Selasa, 21 Jul 2026 11:55 WIB

Luncurkan Aplikasi AR/VR, Calon Investor Kini Bisa Jelajahi SIER Tanpa Harus ke Lokasi

Direktur Utama SIER Didik Prasetino melihat percobaan Aplikasi AR/VR
Direktur Utama SIER Didik Prasetino melihat percobaan Aplikasi AR/VR

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan inovasinya dalam membantu calon investor memahami potensi kawasan industri yang mereka kelola. Kali ini, SIER melangkah lebih jauh dengan meluncurkan aplikasi Augmented Reality dan Virtual Reality (AR/VR) untuk memperkaya strategi pemasaran mereka.

Didik Prasetiyono, Direktur Utama PT SIER, menjelaskan bahwa AR/VR diadopsi sebagai bagian dari proses digitalisasi pemasaran, dengan tujuan meningkatkan pelayanan kepada calon investor. Dengan aplikasi ini, calon investor tidak lagi perlu datang langsung ke SIER atau PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang) untuk mengamati kondisi kawasan industri.

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

"Sebagai pengelola kawasan industri di Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan, kami menyadari perlunya mempromosikan produk-produk SIER kepada investor dari berbagai tempat, termasuk luar negeri. Melalui AR/VR, calon investor dapat melihat secara langsung kawasan industri SIER dan PIER tanpa harus melakukan kunjungan fisik ke lokasi, aksesnya mudah tinggal ketik https://vr.sier.id/ atau di mesin pencari internet kata kunci AR/VR SIER" ujar Didik pada Jumat (8/12/2023).

Didik menekankan bahwa AR/VR memungkinkan calon investor untuk merasakan keberadaan di dalam kawasan industri dan menjelajahinya dari berbagai perspektif. Dengan teknologi ini, calon investor dapat melihat struktur dalam bangunan pabrik siap pakai (BPSP) dan gudang yang diinginkan.

Tidak hanya itu, Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) menambahkan bahwa calon investor dapat menyaksikan foto citra udara dan proses instalasi pengolahan air limbah (IPAL) secara interaktif di SIER dan PIER.

"Semua ini dapat diakses dari lokasi calon investor untuk memastikan proses investasinya terintegrasi dengan pengolahan limbah yang memadai. Bagi investor dari luar negeri, ini dapat menghemat biaya dan waktu yang signifikan," tambahnya.

Didik, alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) ini, menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi AR/VR ini diprakarsai oleh Divisi Pemasaran yang berkolaborasi dengan Divisi ICT SIER. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas promosi, mengikuti tren digitalisasi marketing 4.0, dan mencapai efisiensi biaya dan waktu.

Baca Juga: Dukung Kampung Iklim Nasional, SIER Salurkan Dropbox dan Komposter ke 12 Kelurahan di Surabaya

"Aplikasi AR/VR ini menjadi salah satu upaya PT SIER untuk mewujudkan visi dan misi sebagai kawasan industri yang hijau, modern, dan terintegrasi. Inovasi digitalisasi pengelolaan kawasan industri akan terus kami dorong agar semakin banyak investor masuk, ujungnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia," tegas Didik.

Langkah PT SIER ini tidak hanya memperkaya pengalaman calon investor tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa digitalisasi adalah faktor kunci dalam menghadapi dinamika bisnis saat ini. SIER menetapkan standar baru dalam industri dengan mengadopsi teknologi terkini, menciptakan peluang lebih luas, dan membuktikan bahwa adaptasi digitalisasi adalah langkah penting untuk keberlanjutan dan kemajuan perusahaan.

Inovasi baru SIER inipun mendapat apresiasi dari The Indonesian Investment Promotion Centre (IIPC) Sydney. Sebab dari catatan IIPC Sydney, dari semua pengelola kawasan industri di Indonesia, baru SIER yang menggunakan AR/VR ini.

Pejabat Promosi Investasi IIPC Sydney, Haryo Yudho Sedewo mengatakan, penerapan AR/VR dapat menjadi salah satu tools marketing bagi kawasan industri, dalam mempromosikan kawasannya kepada calon investor, terutama investor dari luar negeri.

Baca Juga: Sambangi Bawean, Golkar Jatim Serap dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Pulau

"Dengan inovasi AR/VR ini, investor asing dapat melihat gambaran secara virtual kawasan industri yang ditawarkan, tanpa harus datang langsung ke lokasi kawasan industri tersebut," kata Haryo.

Menurut dia, SIER melakukan terobosan yang progresif dengan mengaplikasikan AR/VR sebagai salah satu tools marketingnya.

"Ini dapat menjadi strategi yang efektif dan efisien. Dimana calon investor dengan mudah dapat melihat bagaimana kondisi kawasan industri lengkap dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan," tandansya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.