Selasa, 03 Feb 2026 21:54 WIB

Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio Dilantik Sebagai Pimpinan DPRD Jatim

Pengambilan sumpah/janji pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio 
Pengambilan sumpah/janji pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio 

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjadi saksi pengambilan sumpah/janji pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio sebagai pimpinan DPRD Jatim, masa jabatan 2019-2024 pada Rapat Paripurna DPRD Jatim di Gedung DPRD Jawa Timur,  Rabu (7/2) kemarin.

Prosesi pengambilan sumpah/janji dipandu oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur. Diketahui, Mayjen TNI (Purn) Hari Istu Subagio menjadi pimpinan DPRD Jatim menggantikan pimpinan DPRD sebelumnya yakni Sahat Tua Simanjuntak.

"Kami atas nama Pemprov Jatim menyampaikan selamat atas pengambilan sumpah/janji Pimpinan DPRD Jatim Mayjen TNI (Purn) Hari Istu Subagio.  Semoga bisa memberikan dampak yang luas bagi masyarakat Jawa Timur," kata Khofifah pada keterangan tertulisnya yang diterima selalu.id, Kamis (8/2/2024).

Dalam kesempatan, mantan Menteri Sosial tersebut berharap, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio dapat menjaga soliditas, sinergitas dan kekompakan yang selama ini terjalin antara jajaran eksekutif (Pemprov Jatim) dengan jajaran legislatif (DPRD Jatim).

Suasana soliditas, sinergitas dan kekompakan yang telah terbangun, lanjut kata Khofifah, menjadi modal dalam menghadapi tahun politik. Terlebih, beberapa hari mendatang, tepatnya pada 14 Februari 2024 akan dilaksanakan Pemilu memilih pemimpin bangsa untuk lima tahun ke depan.

"Kami berharap, pengambilan sumpah dan janji Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio dapat menjaga serta melanjutkan soliditas, sinergitas dan kekompakan antara eksekutif dan legislatif utamanya menghadapi tahun pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang," ujarnya.

Sementara itu, Khofifah menambahkan, suasana aman, damai dan kondusif menjelang Pemilu harus tetap dijaga melalui berbagai upaya. Sebagai provinsi yang menjadi Hub bagi Indonesia bagian timur, Jawa Timur adalah barometer dalam hal apapun bagi terciptanya stabilitas secara nasional.

"Jawa Timur tidak boleh batuk. Kalau batuk, dropletnya ke ibu kota. Maka kita perlu jaga bersama. Mari kita jaga Jatim guyub rukun,” pungkasnya.

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.