Rabu, 21 Okt 2026 19:40 WIB

Golkar Surabaya Mantab Dukung Airlangga Hartarto Jadi Ketum Lagi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Mar 2024 19:24 WIB
Foto: Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni
Foto: Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni

selalu.id - Partai Golongan Karya (Golkar) akan melakukan Musyawarah Nasional (Munas) untuk membahasa pemilihan ketua umum baru dalam waktu dekat ini.

Diketahui, sudah ada empat nama baru Calon Ketua Umum (Caketum) yang disebut cocok jadi pemimpin partai pohon beringin untuk lima tahun kedepan, yakni; Airlangga Hartarto, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, politikus Partai Golkar lainnya Bahlil Lahadalia, serta Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo atau Bomsoet.

Bersanding dengan 3 tokoh lainnya, nama Airlangga Hartarto diagungkan lebih kencang oleh sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar.

Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni mengaku bahwa hampir semua DPD Golkar se-Jawa Timur mendukung kembali Airlangga Hartarto pimpin partai berwarna kuning tersebut.

Ia menyebut jajaran daerah sudah banyak mendukungnya seperti di daerah  DPD Golkar se-Jawa Timur.

“Dalam rapat pleno yang diperluas yang diselenggarakan oleh DPG Partai Golkar Jawa Timur, hampir semua DPD Kab Kota Partai Golkar se Jawa Timur mendukung kembali Pak Airlangga Hartarto untuk menjadi Ketum Golkar lagi dalam Munas mendatang,” kata Toni sapaan akrabnya, kepada selalu.id, Senin (18/3/2024).

Toni menerangkan dukungan ini muncul setelah melihat masa kepimpinanan menteri Koordianotor Perekonomian Indonesia itu membuat Golkar naik luar biasa. Apalagi, melihat elektabilitas partainya itu melambung tinggi usai Pemilu 2024 dengan mendukung Prabowo Gibran.

“Ini prestasi yang kami hargai dengan bentuk dukungan kembali kepada beliau untuk menahkodai Partai Golkar 5 tahun mendatang,” ungkap Toni.

Meski publik memperkirakan bahwa Presiden Jokowi bergeser ke Golkar dan menjadi Ketum. Namun, nama menteri dari kabinetnya yang disebutkan yakni Bahlil Lahadalia. Namun, Airlangga Hartarto tetap mendukur dari sejumlah DPD daerah untuk pimpin kembali.

“Dimasa kepemimpinan Pak Airlangga, ada gairah dalam berpartai yang dirasakan oleh DPD Golkar Kab Kota Se-Jatim, ini situasi yang baik yang harus dilanjutkan,” ungkap Ketua Komisi A Surabaya itu.

Lebih lanjut Toni menambahkan, usai rapat pleno se-Jawa Timur. Golkar Surabaya juga meminta Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Moh Sarmudji untuk menjadi Ketua DPD PG Jatim periode kedua kembali.

“Ini paket yang diharapkan oleh mayoritas DPD Kab Kota Se Jatim, karena dimasa kepemimpinan Sarmudji, suara Golkar naik di berbagai Kab Kota,” pungkasnya.

Baca Juga: Ditanya Peluang Eri Cahyadi, Ketua Golkar Jatim Malah Spil Nama Blegur untuk Pilgub 2029

Editor : Ading
Berita Terbaru

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.