Kamis, 03 Sep 2026 13:37 WIB

Bandara Juanda Prediksi Kenaikan Penumpang hingga 35 Persen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Des 2023 09:52 WIB
Bandara Juanda
Bandara Juanda

selalu.id - General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Sisyani Jaffar menyampaikan bahwa pihaknya memprediksi peningkatan penumpang pada masa periode angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mengalami kenaikan sebesar 35 persen.

Sisyani Jaffar menyampaikan prediksi jumlah penumpang yang naik sebesar 35 persen dan pergerakan pesawat sebesar 34 persen ini meningkat dari periode Nataru tahun sebelumnya.

“Jika dibandingkan dengan periode Posko Nataru tahun lalu, kami memperkirakan akan terjadi kenaikan jumlah pergerakan pesawat dan penumpang karena memang kondisi trafik saat ini sudah mulai mendekati kondisi normal seperti sebelum pandemi,” kata Sisyani Jaffar, melalui keterangannya, saat dihubungi Selalu.id, Rabu (20/12/2023).

Ia menjelaskan puncak pergerakan penumpang juga diprediksi akan terjadi pada tanggal 22 Desember 2023 dan 29 Desember 2003 nanti. Meski begitu, pihaknya tetap melakuka upaya langkah antisipasi lainnya terkait pelayanan dan keamanan penumpang.

"Kita koordinasi bersama dengan instansi-instansi terkait guna pemantapan pelayanan kepada pengguna jasa selama periode Posko. Hal ini untuk memastikan seluruh pengguna jasa bandara dapat melaksanakan perjalanan dengan aman, tertib, nyaman dan lancar," ungkapnya.

Bandara Juanda juga memperkiraan jumlah penumpang juga yang datang dan pergi melalui Bandara Juanda sebanyak 56.391 orang yang diantaranya terdiri dari rute Domestik 46.089  orang dan Rute Internasional 10.302 orang.

Untuk libur tahun baru, kata dia, diprediksi terjadi pada tanggal 29 Desember 2023 dengan perkiraan pergerakan penumpang pesawat udara sebanyak 49.152 orang.

"Itu terdiri dari Rute Domestik 38.880 orang dan Rute Internasional 10.272 orang," jelasnya.

Lebih lanjut Sisyani Jaffar menambahkan, pihaknya juga bekerjasama a dengan banyak pihak yang terlibat dalam Posko Terpadu yakni Lanudal Juanda, Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I, Perum LPPNPI, airlines, ground handling, BMKG, Imigrasi, dan Bea Cukai.

“Hal ini sebagai wujud sinergi sebagai pengelola bandar udara bersama stakeholders guna menjamin kelancaran angkutan natal dan tahun baru serta meningkatkan pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan sesuai dengan program 3S +1C (Safety, Security, Services dan Compliance)," ucap Sisyani Jaffar.

Sementara itu, manajemen Bandar Udara Internasional Juanda juga melakukan langkah antisipasi terhadap cuaca ekstrem. Sebagaimana prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada bulan Desember akan terjadi hujan yang cukup sering.

"Bandara Internasional Juanda melakukan antisipasi terhadap kondisi-kondisi tertentu serta memastikan pengawasan dan pemeliharaan fasilitas-fasilitas baik di area sisi darat maupun sisi udara selalu berfungsi dengan baik," pungkasnya.

Baca Juga: ASN Tewas Dalam Mobil di Bandara Juanda Itu Diduga Korban Kekerasan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.