Jumat, 06 Nov 2026 19:57 WIB

KPU Jatim Start Konsolidasi dan Sosialisasi Pilkada 2024 Bulan April, Begini Tahapannya

Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jawa Timur, Nur Salam.
Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jawa Timur, Nur Salam.

selalu.id - Dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi fokus utama dalam menyiapkan KPU untuk memastikan kesuksesan Pemilu Kepala Daerah Serentak 2024. Pilkada Serentak yang dijadwalkan pada 27 November 2024, dan sejarah pertama pelaksanaan Pemilu dan Pilkada pada tahun yang sama.

Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Jawa Timur, Nur Salam membeberka tahapan perencanaan Pilkada 2024. Pihaknya bakal pastikan untuk semua perencanaan terkait Pilkada 2024 sudah siap semuanya.

Baca Juga: DPRD Jatim Desak Aplikasi Majadigi Benar-benar Bermanfaat, Bisa Contoh Sapawarga dan JAKI

"Kami pastikan untuk 38 kab/kota perncanaan sudah siap. Untuk kesiapan soal regulasi dan anggaran juga sudah siap," terang Nur Salam kepada selalu.id, Selasa (12/3/2024).

Nur Salam menyebut bahwa persiapan awal Pilkada 2024 akan dimulai di awal bulan April ini dengan launching termasuk konsolidasi dan sosialisai.

"Kita nanti akan start awal di bulan April 2024 untuk persiapan awal. Kita akan lounching termasuk konsolisasikan dan sosialisasi kepada semua masyarakat Jatim," jelasnya.

Selain sosialisasi ke partai politik, sebagai pengaju pencalonan, Nur Salam juga menyebut pihaknya akan terjun langsung ke masyarakat guna sosialisasi jalur perseorangan atau independent.

Baca Juga: Jaga Kondusifitas, Polda Jatim Rangkul Ribuan Mahasiswa hingga Santri

"Termasuk kepada masyarakat karena ada jalur pencalonan perseorangan (independent)," tegasnya.

Sejauh ini masih belum ada perubahan tanggal pelaksanaan pilkada 2024.

Sekadar diketahui, sebanyak 31.402.838 warga Jawa Timur terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024, yang melibatkan pemilih reguler dan lokasi khusus. Jumlah DPT mencakup 15.495.556 pemilih laki-laki dan 15.907.282 pemilih perempuan, tersebar di 38 Kabupaten/Kota, 666 Kecamatan, 8.494 Desa/Kelurahan, dan 120.666 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca Juga: Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

DPT tersebar di 38 Kabupaten/Kota, 666 Kecamatan, 8.494 Desa/Kelurahan, dan 120.666 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dalam menghadapi kompleksitas Pemilu Serentak, rencana pengiriman logistik ke tempat-tempat terpencil melalui kapal-kapal juga telah ditinjau.

Selain itu, Nur Salam juga menginginkan kerja sama lintas stakeholder dan dukungan penuh, persiapan dan kesiapan Pemilu Serentak 2024 di Jawa Timur diharapkan menjadi perwujudan yang baik, mencerminkan kompleksitas dan besarnya demokrasi Indonesia.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kasus Hibah Pokmas Jatim: Jaksa KPK Ultimatum Anwar Sadad Hadir di Sidang Minggu Depan!

Jaksa menegaskan tidak akan main-main jika Anwar Sadad mangkir dari kewajiban hukumnya. Pihaknya siap melakukan pemanggilan paksa.

Era Baru Layanan RSUD Jatim: Mulai dari KRIS, Sistem iDRG hingga Kelola Keuangan Pakai AI

Rumah sakit juga wajib memvalidasi data pasien melalui NIK terintegrasi Dukcapil dan menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi. 

Kisah Pilu Warga Madiun Bayar Utang Bank Orang Lain Rp170 Juta, Rumah juga Terancam Dilelang

Langkah berat itu terpaksa ia tempuh semata-mata demi pertahankan rumah tinggalnya di Sukomoro, Nganjuk yang ia beli secara sah sejak 13 tahun lalu.

BPOM Ungkap Pabrik Kosmetik Ilegal di Jatim, Omzetnya Setahun Ugal-ugalan

Dalam ungkap ini, petugas juga menemukan berbagai produk berupa krim, losion, dan toner yang dikemas dalam wadah polos tanpa label maupun izin edar.

Asa Baru Kebangkitan Jaranan Pogogan Nganjuk

Jaranan Pogogan mengisahkan perjalanan prajurit dari Bantarangin, Ponorogo, menuju Kediri untuk melamar Putri Kediri Dewi Songgolangit.

Nasdem Setuju Pemprov Sisihkan Dana 600 Miliar Lewat Skema Dana Ditanggung Bersama

Pengumpulan dana dilakukan bertahap selama 3 tahun anggaran.