pertemuannya dengan Wali Kota Risma ini, Gibran mengaku atas inisiatifnya sendiri bukan atas perintah bapaknya yakni Presiden Jokowi.

"Saat tahu Bu Risma mau ke Solo saya hubungi ajudannya jika saya ingin bertemu. Ternyata beliau bisa dan bersedia. Ya makan pecel ini. Mungkin nanti kapan-kapan saya yang akan ke Surabaya," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.