Rabu, 22 Jul 2026 04:28 WIB

Keren! Wali Kota Eri Cahyadi Gelontorkan Rp 4 Miliar untuk Beasiswa Pelajar Penghafal Kitab Suci

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 18 Feb 2024 11:08 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menggelontorkan anggaran senilai Rp3.908.000.000 miliar untuk program beasiswa untuk pelajar penghafal kitab suci tahun 2024.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, beasiswa ini untuk warga Kota Pahlawan yang memiliki pemahaman dan hafalan kitab suci dari 6 agama yang diakui di Indonesia, yaitu Agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Kata dia beasiswa ini juga mulai pelajar tingkat TK/RA sederajat, SD/MI sederajat, dan SMP/MTs sederajat di Kota Pahlawan. Di tahun 2024 ini, pemkot membuka kuota beasiswa sebanyak 1.419 siswa.

"Di tahun ini ada peningkatan para pendaftar, kami membuka kuota sebanyak 1.419 siswa, tetapi yang mendaftar mencapai 4.396 siswa. Jadi setiap tahun, antusiasnya semakin meningkat," kata Eri, Minggu (18/2/2024).

Dengan memberi beasiswa ini, Wali Kota Eri ingin memberikan apresiasi kepada warga yang memiliki kemampuan menghafal kitab suci. Program tersebut merupakan upaya memperkuat perwujudan toleransi, sekaligus Kota Layak Anak (KLA) di Kota Surabaya.

Tak hanya itu, Eri mengaku tengah upaya menyiapkan anak-anak Kota Surabaya menjadi calon pemimpin di kemudian hari. Oleh sebab itu, Wali Kota Eri berkomitmen untuk memasifkan dan menambah kuota penerima beasiswa setiap tahunnya.

"InsyaAllah kita akan gas pol terus sehingga menarik para siswa untuk belajar agama dalam mengarungi kehidupannya. Saya ingin membangun Surabaya dengan menyiapkan para pemimpin yang memiliki akhlakul karimah karena nasib bangsa dan kota ini ditentukan oleh anak-anak kita," tegasnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Nantinya, setiap peserta yang lolos seleksi akan diberikan beasiswa dari Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya berupa uang saku selama 10 bulan. Besaran beasiswa tersebut mulai Rp100.000 bagi siswa di jenjang TK/RA sederajat, hingga paling besar senilai Rp500.000 bagi siswa di jenjang SMP/MTs.

Pemberian beasiswa penghafal kitab suci akan dimulai pada bulan Maret 2024 sampai dengan bulan Desember 2024. Terkecuali untuk jenang SMP kelas IX yang diberikan selama 4 bulan saja, pada bulan Maret 2024 sampai dengan Juni 2024.

"Beasiswa akan diberikan per bulan. Jadi kita ajak mereka untuk terus semangat dalam menguatkan agamanya dan pribadinya masing-masing," ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh menyampaikan program beasiswa penghafal kitab suci ini, diharapkan dapat memotivasi anak-anak di Kota Surabaya dari segi aspek agama. Sebab, mereka tidak hanya membaca dan menghafal saja, tetapi juga memahami makna dari kitab suci.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Antusias anak-anak perlu diapresiasi karena sejak kecil mereka mulai ditanamkan pendidikan karakter. Jadi aspek agama anak-anak tuntas, aspek akademi tuntas, aspek bakat dan talentanya juga tuntas. Akan ditingkatkan lagi bagaimana implementasinya, harapannya terlaksana di semua keyakinan," kata Yusuf.

Yusuf menjelaskan, pelaksanaan seleksi beasiswa penghafal kitab suci digelar semalam tiga hari, pada 15-17 Februari 2024. Beasiswa ini peruntukan bagi para siswa yang berasal dari jenjang TK/RA sederajat, SD/MI sederajat, dan SMP/MTs sederajat di Kota Pahlawan.

"InsyaAllah yang terbaik kita apresiasi. Terima kasih juga kepada support MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) termasuk para guru yang terlibat di beberapa titik. Semuanya mendukung demi anak-anak Kota Surabaya," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.