Kamis, 03 Sep 2026 13:13 WIB

Mudik 2024, PLN Tambah 23 SPKLU di Sepanjang Tol Ngawi-Situbondo

SPKLU milik PLN
SPKLU milik PLN

selalu.id - Sambut moment mudik Idul Fitri 1445 H, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menambah 23 unit electric vehicle (EV) charger pada 17 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang tol Ngawi - Situbondo.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Edi Srimulyanti didampingi General Manager PLN UID Jawa Timur Agus Kuswardoyo melakukan inspeksi langsung ke Rest Area 575A Ngawi, Rest Area 626A Caruban dan Rest Area 725A Mojokerto - Surabaya, guna memastikan kesiapan SPKLU yang akan digunakan oleh para pemudik.

Baca Juga: Jawab Tantangan Era Mobil Listrik, Organda Surabaya Siapkan Skema DP Nol untuk Pemilik Angkot

"PLN berkomitmen untuk memfasilitasi perjalanan masyarakat Indonesia, khususnya selama momen penting seperti musim mudik. Dengan pembangunan SPKLU di berbagai titik pada jalur mudik ini, kami berharap dapat memberikan akses yang lebih mudah dan nyaman bagi pemilik kendaraan listrik untuk melakukan perjalanan jarak jauh," terang Edi kepada selalu.id saat dihubungi, Minggu (31/3/2024).

General Manager PLN UID Jatim, Agus Kuswardoyo juga menyampaikan upaya pembangunan SPKLU di berbagai titik jalur mudik ini selain bertujuan untuk memperkuat infrastruktur listrik yang mendukung mobilitas masyarakat juga ingin menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih baik dan lebih hemat bagi pengguna EV selama musim mudik.

Baca Juga: Polisi Sebut Mobil yang Terbakar di Apartemen Trillium Surabaya Jenis Hybrid

"Proses penambahan 23 charger di 17 lokasi rest area sepanjang tol Ngawi - Situbondo ini semoga maksimal dan selesai sebelum cuti bersama Lebaran ini, dan harapannya semoga dapat menambah keyakinan masyarakat untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar BBM menjadi listrik," imbuh Agus.

Adapun penambahan 23 unit SPKLU dengan pengisian kapasitas daya mulai 24 kW hingga 54 kW antara lain : 575A Solo - Ngawi, 575B Ngawi - Solo, 2 unit 597A Ngawi - Kertosono, 597B Kertosono - Ngawi, 2 unit 725A Mojokerto - Surabaya, 725B Surabaya - Mojokerto, 753A Gempol - Surabaya, 2 unit 792A Gempol - Pasuruan, 2 unit 792B Pasuruan - Gempol, 819A Pasuruan - Probolinggo, 819B Probolinggo - Pasuruan, 833A Probolinggo - Situbondo, 833B Situbondo - Probolinggo, Rest Area Utama Raya Situbondo, 2 unit 66A Pandaan - Malang, 2 unit 66B Malang - Pandaan dan 84A Pandaan - Malang.

Baca Juga: 6 Penyebab Mobil Listrik Terbakar, Wajib Waspada

Dengan penambahan tersebut, tercatat di Jawa Timur akan memiliki total 82 unit SPKLU yang tersebar di 50 lokasi, 342 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dan 2 Stasiuan Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) yang terintergrasi dengan aplikasi PLN Mobile. Tentunya ini adalah salah satu upaya PLN dalam menghadirkan energi ramah lingkungan untuk mewujudkan visi PLN mencapai Net Zero Emission pada 2060.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.