Selasa, 21 Jul 2026 18:51 WIB

Gubernur Khofifah Beri Semangat Anak-anak agar Berani Divaksin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 18 Des 2021 12:05 WIB
Gubernur Khofifah saat mendampingi salah satu pelajar untuk di vaksin
Gubernur Khofifah saat mendampingi salah satu pelajar untuk di vaksin

Surabaya (selalu.id) - Untuk memastikan percepatan pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di Jatim, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan di SDN Margomulyo 1 Kabupaten Ngawi pada Jumat (17/12).

Didampingi Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Kepala Dindik Kab. Ngawi Sumarsono, dan Dinkes Provinsi dr. Erwin dan Kab. Ngawi dr Yudono, Gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut melihat secara dekat pelaksanaan vaksinasi. Bahkan, untuk mengetahui kondisi para siswa yang antri giliran mendapatkan vaksin, mantan Menteri Sosial RI itu berdialog dengan para siswa-siswi SD Margo Mulyo I kelas 3, 4 dan 6 yang terletak di Jl. Yos Sudarso Kabupaten Ngawi .

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Dirinya pun berpesan untuk memiliki keberanian dan semangat agar mereka tumbuh dan menjadi anak yang sehat sehingga bisa mengikuti pembelajaran tatap muka lebih komprehensif lagi.

"Harus berani ya, agar tubuhnya sehat dan bisa belajar tatap muka ," pesan Khofifah kepada Samuel, salah seorang siswa yang mengikuti vaksin.

Tak hanya dengan Samuel, Gubernur Khofifah juga memberikan semangat kepada beberapa siswa-siswi yang antri mendapatkan vaksin.

Setidaknya, terdapat 255 siswa yang giliran mendapatkan vaksin. Jenis vaksin yang diberikan yakni berjenis Sinovac.

"Sakit tidak tadi ? Serentak mereka jawab "TIDAK" , Gebernur Khofifahpun memberi pujian anak-anak SDN Margomulyo 1 memang luar biasa," ujar Khofifah seraya disertai tepuk tangan anak-anak.

Tak hanya di SDN Margomulyo 1, sejak _kick off_ vaksin anak di Jawa Timur yang dimulai pada 15 Desember 2021 lalu, Pemkab Ngawi juga telah melaksanakan vaksinasi anak sebanyak 300 siswa. Pemkab Ngawi menargetkan minggu ini tercapai sebanyak 2.968 anak usia 6-11 tahun. Pemkab Ngawi sendiri menargetkan pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun sebanyak 69.398 tersebut akan rampung pada pertengahan Januari 2022 mendatang.

Usai melakukan peninjauan, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasinya kepada para guru yang turut membantu dalam mensukseskan pelaksanaan vaksinasi.

Baca Juga: DPRD Jatim Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Berikut Catatan Penting untuk Pemprov

"Saya berharap dilakukan percepatan vaksinasi bagi anak-anak usia 6 hingga 11 tahun. Ada lima kabupaten / kota yang masuk kategori lokomotif inisiator dari proses pelaksanaan vaksinasi anak, usia 6 sampai 11 tahun. Satu dari lima kabupaten tersebut adalah Kabupaten Ngawi," ujar Khofifah.

Khofifah menyampaikan, Pemprov Jatim akan terus melakukan percepatan vaksinasi anak, baik berbasis sekolah maupun berbasis fasilitas kesehatan (faskes). Dirinya pun berharap, dengan dilaksanakannya vaksinasi bagi anak, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di Jatim akan segera dilaksanakan lebih luas.

"Pak Wabup (Wakil Bupati) tadi menyampaikan bahwa vaksinasi anak juga dilakukan di Puskesmas. Hal ini menjadi penting untuk bisa memberikan penguatan ketahanan kesehatan bagi anak-anak ketika kita ingin melakukan perluasan PTM," tandas Khofifah.

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menambahkan, bahwa pelaksanaan PTM menjadi bagian yang sangat penting bagi proses belajar mengajar. Tidak hanya bagi siswa saja, namun juga bagi guru dan orang tua, utamanya terkait rasa aman dan tenang jika putra dan putri mereka telah melaksanakan vaksinasi.

"Belum semua kabupaten/kota hari ini sudah boleh melakukan vaksinasi. Ada 21 dari 38 kabupaten/kota yang boleh melakukan vaksinasi untuk anak-anak umur 6 hingga 11 tahun. Syarat ini menjadi khusus, karena jumlah vaksinasi di Jawa Timur telah mencapai 70 % untuk vaksinasi umum dan lansia sebanyak 60 %," jelas Khofifah.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Pemprov Perhatikan Kesejahteraan Perawat

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wabup Ngawi beserta Forpimda Kabupaten Ngawi yang bahu membahu melaksanakan percepatan vaksinasi. Dirinya berharap, tak hanya memaksimalkan vaksinasi bagi masyarakat umum dan lansia saja, tapi juga dapat melakukan percepatan vaksinasi bagi anak.

"Karena memang pembelajaran tatap muka ini memberikan efektivitas yang bagus dalam capaian akademik anak-anak kita. Terima kasih semuanya anak-anak, semangat belajarnya ya," tutur Khofifah.

Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko juga berharap, dengan pelaksanaan vaksinasi anak-anak di Kabupaten Ngawi dapat mencapai target seperti yang telah ditentukan. Senada dengan Gubernur Jatim, Dwi Rianto berharap dengan adanya PTM anak-anak dapat kembali melakukan aktifitas belajar seperti sediakala.

"Seperti yang kita targetkan bersama, agar segera anak-anak bisa mendapatkan hak untuk mendapatkan pembelajaran kembali sesuai dengan apa yang distandartkan. Terimakasih Ibu Gubernur," katanya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik, Seperti Cintamu ke Dia

Kondisi ini menambah tren kurang baik harga emas Antam Logam Mulia yang sempat naik tipis beberapa hari lalu.