Selasa, 03 Feb 2026 22:17 WIB

Tahun Baru Imlek 2024, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Tetap Harmonis

Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2575 Khongzili kepada umat Khonghucu di Tanah Air dan seluruh warga masyarakat yang merayakannya.

Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk terus memelihara dan menjaga persaudaraan dan harmoni  dalam  keberagaman. Apalagi, kata dia, Imlek tahun ini berdekatan dengan pengelenggaraan Pemilu 14 Februari 2024. Khofifah berharap pemilu bisa berjalan aman, lancar, jujur, adil, dan bermartabat, hingga terpilih calon pemimpin terbaik baik Indonesia.

"Atas nama pemerintah dan Masyarakat Jawa Timur, kami mengucapkan selamat merayakan Imlek 2024. Semoga Imlek tahun ini membawa suka cita, kebahagiaan, kesehatan, dan kemakmuran yang berlimpah bagi Anda dan keluarga. Xin Nian Kuaile, Gongxi Facai," ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Sabtu (10/2/2024).

Khofifah juga mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara bertanggungjawab dan saling menghormati perbedaan pilihan. Menurutnya, seluruh kontestan dalam Pemilu 2024 adalah putra terbaik Indonesia.

"Kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa adalah modal utama dalam pembangunan. Ini yang harus kita jaga bersama, jangan sampai beda pilihan membuat kita pecah, tercerai berai," imbuhnya.

Menurut Khofifah, keberagaman atau perbedaan sudah selayaknya dijaga dan diikat dengan sikap dan suasana saling mempercayai dan suasana saling bisa memahami.l serta saling menghormati. Dengan begitu maka muncul understanding (kesepahaman), yang menghasilkan respect (menghormati) dan trust (mempercayai).

Khofifah berharap di Tahun Baru Imlek, tolerasi, persatuan dalam harmoni  keberagaman utamanya di Jawa Timur harus terus terjalin harmonis. Sehingga hal tersebut bisa mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyebut bahwa peringatan Tahun Baru Imlek sejatinya juga menjadi peringatan kepada sosok Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

"Gus Dur lah yang menetapkan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional. Karenanya, kita tidak pernah melupakan bagaimana sosok Gus Dur yang penuh dengan toleransi dan perdamaian. Jadi makna mencintai negeri ini adalah bagaimana kita bersama-sama bisa menjaga persatuan, persaudaraan  serta harmoni di dalam keberagaman," pungkasnya.

Baca Juga: F Bagus Panuntun Jabat Plt Wali Kota Madiun, Khofifah Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.