Jumat, 05 Jun 2026 02:59 WIB

Golkar Surabaya Mantab Dukung Airlangga Hartarto Jadi Ketum Lagi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 18 Mar 2024 19:24 WIB
Foto: Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni
Foto: Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni

selalu.id - Partai Golongan Karya (Golkar) akan melakukan Musyawarah Nasional (Munas) untuk membahasa pemilihan ketua umum baru dalam waktu dekat ini.

Diketahui, sudah ada empat nama baru Calon Ketua Umum (Caketum) yang disebut cocok jadi pemimpin partai pohon beringin untuk lima tahun kedepan, yakni; Airlangga Hartarto, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, politikus Partai Golkar lainnya Bahlil Lahadalia, serta Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo atau Bomsoet.

Bersanding dengan 3 tokoh lainnya, nama Airlangga Hartarto diagungkan lebih kencang oleh sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar.

Ketua DPD Golkar Surabaya Arif Fathoni mengaku bahwa hampir semua DPD Golkar se-Jawa Timur mendukung kembali Airlangga Hartarto pimpin partai berwarna kuning tersebut.

Ia menyebut jajaran daerah sudah banyak mendukungnya seperti di daerah  DPD Golkar se-Jawa Timur.

“Dalam rapat pleno yang diperluas yang diselenggarakan oleh DPG Partai Golkar Jawa Timur, hampir semua DPD Kab Kota Partai Golkar se Jawa Timur mendukung kembali Pak Airlangga Hartarto untuk menjadi Ketum Golkar lagi dalam Munas mendatang,” kata Toni sapaan akrabnya, kepada selalu.id, Senin (18/3/2024).

Toni menerangkan dukungan ini muncul setelah melihat masa kepimpinanan menteri Koordianotor Perekonomian Indonesia itu membuat Golkar naik luar biasa. Apalagi, melihat elektabilitas partainya itu melambung tinggi usai Pemilu 2024 dengan mendukung Prabowo Gibran.

“Ini prestasi yang kami hargai dengan bentuk dukungan kembali kepada beliau untuk menahkodai Partai Golkar 5 tahun mendatang,” ungkap Toni.

Meski publik memperkirakan bahwa Presiden Jokowi bergeser ke Golkar dan menjadi Ketum. Namun, nama menteri dari kabinetnya yang disebutkan yakni Bahlil Lahadalia. Namun, Airlangga Hartarto tetap mendukur dari sejumlah DPD daerah untuk pimpin kembali.

“Dimasa kepemimpinan Pak Airlangga, ada gairah dalam berpartai yang dirasakan oleh DPD Golkar Kab Kota Se-Jatim, ini situasi yang baik yang harus dilanjutkan,” ungkap Ketua Komisi A Surabaya itu.

Lebih lanjut Toni menambahkan, usai rapat pleno se-Jawa Timur. Golkar Surabaya juga meminta Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Moh Sarmudji untuk menjadi Ketua DPD PG Jatim periode kedua kembali.

“Ini paket yang diharapkan oleh mayoritas DPD Kab Kota Se Jatim, karena dimasa kepemimpinan Sarmudji, suara Golkar naik di berbagai Kab Kota,” pungkasnya.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Bagikan Puluhan Hewan Kurban di Surabaya dan Sidoarjo

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.