Minggu, 06 Sep 2026 00:13 WIB

Alat Peraga Kampanye Masih Terpasang di Masa Tenang Hari Kedua, Satpol PP Surabaya Lakukan Penyisiran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 12 Feb 2024 16:45 WIB
Pembersihan APK oleh Satpol PP Surabaya
Pembersihan APK oleh Satpol PP Surabaya

selalu.id - Menjelang pencoblosan Pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang, terlihat Alat Peraga Kampanye (APK) masih terpasang di beberapa titik Kota Surabaya, Senin (12/2/2024).

Oleh karenanya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya terus menyisir ruas jalan, guna menertibkan APK yang masih terpasang.

Baca Juga: Enam Bangunan Dibongkar, Lahan 1.210 meter di Margorejo Bakal Punya Wajah Baru

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Surabaya Yudhistira mengatakan sejak Minggu, 11 Februari 2024 dini hari atau hari pertama masa tenang, pihaknya telah melakukn penertiban APK yang terpasang di seluruh Kota Surabaya.

Namun, hari ini, masih ada beberapa APK yang masih terpasang. Sehingga, Satpol PP akan lakukan penyisiran kembali serta APK yang belum ditertibkan bukan unsur kesengajaan tetap dilakukan penertiban.

“Kami akan lakukan penyisiran kembali, petugas kami yang berada di kecamatan juga kami himbau untuk lakukan penyisiran ulang. Yang paling utama memang bendera atau baliho yang kiranya masih terpasang di kecamatan. Hari ini kami sudah menertibkan APK di wilayah Raya Gubeng, Jalan Biliton, Jalan Tunjungan, Jalan Embong Malang, Jalan Jetis, hingga sekitaran area Alun-Alun Contong,” kata Yudhis, Senin (12/2/2024).

Yudhistira mengatakan, sebelumnya di masa tenang pertama, Minggu, Satpol PP berhasil menertibkan APK kurang lebih membutuhkan 35 truk besar.

Muatan APK itu, kata dia, tersebut merupakan baliho besar, bendera partai serta banner berukuran kecil.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Inspektorat Usut Tuntas Penipuan Loker Pemkot oleh Oknum Dishub dan Satpol PP

“Hari pertama, tepatnya Minggu dini hari kami berhasil mengumpulkan sebanyak 3 truk besar berisi APK yang telah kami tertibkan. Lalu 1 truk besar untuk per satu kecamatan, dan petugas kami ada di 31 kecamatan, sehingga kurang lebih 35 truk besar,” ujarnya.

Lebih lanjut Yudhis sapaan akrabnya menyampaikan APK yang telah ditertibkan tersebut selanjutnya akan disimpan di gudang Satpol PP di Jalan Tanjung Sari Surabaya.

“APK tersebut kami simpan kami rapikan juga, sementara ini kami simpan di gudang kami,” jelasnya.

Tak hanya itu, terkait monitoring Yudhis mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Bawaslu serta Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) pada masa tenang pemilu baik hari pertama hingga hari ketiga yang jatuh pada esok hari.

Baca Juga: Begini Modus Oknum THL Dishub-Satpol PP Surabaya Tipu Empat Korbannya

“Untuk masa tenang, merupakan kewenangan dari Bawaslu dan Panwascam. Satpol PP hanya membantu, terlebih jika kami mendapat aduan dari masyarakat terkait APK yang menganggu keindahan kota maupun pemasangan APK yang tidak pada tempatnya. Kami juga melakukan pantauan secara masif, sehingga kami juga melaporkan ke Panwascam untuk segera ditindaklanjuti,” kata Yudhis.

Penertiban APK, tambahnya, merujuk pada Pasal 1 angka 36 Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Yudhis menuturkan pihaknya akan terus melakukan penertiban APK pada masa tenang kampanye ini agar menciptakan suasana yang tertib dan kondusif.

“Harapan sama seperti Wali Kota, yakni situasi Pemilu 2024 ini aman terkendali serta tenang,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.