Senin, 03 Agu 2026 00:38 WIB

Supri, Disabilitas Sukses Kembangkan Empat Usaha Sekaligus

  • Penulis : Redaksi
  • | Selasa, 26 Mar 2024 12:18 WIB
Foto: Supri
Foto: Supri

selalu.id – Keterbatasan anggota tubuh, tidak membuat Supri Hartadi (27) menyerah dalam menjalani kehidupan. Sosok Supri justru merasa tertantang untuk sukses. Karena itu ia tidak tanggung-tanggung, menjalankan empat usaha sekaligus.
Supri Hartadi merupakan penyandang disabilitas fisik sejak lahir.

Kondisi kedua kakinya hanya sebatas lutut, tidak memiliki telapak kaki dan jari-jari. Selain itu kedua tangannya hanya sebatas sikut, tanpa pergelangan dan telapak tangan serta tidak memiliki jari-jari
Supri hidup bersama  istrinya Yuliani Mendrofa (29) dan anaknya di Jl. Keramat Abadi Kecamatan Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Semangatnya untuk mencari rezeki dengan berusaha cukup besar meskipun keterbatasan fisik. Melihat kondisi tersebut Kementerian Sosial melalui Sentra Budi Perkasa Palembang merespon cepat dengan melakukan asesmen terlebih dahulu.

Melalui bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Kewirausahaan dari Sentra Budi Perkasa Palembang, Supri membuka usaha penjualan ikan hias dengan modal Rp 2 juta. Kemudian pada tahun 2023, dengan modal pengembangan usaha Rp 1,5 juta, Supri membuka usaha counter isi ulang pulsa.

“Kami dua kali membantu. Saat merebaknya pandemi Covid-19 kami bantu usaha ikan hias, sedangkan tahun 2023  berupa usaha counter pulsa,” kata Ahmad Fahrudin petugas Sentra Budi Perkasa Palembang.

Saking semangatnya bekerja dan ingin sukses, Supri juga membuka usaha   menerima barang-barang bekas berupa botol plastik, gelas air mineral serta kardus bekas untuk dijual kembali kepada pengepul. Pendapatan dari usaha mengumpulkan barang-barang bekas  sekitar Rp 5 juta per bulan dengan keuntungan sekitar Rp 600.000  - Rp 700.000 per bulan.

Sebelumnya, Supri menyewa sebuah ruko untuk membuka usahanya. Namun, karena kontrakan ruko yang ditempati dijual oleh pemiliknya maka saat ini Supri menggunakan rumah orangtua untuk menjalankan usahanya. Rumah tersebut berjarak sekitar lima kilometer dari rumah kontrakan Supri.

Supri semakin bersemangat dalam menjalankan usahanya setelah 1 Maret 2024  lalu, istrinya melahirkan anak pertama yang diberi nama Aqila Silviani Hartadi. Kemensos melalui Sentra Budi Perkasa Palembang memberikan bantuan berupa kebutuhan nutrisi kepada istrinya serta perlengkapan bayi. Sebelumnya  Sentra  Budi Perkasa Palembang telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Lubuklinggau untuk mengubah status BPJS istrinya yang sebelumnya Kartu Indonesia Sehat (KIS) mandiri menjadi Penerima Bantuan Iuran-Jaminan Kesehatan (PBI-JK) untuk meringankan biaya persalinan.

Selain itu Kemensos juga kembali memberikan bantuan Atensi kewirausahaan berupa pengembangan usaha warung sembako dengan menambah beberapa jenis dagangan di warungnya sesuai hasil asesmen untuk membantu perekonomian keluarga Supri.
Kemensos bersama Dinas Sosial dan Pendamping Rehabilitasi Sosial di Kota Lubuklinggau akan terus memantau perkembangan usaha Supri.

Baca Juga: Kunjungi Sekolah Rakyat di Mojokerto, Mensos Gus Ipul Tegur Pendamping

Editor : Ading
Berita Terbaru

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Hadiah Juara Naik jadi Rp8 M

Maruarar mengungkapkan, meski sebelumnya ada wacana menggelar laga krusial tersebut di Surabaya, namun keputusan laga akhirnya digelar di Bali.

Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Menurutnya, aspek administrasi, keamanan, hingga perlindungan bagi petugas harus menjadi perhatian utama untuk mencegah terjadinya insiden di lapangan.

Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

Ida Widayati menjelaskan pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran Polres setempat untuk memverifikasi kebenaran informasi yang meresahkan publik itu.

Tak Ada Ongkos Berobat? Pemkab Jember Kirim Nakes dan Dokter Spesialis Langsung ke Rumah Warga

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengungkapkan bahwa program dengan konsep jemput bola ini lahir dari keprihatinan atas kondisi riil di lapangan.

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Sumenep: Korban Selamat jadi 231, Lima Tewas

Unsur SAR hingga kini masih bersiaga di lokasi untuk melanjutkan pencarian sekaligus memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di lokasi kejadian.

Evakuasi Dramatis Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Sumenep

Hingga kini, KN SAR 249 Permadi bersama tim SAR gabungan masih menyisir lokasi untuk pencarian korban dan pendataan ulang.