Senin, 02 Feb 2026 01:37 WIB

Open House Idul Fitri di Grahadi Dihadiri Ribuan Masyarakat Jawa Timur

Foto: Open House Idul Fitri di Grahadi
Foto: Open House Idul Fitri di Grahadi

selalu.id - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menggelar Open House di hari pertama Idul Fitri 1445 H untuk Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, dan masyarakat umum di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Rabu (10/4/2024).

Open House terbagi dalam dua sesi. Pertama digelar mulai pukul 09.00 - 12.00 WIB untuk Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah. Sementara sesi kedua untuk masyarakat umum yaitu mulai pukul 13.00 - 17.00 WIB.

Pada saat sesi pertama Open House suasana hangat penuh keakraban terpancar dari seluruh tamu yang hadir. Tampak para Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah saling bersilaturahmi di hari kemenangan ini.

Pj. Gubernur Adhy menyampaikan bahwa Open House ini merupakan tradisi yang setiap tahunnya digelar oleh Pemprov Jatim. Tradisi ini merupakan bagian dari sinergitas dan kebersamaan para pimpinan daerah.

“Alhamdulillah hari ini Forkopimda turut hadir. Ini menunjukkan kebersamaan yang terjalin sudah kuat. Semua keberhasilan Jawa Timur mengatasi segala persoalan dan stabilitas yang terjaga kuat, diawali dengan kebersamaan para pimpinan ini,” ujarnya.

Sedangkan ketika sesi kedua, nuansa antusias penuh keceriaan juga terlihat di sesi kedua Open House. Ribuan masyarakat terpantau memadati halaman depan Gedung Negara Grahadi sejak pukul 12.00 WIB.

"Kepada seluruh masyarakat yang hadir di sini, saya ucapkan terima kasih, mohon maaf lahir dan batin," ujar Pj. Gubernur Adhy.

Didampingi Pj. Ketua TP PKK Jatim Isye Adhy Karyono serta dua putrinya, Nabilah dan Thabina, Pj. Gubernur Adhy berjabat tangan satu persatu dengan seluruh masyarakat yang hadir. Senyum hangat terus terpancar dari Pj. Gubernur Adhy setiap kali menyapa masyarakat.

"Selamat berlebaran bersama keluarga. Semoga Lebaran kali ini membawa keceriaan dan kehangatan bagi seluruh warga Jawa Timur," ucap Adhy.

Dalam Open House ini, masyarakat juga dijamu dengan berbagai makanan lokal seperti nasi goreng, soto ayam, bakso, pecel hingga semanggi khas Surabaya yang telah disiapkan oleh Pemprov Jatim. Selain itu, masyarakat juga mendapat paket sembako yang di antaranya berisikan beras, gula hingga minyak goreng

Sementara itu, salah seorang warga, Saiful (41), mengaku sangat antusias dengan adanya acara ini. Selama ini dirinya hanya dapat melihat Grahadi dari depan saja, namun pada momen lebaran bisa masuk kemudian berjabat tangan dengan pejabatnya langsung.

"Saya dari Kenjeran, tahu acara ini karena kebetulan lewat dan diberitahu kalau ramai-ramai ini hanya setahun sekali. Memang harusnya seperti ini. Kaya miskin sama saja, harus tetap menjunjung tinggi silaturahmi," katanya.

Lebih lanjut, warga Tembok Dukuh, Esti (26) mengucapkan rasa terima kasihnya karena mendapatkan bantuan dari pemerintah. Untuk kegiatan Open House ini, ia mengaku sudah pernah ikut.

"Saya sudah dua kali ikut Open House di sini. Alhamdulillah, senang dan bersyukur karena dapat bantuan dari pemerintah. Saya tadi dapat sembako dan anak saya juga anak-anak kecil lain diberi THR Rp20.000. Terima kasih," pungkasnya.

Baca Juga: Pemprov Jatim Kirim 103 Ton Bantuan ke Sumatra Melalui Kapal Kemanusiaan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.