Minggu, 20 Sep 2026 08:53 WIB

Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio Dilantik Sebagai Pimpinan DPRD Jatim

Pengambilan sumpah/janji pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio 
Pengambilan sumpah/janji pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio 

selalu.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjadi saksi pengambilan sumpah/janji pimpinan DPRD Provinsi Jawa Timur Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio sebagai pimpinan DPRD Jatim, masa jabatan 2019-2024 pada Rapat Paripurna DPRD Jatim di Gedung DPRD Jawa Timur,  Rabu (7/2) kemarin.

Prosesi pengambilan sumpah/janji dipandu oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur. Diketahui, Mayjen TNI (Purn) Hari Istu Subagio menjadi pimpinan DPRD Jatim menggantikan pimpinan DPRD sebelumnya yakni Sahat Tua Simanjuntak.

"Kami atas nama Pemprov Jatim menyampaikan selamat atas pengambilan sumpah/janji Pimpinan DPRD Jatim Mayjen TNI (Purn) Hari Istu Subagio.  Semoga bisa memberikan dampak yang luas bagi masyarakat Jawa Timur," kata Khofifah pada keterangan tertulisnya yang diterima selalu.id, Kamis (8/2/2024).

Dalam kesempatan, mantan Menteri Sosial tersebut berharap, Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio dapat menjaga soliditas, sinergitas dan kekompakan yang selama ini terjalin antara jajaran eksekutif (Pemprov Jatim) dengan jajaran legislatif (DPRD Jatim).

Suasana soliditas, sinergitas dan kekompakan yang telah terbangun, lanjut kata Khofifah, menjadi modal dalam menghadapi tahun politik. Terlebih, beberapa hari mendatang, tepatnya pada 14 Februari 2024 akan dilaksanakan Pemilu memilih pemimpin bangsa untuk lima tahun ke depan.

"Kami berharap, pengambilan sumpah dan janji Mayjen TNI (Purn) Istu Hari Subagio dapat menjaga serta melanjutkan soliditas, sinergitas dan kekompakan antara eksekutif dan legislatif utamanya menghadapi tahun pemilu pada 14 Februari 2024 mendatang," ujarnya.

Sementara itu, Khofifah menambahkan, suasana aman, damai dan kondusif menjelang Pemilu harus tetap dijaga melalui berbagai upaya. Sebagai provinsi yang menjadi Hub bagi Indonesia bagian timur, Jawa Timur adalah barometer dalam hal apapun bagi terciptanya stabilitas secara nasional.

"Jawa Timur tidak boleh batuk. Kalau batuk, dropletnya ke ibu kota. Maka kita perlu jaga bersama. Mari kita jaga Jatim guyub rukun,” pungkasnya.

Baca Juga: RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,02 Triliun, DPRD Ingatkan Pemprov Tak Bebani Masyarakat Lewat Pajak

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menjinakkan Leviathan Digital: Menimbang Ulang Hak Cipta di Era Kecerdasan Buatan

Ia adalah jeritan awal dari sebuah krisis eksistensial: hukum hak cipta kita gagap dan tersengal-sengal mengejar lompatan zaman.

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.