Senin, 21 Sep 2026 01:15 WIB

Supri, Disabilitas Sukses Kembangkan Empat Usaha Sekaligus

  • Penulis : Redaksi
  • | Selasa, 26 Mar 2024 12:18 WIB
Foto: Supri
Foto: Supri

selalu.id – Keterbatasan anggota tubuh, tidak membuat Supri Hartadi (27) menyerah dalam menjalani kehidupan. Sosok Supri justru merasa tertantang untuk sukses. Karena itu ia tidak tanggung-tanggung, menjalankan empat usaha sekaligus.
Supri Hartadi merupakan penyandang disabilitas fisik sejak lahir.

Kondisi kedua kakinya hanya sebatas lutut, tidak memiliki telapak kaki dan jari-jari. Selain itu kedua tangannya hanya sebatas sikut, tanpa pergelangan dan telapak tangan serta tidak memiliki jari-jari
Supri hidup bersama  istrinya Yuliani Mendrofa (29) dan anaknya di Jl. Keramat Abadi Kecamatan Lubuklinggau Timur II Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Semangatnya untuk mencari rezeki dengan berusaha cukup besar meskipun keterbatasan fisik. Melihat kondisi tersebut Kementerian Sosial melalui Sentra Budi Perkasa Palembang merespon cepat dengan melakukan asesmen terlebih dahulu.

Melalui bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Kewirausahaan dari Sentra Budi Perkasa Palembang, Supri membuka usaha penjualan ikan hias dengan modal Rp 2 juta. Kemudian pada tahun 2023, dengan modal pengembangan usaha Rp 1,5 juta, Supri membuka usaha counter isi ulang pulsa.

“Kami dua kali membantu. Saat merebaknya pandemi Covid-19 kami bantu usaha ikan hias, sedangkan tahun 2023  berupa usaha counter pulsa,” kata Ahmad Fahrudin petugas Sentra Budi Perkasa Palembang.

Saking semangatnya bekerja dan ingin sukses, Supri juga membuka usaha   menerima barang-barang bekas berupa botol plastik, gelas air mineral serta kardus bekas untuk dijual kembali kepada pengepul. Pendapatan dari usaha mengumpulkan barang-barang bekas  sekitar Rp 5 juta per bulan dengan keuntungan sekitar Rp 600.000  - Rp 700.000 per bulan.

Sebelumnya, Supri menyewa sebuah ruko untuk membuka usahanya. Namun, karena kontrakan ruko yang ditempati dijual oleh pemiliknya maka saat ini Supri menggunakan rumah orangtua untuk menjalankan usahanya. Rumah tersebut berjarak sekitar lima kilometer dari rumah kontrakan Supri.

Supri semakin bersemangat dalam menjalankan usahanya setelah 1 Maret 2024  lalu, istrinya melahirkan anak pertama yang diberi nama Aqila Silviani Hartadi. Kemensos melalui Sentra Budi Perkasa Palembang memberikan bantuan berupa kebutuhan nutrisi kepada istrinya serta perlengkapan bayi. Sebelumnya  Sentra  Budi Perkasa Palembang telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Lubuklinggau untuk mengubah status BPJS istrinya yang sebelumnya Kartu Indonesia Sehat (KIS) mandiri menjadi Penerima Bantuan Iuran-Jaminan Kesehatan (PBI-JK) untuk meringankan biaya persalinan.

Selain itu Kemensos juga kembali memberikan bantuan Atensi kewirausahaan berupa pengembangan usaha warung sembako dengan menambah beberapa jenis dagangan di warungnya sesuai hasil asesmen untuk membantu perekonomian keluarga Supri.
Kemensos bersama Dinas Sosial dan Pendamping Rehabilitasi Sosial di Kota Lubuklinggau akan terus memantau perkembangan usaha Supri.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kawah Mirip Telur Ceplok Muncul di Gunung Anak Krakatau, Pertanda Apa? Ini Kata Ahli

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Suwarno mengatakan, fenomena semacam ini tidak dialami oleh semua gunung api di Indonesia.

Promo Beras September 2026: Banyak Diskon Gila-gilaan Bunda, Segera Beli

Penawaran ini mencakup berbagai varian, mulai dari beras putih, beras merah, beras organik, hingga beras porang.

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.