Rabu, 21 Okt 2026 08:10 WIB

Alat Peraga Kampanye Masih Terpasang di Masa Tenang Hari Kedua, Satpol PP Surabaya Lakukan Penyisiran

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 12 Feb 2024 16:45 WIB
Pembersihan APK oleh Satpol PP Surabaya
Pembersihan APK oleh Satpol PP Surabaya

selalu.id - Menjelang pencoblosan Pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang, terlihat Alat Peraga Kampanye (APK) masih terpasang di beberapa titik Kota Surabaya, Senin (12/2/2024).

Oleh karenanya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya terus menyisir ruas jalan, guna menertibkan APK yang masih terpasang.

Baca Juga: Top 5 Berita: Alumni Cak dan Ning hingga Satpol PP Surabaya

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Surabaya Yudhistira mengatakan sejak Minggu, 11 Februari 2024 dini hari atau hari pertama masa tenang, pihaknya telah melakukn penertiban APK yang terpasang di seluruh Kota Surabaya.

Namun, hari ini, masih ada beberapa APK yang masih terpasang. Sehingga, Satpol PP akan lakukan penyisiran kembali serta APK yang belum ditertibkan bukan unsur kesengajaan tetap dilakukan penertiban.

“Kami akan lakukan penyisiran kembali, petugas kami yang berada di kecamatan juga kami himbau untuk lakukan penyisiran ulang. Yang paling utama memang bendera atau baliho yang kiranya masih terpasang di kecamatan. Hari ini kami sudah menertibkan APK di wilayah Raya Gubeng, Jalan Biliton, Jalan Tunjungan, Jalan Embong Malang, Jalan Jetis, hingga sekitaran area Alun-Alun Contong,” kata Yudhis, Senin (12/2/2024).

Yudhistira mengatakan, sebelumnya di masa tenang pertama, Minggu, Satpol PP berhasil menertibkan APK kurang lebih membutuhkan 35 truk besar.

Muatan APK itu, kata dia, tersebut merupakan baliho besar, bendera partai serta banner berukuran kecil.

Baca Juga: Satpol PP Ancam Razia Warung Remang Bandel di Surabaya, RT-RW Wajib Catat

“Hari pertama, tepatnya Minggu dini hari kami berhasil mengumpulkan sebanyak 3 truk besar berisi APK yang telah kami tertibkan. Lalu 1 truk besar untuk per satu kecamatan, dan petugas kami ada di 31 kecamatan, sehingga kurang lebih 35 truk besar,” ujarnya.

Lebih lanjut Yudhis sapaan akrabnya menyampaikan APK yang telah ditertibkan tersebut selanjutnya akan disimpan di gudang Satpol PP di Jalan Tanjung Sari Surabaya.

“APK tersebut kami simpan kami rapikan juga, sementara ini kami simpan di gudang kami,” jelasnya.

Tak hanya itu, terkait monitoring Yudhis mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Bawaslu serta Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) pada masa tenang pemilu baik hari pertama hingga hari ketiga yang jatuh pada esok hari.

Baca Juga: Satpol PP Surabaya Razia Warkop dan Toko Miras, BB Disembunyikan di Tempat Sampah

“Untuk masa tenang, merupakan kewenangan dari Bawaslu dan Panwascam. Satpol PP hanya membantu, terlebih jika kami mendapat aduan dari masyarakat terkait APK yang menganggu keindahan kota maupun pemasangan APK yang tidak pada tempatnya. Kami juga melakukan pantauan secara masif, sehingga kami juga melaporkan ke Panwascam untuk segera ditindaklanjuti,” kata Yudhis.

Penertiban APK, tambahnya, merujuk pada Pasal 1 angka 36 Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Yudhis menuturkan pihaknya akan terus melakukan penertiban APK pada masa tenang kampanye ini agar menciptakan suasana yang tertib dan kondusif.

“Harapan sama seperti Wali Kota, yakni situasi Pemilu 2024 ini aman terkendali serta tenang,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.