Senin, 02 Feb 2026 12:58 WIB

Alumni PMII: NU Butuh Pemimpin yang Visioner dan Berjaringan Mancanegara

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Des 2021 17:41 WIB
Rahmat Hidayat Pulungan
Rahmat Hidayat Pulungan

Surabaya (selalu.id) - Kurang dari sepekan Nahdlatul Ulama akan menggelar Muktamar ke-34 di Ponpes Darussa'adah, Lampung Tengah, Provinsi Lampung. Salah satu agenda utama dari Muktamar NU adalah pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum Tanfidz Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Kader muda NU, Rahmat Hidayat Pulungan (RHP) mengungkapkan, NU sebagai ormas Islam terbesar di nusantara, bahkan dunia punya peran strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terlebih menjelang satu abad usia NU. Ia menyebut fase NU Baru dalam Masyarakat yang Baru.

Baca Juga: Kongres Muslimat NU: Arifah Chori Fauzi Terpilih Ketua Umum, Khofifah Geser ke Dewan Pembina

"Karena itu, NU butuh seorang pemimpin yang visioner dan punya jaringan luas hingga mancanegara. Figur pemimpin yang bisa memanfaatkan potensi sumberdaya di NU menjadi sebuah kekuatan besar. Dengan demikian NU tak hanya besar dari segi massa tapi juga berdaya secara ekonomi, sosial dan politik," tutur pria yang akrab disapa Ucok itu, saat dikonfirmasi, Jumat (17/12/2021).

Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini mengungkapkan, meski besar dari segi massa. Namun, di berbagai bidang NU masih tertinggal dengan ormas lain. Baik itu di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga dakwah yang menjadi peran utama NU.

Ucok menguraikan, di bidang pendidikan, NU memiliki 7.462 sekolah yang terdiri dari SD, SMP, SMK dan SMA. Tapi tidak ada yang masuk rangking 100 besar nasional. Bahkan ada lebih dari 40 kampus yang berada di bawah naungan NU, tapi juga tidak ada yang masuk rangking 100 besar nasional.

Baca Juga: Risma Bikin Kaget Gus Kikin Tebuireng saat Ziarah ke Makam Pendiri NU

Ia melanjutkan, di bidang kesehatan ada lebih 43 rumah sakit di bawah naungan NU, tapi tidak termasuk rumah sakit dengan kategori fasilitas dengan layanan kesehatan lengkap. Sedangkan di bidang ekonomi, sekitar 59,7 persen orang muslim kelas menengah dekat dengan NU, tapi mayoritas orang muslim Indonesia yang miskin juga berasal dari NU.

"Di bidang sumber daya manusia pun, cendekiawan yang dilahirkan dari NU di bidang itu-itu saja. Ini menjadi PR besar bagi ketua umum ke depan," ujar kandidat Doktor dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) tersebut.

Rahmat juga menyinggung digitalisasi yang sangat deras. Masyarakat semakin mudah mendapatkan akses informasi lewat telepon pintar yang ada dalam genggaman. Karena itu, ia berharap NU juga harus beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi yang semakin deras, termasuk dalam berdakwah.

Baca Juga: Dikukuhkan Ketum PBNU, Pagar Nusa Siap Jadi Pagarnya NU dan Indonesia

Ia menilai dari data yang ada, sebenarnya Media NU atau yang dikelola oleh NU sudah sangat bagus, sudah kuat, tapi minim tokoh. Karena itu, NU perlu memproduksi tokoh-tokoh yang dapat menyebarkan Islam Rahmatan lil alamin serta progresif.

"Jumlah pengikut ulama NU di youtube dan Instagram masih kalah dengan ulama di luar NU. Untungnya, masih ada sosok Gus Miftah, KH. Anwar Zahid, Gus Muwafiq dan Gus Baha yang memiliki pengikut cukup besar di media sosial. Saya kira ke depan harus ada perbaikan, karena medan dakwah sudah berkembang tidak hanya di masjid dan madrasah tapi juga di media sosial," pungkasnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pengusaha tidak perlu menghadapi persoalan itu sendiri dan diminta segera melapor jika menemukan kasus serupa.

Hasil MU Vs Fulham, Setan Merah Menang 3-2

Dengan hasil ini, MU berarti sudah merangkai tiga kemenangan beruntun usai mengalahkan Manchester City dan Arsenal.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.