Minggu, 06 Sep 2026 21:34 WIB

Melvia, Sosok Pendamping Program Bansos Setia Mengabdi di Tengah Musibah Pesisir Selatan

  • Penulis : Redaksi
  • | Jumat, 15 Mar 2024 14:54 WIB
Foto: Kondisi pengungsian di Pesisir Selatan
Foto: Kondisi pengungsian di Pesisir Selatan

selalu.id - Banjir beserta lumpur melanda rumah Melvia Viawitri, pendamping PKH atau program bantuan sosial Kemensos di Kecamatan Batang Kapas, Pesisir Selatan pada Kamis (7/3). Waktu menunjukkan pukul 23.00 saat air mulai menggenangi rumahnya. Kejadian tersebut merusak nyaris seluruh perabotan di rumahnya.

Melvia bersama suaminya segera mengungsikan kedua anak mereka yang masih balita dan kedua orang tua yang masih tinggal bersama mereka. Air yang mencapai ketinggian sepinggang orang dewasa memaksa mereka untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi selama satu malam. Sorenya mereka kembali ke rumah untuk membersihkan lumpur.

Tak terlarut dengan musibah yang melanda keluarganya, Melvia yang juga seorang pilar sosial ini tetap mengingat kondisi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Melvia pun mulai bangkit dan menjalankan perannya sebagai pilar sosial dengan membantu di dapur umum Kecamatan Batang Kapas sejak Rabu (13/3).

"Baru kemarin (13/3) saya bertugas. Kalau kami tugasnya apa yang bisa kami kerjakan ya kami bantu seperti memasak nasi, mencuci sayur, membungkus makanan," ungkap Melvia.

Meski tetap mencemaskan keluarga, Melvia benar-benar menjalankan perannya sebagai pendamping dengan serius. Melvia berkeyakinan jika pendamping PKH merupakan garda terdepan yang harus bisa menempatkan diri dan memilah prioritas.

"Kami adalah pilar sosial dan garda terdepan. Apapun  keadaan kami di belakang, selagi kami bisa tinggalkan, maka akan kami tinggalkan sementara untuk membantu masyarakat. Kami harus bisa menempatkan diri mana yang keluarga, mana yang didahulukan, " tutur Melvia tulus.

Meski di tengah bencana, Melvia masih bisa mensyukuri kerusakan yang dideritanya tidak separah banyak warga lainnya, terlebih keluarganya masih utuh. Dia pun tak henti menyuntikkan semangat kepada para warga yang terdampak untuk tidak mengeluh dan terus bangkit dan berbenah.

"Di bawah kita masih ada orang yang lebih susah dari kita. Jadi jangan mengeluh. Ini semua ujian dan musibah kita. Ayo kita bisa bangkit kembali, jangan terpuruk, benahi kembali seperti biasa," pungkas Melvia.

Baca Juga: 440 Titik Genangan Sudah Tuntas, Pemkot Surabaya Sebut Banjir Tak Akan Selesai Tanpa Langkah Pusat

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.