Senin, 02 Feb 2026 03:46 WIB

Kemensos Dirikan Dapur Umum untuk Korban Longsor di Tana Toraja

  • Penulis : Redaksi
  • | Kamis, 18 Apr 2024 09:03 WIB
Foto: Dapur umum Kemensos di Tana Toraja
Foto: Dapur umum Kemensos di Tana Toraja

selalu.id - Kementerian Sosial bergerak cepat merespon kejadian bencana tanah longsor di dua lokasi di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan pada Sabtu (13/4) lalu.

Dapur umum didirikan untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi sejak Minggu (14/4) dan telah memproduksi 1.200 nasi bungkus setiap hari  yang terbagi dalam tiga  kali pendistribusian.

Selain mendirikan dapur umum, Kementerian Sosial juga memberikan bantuan logistik berupa kasur lipat, selimut, makanan anak, perlengkapan keluarga atau family kit, hingga tenda keluarga kepada para pengungsi.

Hingga Selasa (16/4) sore, tercatat masih ada 104 jiwa yang mengungsi di rumah sanak saudara terdekat. Jumlah tenda serbaguna sebanyak 2 unit, dan tenda keluarga sebanyak 15 unit. Sebanyak 1 unit Tenda serbaguna difungsikan sebagai pendukung aktivitas dapur umum, seperti kegiatan pengelolaan bahan natura, dan 1 unit tenda serbaguna untuk layanan psikososial dan 15 unit tenda keluarga tercatat sebagai persediaan yang sewaktu-waktu dapat digunakan melihat kondisi jumlah pengungsi dan ancaman longsor susulan

Mereka enggan kembali ke rumah mereka masing-masing lantaran masih takut terjadi longsor susulan.

Sebelumnya, pada Sabtu (13/4) malam sekitar pukul 22.30 WITA terjadi musibah tanah longsor di Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale dan Desa Lembang Randan Batu, Kecamatan Makale Selatan. Kejadian tersebut menyebabkan 20 orang meninggal,  16 orang di antaranya berasal dari Kelurahan Manggau dan 4 orang berasal dari Desa Lembang Randan Batu. Sementara itu, 2 orang mengalami luka ringan serta 7 rumah warga hancur tertimbun longsor.

Baca Juga: Polres Batu dan Warga Bersihkan Longsor di Ngantang, Jalan Malang–Blitar Pulih

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.